Tag Archives: Rating: B

Review: Supernova (2020)

Enam tahun setelah merilis Hinterland (2014) yang menjadi debut pengarahan film layar lebarnya, sutradara asal Inggris, Harry Macqueen, kembali duduk di kursi penyutradaraan untuk film keduanya, Supernova. Jika Hinterland berkisah tentang dua sahabat yang melakukan perjalanan darat ke sebuah lokasi guna mengenang kembali berbagai memori persahabatan mereka, maka Supernova bercerita tentang pasangan Sam (Colin Firth) dan Tusker (Stanley Tucci) yang melakukan perjalanan darat untuk mengunjungi saudara dan teman-teman dekat mereka. Kunjungan tersebut telah lama direncanakan Tusker setelah penyakit demensia yang ia derita menunjukkan gejala yang semakin kronis yang juga berarti bahwa ingatan Tusker tentang berbagai peristiwa dan semua orang yang berarti bagi dirinya akan segera hilang. Meskipun terlihat tenang dalam menerima kenyataan pahit tersebut, baik Sam maupun Tusker menyadari bahwa kehilangan sosok yang begitu dicintai akan memberikan pengaruh besar bagi kehidupan mereka. Continue reading Review: Supernova (2020)

Review: Pieces of a Woman (2020)

Nama sutradara Kornél Mundruczó mungkin masih belum terdengar familiar di telinga banyak penikmat film dunia. Meskipun begitu, film-film arahan dari sutradara asal Hungaria tersebut telah malang-melintang di berbagai festival film bergengsi mulai dari Cannes Film Festival hingga Sundance Film Festival. Film yang ia rilis di tahun 2014 lalu, White God, bahkan berhasil meraih Prix Un Certain Regard dari The 67th Cannes Film Festival sekaligus dipilih untuk mewakili Hungaria untuk berkompetisi di kategori Best Foreign Language Film pada ajang The 87th Annual Academy Awards. Pieces of a Woman menandai kali pertama Mundruczó mengarahkan sebuah film dalam Bahasa Inggris. Dengan naskah cerita yang digarap oleh Kata Wéber – yang sebelumnya telah bekerjasama dengan Mundruczó untuk penulisan naskah film White GodPieces of a Woman diadaptasi dari drama panggung garapan Mundruczó dan Wéber yang alur kisahnya sendiri diinspirasi dari pengalaman hidup keduanya sebagai pasangan yang mengalami keguguran anak. Continue reading Review: Pieces of a Woman (2020)

Review: The White Tiger (2021)

Cukup wajar jika beberapa orang memberikan perbandingan antara film terbaru arahan Ramin Bahrani (99 Homes, 2015), The White Tiger, dengan film Slumdog Millionaire (2008) yang diarahkan oleh Danny Boyle. Seperti halnya film yang memenangkan gelar Best Picture dari ajang The 81st Annual Academy Awards tersebut, The White Tiger juga berbicara mengenai ketidakadilan serta perjuangan kelas pada masyarakat kelas bawah di India. Namun, jika Boyle mengemas Slumdog Millionaire dengan balutan kisah romansa yang kemungkinan besar akan mampu menempatkan senyuman di wajah setiap penonton pada akhir presentasi filmnya, Bahrani menghadirkan The White Tiger sebagai sajian kisah yang lebih realis tentang kerasnya kehidupan kaum miskin. Tidak ada sosok pemuda miskin yang dengan keberuntungannya kemudian mampu menyelesaikan masalah hidupnya dengan memenangkan sejumlah uang dari sebuah acara kuis di televisi – sebuah singgungan yang sempat disampaikan Bahrani lewat salah satu dialog yang dilontarkan oleh karakter utama dalam filmnya.

Continue reading Review: The White Tiger (2021)

Review: News of the World (2020)

News of the World, sayangnya, bukanlah film yang alur ceritanya diinspirasi oleh lagu-lagu yang ditulis oleh kelompok musik legendaris Queen untuk album rilisan mereka di tahun 1977 yang berjudul sama. News of the World, yang menjadi kali kedua bagi Tom Hanks untuk berada di bawah arahan sutradara Paul Greengrass setelah Captain Phillips (2013), adalah sebuah drama western yang kisahnya diadaptasi dari novel berjudul sama karangan Paulette Jiles. Kisahnya cukup sederhana. Berlatar belakang waktu pengisahan di tahun 1870, beberapa tahun setelah berakhirnya Perang Saudara Amerika, seorang veteran perang bernama Captain Jefferson Kyle Kidd (Hanks) menemukan seorang anak perempuan bernama Johanna Leonberger (Helena Zengel) terlantar sendirian di pinggiran jalan setelah angkutan yang membawanya mengalami tindak perampokan. Lewat dokumen-dokumen yang ia temukan bersama dengan anak itu, Captain Jefferson Kyle Kidd kemudian memutuskan untuk mengantarkan sang anak kembali ke kediamannya meskipun ia harus menempuh jarak ribuan kilometer. Continue reading Review: News of the World (2020)

Review: The Croods: A New Age (2020)

Dengan keberhasilannya mengumpulkan pendapatan sebesar lebih dari US$587 juta serta raihan nominasi Best Animated Feature dari ajang The 86th Annual Academy Awards, tidak membutuhkan waktu lama bagi DreamWorks Animations untuk mengumumkan bahwa mereka akan memproduksi sekuel bagi film animasi The Croods (2013). Pada tahun 2014, sekuel dari The Croods dipersiapkan untuk dirilis pada tahun 2017. Di pertengahan tahun 2016, seiring dengan berakhirnya kesepakatan distribusi dengan 20th Century Fox dan beralihnya kepemilikan DreamWorks Animation kepada NBCUniversal, perilisan sekuel dari The Croods mundur ke tahun 2018 – sebelum kemudin diumumkan bahwa proses produksi untuk sekuel dari The Croods dibatalkan pada penghujung tahun 2016. Beruntung, DreamWorks Animation dan Universal Pictures akhirnya menyepakati untuk melanjutkan proses produksi sekuel dari The Croods dengan jadwal rilis di tahun 2020 dan Joel Crawford menggantikan posisi Kirk DeMicco dan Chris Sanders untuk duduk di kursi penyutradaraan. Continue reading Review: The Croods: A New Age (2020)

Review: Quarantine Tales (2020)

Merupakan omnibus yang berisi lima film pendek arahan Dian Sastrowardoyo, Jason Iskandar, Ifa Isfansyah, Aco Tenri, dan Sidharta Tata, fokus pengisahan Quarantine Tales tidak hanya tentang barisan kisah mengenai sederetan karakter yang berusaha bertahan pada masa karantina dalam menghadapi pandemi COVID-19. Secara menyeluruh, tema “karantina” disajikan dengan menampilkan sosok-sosok karakter yang merasakan keterpisahan serta kehilangan – baik dari orang-orang yang mereka cintai, dari mimpi dan harapan, bahkan dari identitas diri mereka sendiri – dalam kehidupan mereka. Kehadiran Quarantine Tales juga menjadi simbol tersendiri bagi para pembuatnya ketika film ini diproduksi di tengah pandemi dalam kondisi kebiasaan baru yang serba terbatas dengan harapan untuk tetap menjaga kreativitas dan menjaga pertumbuhan industri perfilman Indonesia. Niat tulus yang berakhir gemilang ketika lima film pendek yang ditampilkan Quarantine Tales mampu tereksekusi dengan baik dalam menyampaikan seluruh alur pengisahannya. Continue reading Review: Quarantine Tales (2020)

Review: Promising Young Woman (2020)

Judul Promising Young Woman pada film yang ditulis dan diarahkan oleh sutradara Emerald Fennell merujuk pada sosok karakter utamanya, Cassandra Thomas (Carey Mulligan). Semasa dirinya duduk di bangku kuliah guna menuntut ilmu kedokteran, dirinya dikenal sebagai sosok perempuan cerdas dengan pengetahuan yang melebihi rekan-rekan sepantarannya. Sayang, sebuah tragedi membuatnya tidak lagi berminat untuk melanjutkan pendidikannya dan memilih untuk keluar dari perkuliahan. Beberapa tahun setelah kejadian tersebut, di usia yang kini telah menginjak 30 tahun, Cassandra Thomas masih memilih untuk menjalani kehidupan sesuai dengan keinginannya: bekerja di sebuah kafe milik temannya Gail (Laverne Cox) di siang hari serta keluar bersenang-senang di sejumlah klub pada malam harinya. Pilihan hidup yang cukup membuat kedua orangtuanya (Clancy Brown dan Jennifer Coolidge) merasa khawatir. Namun, pertemuannya dengan seorang dokter bernama Ryan Cooper (Bo Burnham) segera mengubah kehidupan Cassandra Thomas dan orang-orang yang berada di sekitarnya. Continue reading Review: Promising Young Woman (2020)

Review: Let Them All Talk (2020)

Dengan naskah cerita yang ditulis oleh Deborah Eisenberg, film terbaru arahan Steven Soderbergh (Magic Mike, 2012), Let Them All Talk, berkisah tentang seorang penulis, Alice Hughes (Meryl Streep), yang berencana untuk melakukan perjalanan dari Amerika Serikat ke Inggris untuk menerima sebuah penghargaan. Mengingat Alice Hughes bukanlah seorang yang gemar untuk melakukan perjalanan dengan pesawat terbang, agennya, Karen (Gemma Chan), lantas menempatkannya dalam perjalanan laut dengan menggunakan kapal pesiar. Untuk menemaninya, Alice Hughes mengajak keponakannya, Tyler Hughes (Lucas Hedges), serta dua temannya yang sebenarnya telah lama tidak berkomunikasi lagi dengannya, Roberta (Candice Bergen) dan Susan (Dianne Wiest). Seperti yang dapat diduga, pertemuan kembali antara Alice Hughes dengan kedua (mantan) teman dekatnya membuka sejumlah luka lama yang memang semenjak lama belum terselesaikan diantara mereka. Continue reading Review: Let Them All Talk (2020)

Review: Mank (2020)

Dengan naskah cerita yang telah selesai ditulis oleh sang ayah, Jack Fincher, di tahun 1990an, Mank awalnya direncanakan akan menjadi film terbaru arahan David Fincher setelah ia menyelesaikan proses produksi The Game (1997). Fincher bahkan telah memilih Kevin Spacey dan Jodie Foster sebagai bintang utama dari filmnya. Sayang, niatan Fincher untuk menghadirkan film yang berkisah tentang proses penulisan naskah dari film Citizen Kane (Orson Welles, 1941) tersebut dalam presentasi hitam-putih menyebabkan banyak studio film menarik minat mereka untuk mendanainya. Jack Fincher sendiri tidak pernah berkesempatan untuk menyaksikan film yang naskah ceritanya ia tulis hingga dirinya meninggal dunia di tahun 2003. Lebih dari dua dekade kemudian, tepatnya pada pertengahan tahun 2019, Fincher mengumumkan bahwa dirinya akan melanjutkan proses untuk memfilmkan Mank dengan bantuan Netflix guna mempertahankan seluruh estetika presentasi dan penceritaan yang memang diinginkannya semenjak awal. Continue reading Review: Mank (2020)

Review: Sound of Metal (2020)

Setelah sebelumnya mengarahkan film domumenter Loot (2008), sutradara Darius Marder melakukan debut penyutradaraan film cerita panjang pertamanya melalui Sound of Metal. Dengan naskah cerita yang dikerjakannya bersama dengan Abraham Marder, Sound of Metal bercerita tentang seorang penabuh drum bernama Ruben (Riz Ahmed) yang baru saja menyadari bahwa dirinya secara tiba-tiba kehilangan kemampuan pendengarannya. Tidak hanya panik, kejadian tersebut juga menghasilkan ketegangan antara dirinya dengan sang pacar, Lou (Olivia Cooke), yang juga merupakan vokalis dari duo bernama Blackgammon yang mereka bentuk. Meskipun harus mengenyampingkan berbagai rencana yang telah mereka susun sebelumnya, Lou memaksa Ruben untuk bergabung dengan komunitas tuli pimpinan Joe (Paul Raci) yang diharapkan dapat mempermudah Ruben sekaligus memberikannya ruang sendiri untuk menerima kondisi fisiknya sekarang. Continue reading Review: Sound of Metal (2020)

Review: Ammonite (2020)

Selepas kesuksesannya dalam mengarahkan God’s Own Country (2017) yang menandai debut pengarahan film layar lebarnya, Francis Lee kembali duduk di kursi penyutradaraan untuk Ammonite. Dengan naskah cerita yang juga ditulisnya sendiri, Ammonite memiliki latar belakang waktu pengisahan pada tahun 1840an dan bertutur tentang sekelumit konflik dalam kehidupan pakar peneliti fosil kenamaan asal Inggris, Mary Anning (Kate Winslet). Di era dimana kaum perempuan masih sering dianggap sebagai warga kelas dua, kepopuleran nama Mary Anning sebagai seorang paleontologis tidak memberikan banyak dukungan pada kondisi keuangannya. Hal ini yang lantas menyebabkan Mary Anning tidak mampu menolak tawaran dari seorang ahli geologi yang juga pengagum dirinya, Roderick Murchison (James McArdle), untuk menjaga sang istri, Charlotte Murchison (Saoirse Ronan), dengan imbalan yang menggiurkan selama dirinya bertugas untuk beberapa minggu. Awalnya, Mary Anning menganggap kehadiran Charlotte Murchison akan menggaggu keseharian kerjanya. Namun, secara perlahan, kedua wanita yang berasal dari dua dunia yang berbeda tersebut mulai menemukan perhatian yang selama ini belum pernah mereka rasakan. Continue reading Review: Ammonite (2020)

Review: The Personal History of David Copperfield (2019)

Diadaptasi dari novel legendaris karangan Charles Dickens, The Personal History, Adventures, Experience and Observation of David Copperfield the Younger of Blunderstone Rookery (Which He Never Meant to Publish on Any Account) – atau yang lebih popular dengan judul sederhananya, David Cooperfield, The Personal History of David Copperfield bercerita tentang perjalanan hidup dari seorang pemuda bernama David Copperfield (Dev Patel). Setelah ibunya (Morfydd Clark) meninggal dunia, David Copperfield melarikan diri dari sang ayah tiri, Edward Murdstone (Darren Boyd), yang selalu berlaku kasar pada dirinya. Beruntung, David Copperfield memiliki pasangan paman dan bibi, Mr. Dick (Hugh Laurie) dan Betsey Trotwood (Tilda Swinton), yang masih mau menerima dan memperlakukannya dengan baik. Mr. Dick dan Betsey Trotwood bahkan mengirim David Cooperfield untuk bersekolah agar pemuda tersebut dapat memiliki kehidupan yang lebih baik di masa yang akan datang. Continue reading Review: The Personal History of David Copperfield (2019)

Review: Run (2020)

Wajar jika Diane Sherman (Sarah Paulson) bersikap begitu overprotektif terhadap putri semata wayangnya, Chloe Sherman (Kiera Allen). Diane Sherman melahirkan putrinya dalam kondisi prematur – sebuah kondisi yang hampir saja merenggut nyawa sang anak sekaligus memberikannya penyakit bawaan yang membuat jantung, darah, serta tulangnya tidak dapat berfungsi secara normal. Terlepas dari berbagai kelemahan kondisi fisik tersebut, Diane Sherman mampu membesarkan anaknya layaknya anak-anak kebanyakan. Bahkan, di usia yang kini menginjak 17 tahun, Chloe Sherman tengah bersiap untuk meninggalkan sang ibu guna melanjutkan pendidikannya di bangku kuliah. Namun, kecurigaan muncul pada diri Chloe Sherman setelah ia menemukan sebuah obat yang sebenarnya diresepkan pada sang ibu diberikan kepadanya. Kecurigaan tersebut secara perlahan menimbulkan berbagai pertanyaan pada diri Chloe Sherman tentang berbagai perbuatan yang selama ini dilakukan oleh sang ibu kepada dirinya. Continue reading Review: Run (2020)