Review: Jumanji: The Next Level (2019)

Merupakan sekuel bagi Jumanji (Joe Johnston, 1995) dan dianggap sebagai film ketiga dalam seri film Jumanji setelah Zathura: A Space Adventure (Jon Favreau, 2005) yang juga diadaptasi dari seri buku cerita anak-anak garapan Chris Van Allsburg, Jumanji: Welcome to the Jungle (Jake Kasdan, 2017) mampu memberikan kesuksesan besar bagi Columbia Pictures ketika film tersebut berhasil mengumpulkan pendapatan sebesar lebih dari US$960 juta selama masa rilisnya di seluruh dunia. Well… tentu saja tidak mengejutkan ketika setahun kemudian Columbia Pictures mengumumkan bahwa pihaknya akan memproduksi sekuel bagi Jumanji: Welcome to the Jungle dengan Kasdan kembali duduk di kursi penyutradaraan serta Dwayne Johnson, Jack Black, Kevin Hart, dan Karen Gillan turut kembali untuk menghidupkan karakter sentral yang mereka perankan. Seperti yang dapat diungkapkan dari judulnya sendiri, Jumanji: The Next Level, film ini memang menjanjikan untuk menghadirkan tingkat kesenangan yang lebih banyak dari film pendahulunya. Tujuan yang lumayan mampu dapat dipenuhi – meskipun dengan beberapa garapan yang sepertinya menahan kualitas presentasi film ini untuk melangkah lebih jauh.

Melanjutkan pengisahan pada film sebelumnya, Jumanji: The Next Level memulai petualangannya ketika Spencer Gilpin (Alex Wolff) kembali menghidupkan dan bermain dengan permainan video Jumanji yang seharusnya telah ia musnahkan. Tentu saja, Spencer Gilpin kemudian secara ajaib masuk ke dalam permainan tersebut. Masuknya Spencer Gilpin ke dalam permainan tersebut jelas menghadirkan rasa resah bagi ketiga teman akrabnya, Bethany Walker (Madison Iseman), Anthony Johnson atau yang lebih sering dipanggil dengan sebutan Fridge (Ser’Darius Blain), dan Martha Kaply (Morgan Turner). Khawatir jika Spencer Gilpin nantinya tidak mampu menyelesaikan Jumanji sendirian sehingga gagal untuk dapat keluar dari permainan tersebut, Bethany Walker, Anthony Johnson, dan Martha Kaply akhirnya memilih untuk menyusul Spencer Gilpin dan turut memainkan Jumanji. Anehnya, kali ini permainan itu tidak hanya menyedot masuk ketiga sahabat tersebut kedalamnya. Kakek dari Spencer Gilpin, Eddie Gilpin (Danny DeVito), yang sedang berbincang bersama teman lamanya, Milo Walker (Danny Glover), ternyata turut terjebak masuk dan terpaksa harus ikut bermain dalam permainan yang dapat mengancam nyawa mereka tersebut.

Jika penggunaan judul Jumanji: The Next Level digunakan untuk menunjukkan bahwa film terbaru dari Jumanji ini mampu menghadirkan lokasi pengisahan cerita yang lebih beragam, jumlah guyonan yang lebih banyak, serta tantangan akting yang lebih meningkat daripada seri pendahulunya… well… film ini mungkin dapat dinilai berhasil untuk melakukannya. Naskah cerita yang ditulis Kasdan bersama dengan duo penulis Jeff Pinkner dan Scott Rosenberg (Venom, 2018) dihadirkan dengan barisan guyonan yang lebih segar dan akan sukses menghibur para penontonnya. Jumanji: The Next Level juga tidak hanya menghadirkan jalan ceritanya dalam latar lokasi yang berada di wilayah perhutanan. Tampilan alam luas berupa wilayah perkotaan, gurun, hingga puncak pegunungan yang dipenuhi oleh salju jelas memberikan warna baru yang menyegarkan bagi film ini. Karakter-karakter baru yang diperankan oleh DeVito, Glover, dan Awkwafina juga diberikan ruang pengisahan yang lumayan luas yang membuat kehadiran mereka dalam alur pengisahan film menjadi cukup berarti.

Seperti yang mereka tampilkan dalam Jumanji: Welcome to the Jungle, barisan pengisi departemen akting film ini juga masih begitu terasa hangat dan menyenangkan dalam menghadirkan karakter-karakter yang mereka perankan. Johnson dan Hart bahkan diberikan tantangan baru dengan menyajikan imitasi dari gerak tubuh dan intonasi vokal dari DeVito dan Glover ketika karakter Dr. Smolder Bravestone dan Franklin Misbar yang mereka perankan diisi oleh dua karakter yang diperankan oleh kedua aktor senior tersebut. Jumanji: The Next Level juga terasa mengalihkan perhatian mereka dari sosok karakter yang diperankan oleh Johnson dan memberikan porsi yang sedikit lebih banyak pada sosok karakter yang diperankan oleh Gillan. Peralihan “kekuasaan” yang awalnya terasa canggung dan terkesan menyia-nyiakan potensi kehadiran Johnson namun lantas berhasil diperkuat dengan penampilan Gillan yang mengesankan. Black dan Hart sendiri juga sukses memanfaatkan momen-momen komikal yang diberikan pada karakter mereka guna menghasilkan banyak sajian hiburan yang efektif

Terlepas dari kemampuan untuk menghadirkan tingkat kesenangan yang lumayan menyamai film sebelumnya, Jumanji: The Next Level harus diakui tidak dapat menghadirkan sentuhan cerita yang benar-benar baru ataupun segar. Formula cerita serupa yang kembali dieksplorasi secara perlahan mulai kehilangan daya tariknya. Dan ketika pengisahan berulang tersebut disajikan dalam durasi yang cukup panjang, film ini jelas tidak akan mampu menghindar dari rasa monoton sekaligus kesan gagal untuk meraih jangkauan potensi cerita yang lebih tinggi. Banyak momen menyenangkan namun jelas akan cukup mudah untuk terlupakan.

popcornpopcornpopcornpopcorn2popcorn2

jumanji-next-level-kevin-hart-karen-gillan-jack-black-dwayne-johnson-movie-posterJumanji: The Next Level (2019)

Directed by Jake Kasdan Produced by Dwayne Johnson, Dany Garcia, Hiram Garcia, Matt Tolmach, William Teitler, Jake Kasdan Written by Jake Kasdan, Jeff Pinkner, Scott Rosenberg (screenplay), Chris Van Allsburg (books, Jumanji) Starring Dwayne Johnson, Jack Black, Kevin Hart, Karen Gillan, Nick Jonas, Awkwafina, Alex Wolff, Morgan Turner, Ser’Darius Blain, Madison Iseman, Danny Glover, Danny DeVito, Rhys Darby, Colin Hanks, Dania Ramirez, Rory McCann, Lamorne Morris, Lucy DeVito, Massi Furlan, Ashley Scott, Bebe Neuwirth Music by Henry Jackman Cinematography Gyula Pados Edited by Steve Edwards Production companies Columbia Pictures/Seven Bucks Productions/Hartbeat Productions/Matt Tolmach Productions/The Detective Agency Running time 123 minutes Country United States Language English

Leave a Reply