Tag Archives: Salma Hayek

Review: The Hitman’s Bodyguard (2017)

The Hitman’s Bodyguard bukanlah film pertama yang dibintangi bersama oleh Ryan Reynolds dan Samuel L. Jackson. Keduanya – vokal keduanya, untuk tepatnya – sempat hadir dalam film animasi buatan DreamWorks Animation, Turbo (David Soren, 2013), dimana Reynolds dan Jackson sama-sama mengisisuarakan dua sosok karakter siput yang awalnya saling bersaing namun kemudian saling bersahabat dan mendukung satu sama lain. Menariknya, The Hitman’s Bodyguard, film yang untuk pertama kalinya akan menghadirkan tampilan fisik keduanya secara keseluruhan, juga memiliki alur pengisahan yang hampir serupa. Harus diakui, Reynolds dan Jackson sama-sama memiliki kemampuan yang mencukupi untuk menghidupkan kedua karakter yang mereka perankan. Sayangnya, dengan naskah pengisahan yang begitu terbatas, The Hitman’s Bodyguard lebih sering tampil datar daripada berhasil menghibur penontonnya. Continue reading Review: The Hitman’s Bodyguard (2017)

Advertisements

The 34th Annual Razzie Awards Nominations List

27th Annual Razzie Awards - Worst Picture - "Basically, It Stinks, Too"They’re back! Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, sehari menjelang Academy of Motion Picture Arts and Sciences mengumumkan deretan film-film terbaik peraih nominasi Academy Awards, Golden Raspberry Award Foundation turut hadir untuk memeriahkan awards season dengan mengumumkan nominasi Razzie Awards yang akan diberikan pada film-film berkualitas buruk yang dirilis di sepanjang satu tahun terakhir. Untuk pelaksanaannya yang ke-34 kali ini, film Grown Ups 2 (2013) yang dibintangi oleh Adam Sandler berhasil menjadi film dengan raihan nominasi terbanyak. Film tersebut berhasil menyabet sebanyak delapan nominasi termasuk nominasi untuk Worst Picture, Worst Director, Worst Screenplay serta tiga nominasi akting untuk Sandler (Worst Actor), Taylor Lautner (Worst Supporting Actor) dan Salma Hayek (Worst Supporting Actress). Yikes!

Continue reading The 34th Annual Razzie Awards Nominations List

Review: Puss in Boots (2011)

Ketika karakter Puss in Boots ditampilkan dalam Shrek 2 (2004) dan berhasil mencuri perhatian (dan hati) penonton dunia lewat tatapan matanya yang tidak dapat ditolak itu, DreamWorks Animation tentu tahu bahwa adalah sebuah keputusan yang sangat bodoh jika mereka tidak memanfaatkan momen tersebut untuk membuatkan sebuah film petualangan khusus bagi karakter Puss in Boots yang, tentu saja, akan memberikan mereka lebih banyak keuntungan komersial. Setelah kemudian muncul kembali dalam Shrek the Third (2007) dan Shrek Forever After (2010), karakter Puss in Boots akhirnya mendapatkan perlakukan istimewanya dengan dirilisnya Puss in Boots yang diarahkan oleh Chris Miller yang sebelumnya pernah mengarahkan Shrek the Third.

Continue reading Review: Puss in Boots (2011)

Review: Grown Ups (2010)

Sama halnya seperti Jim Carrey, Adam Sandler mungkin adalah salah satu dari sekian banyak aktor komedi yang terus berusaha untuk menunjukkan bahwa mereka memiliki kualitas penampilan drama di dalam mereka. Memang tidak sepenuhnya selalu berhasil, namun ketika mereka mampu melakukannya, Hollywood sepertinya tidak begitu menunjukkan ketertarikannya. Lihat saja bagaimana penampilan Sandler di Punch-Drunk Love (2002), Reign Over Me (2007) atau Funny People (2009) yang memang mendapatkan pujian dari para kritikus film dunia, namun gagal dalam mendapatkan perhatian penonton.

Continue reading Review: Grown Ups (2010)