Tag Archives: Awkwafina

Review: Crazy Rich Asians (2018)

What’s Hollywood’s last great romantic comedy? Jawaban Anda mungkin bervariasi: mulai dari Love Actually (Richard Curtis, 2003) atau Pride & Prejudice (Joe Wright, 2005) atau The Proposal (Anne Fletcher, 2009) atau Silver Linings Playbook (David O. Russell, 2012) atau Her (Spike Jonze, 2013). Harus diakui, terlepas dari berbagai jawaban yang akan muncul, Hollywood begitu terasa semakin kesulitan untuk menghasilkan film-film komedi romantis dengan sentuhan kehangatan penceritaan yang setara film-film klasik sejenis yang dahulu sering dihasilkannya. Film terbaru arahan Jon M. Chu (Justin Bieber’s Never Say Never, 2013), Crazy Rich Asians, jelas berusaha menghadirkan kembali atmosfer romansa yang telah terasa meredup tersebut dalam presentasinya. Diadaptasi dari novel popular berjudul sama karya Kevin Kwan, kisah pertemuan seorang profesor dengan keluarga kekasihnya yang kaya raya memang tidaklah menawarkan sebuah formula pengisahan yang baru. Namun, Chu mampu mengolah formula familiar tersebut dengan sedemikian rupa sehingga menghasilkan paduan pengisahan komedi dan drama romansa yang tidak hanya terasa segar namun juga mampu tampil menyentuh dan menghasilkan pemikiran yang cukup mendalam identitas etnis dan budaya. Continue reading Review: Crazy Rich Asians (2018)

Advertisements

Review: Ocean’s 8 (2018)

Bayangkan memiliki barisan talenta akting seperti Sandra Bullock, Cate Blanchett, Anne Hathaway, Sarah Paulson, hingga Helena Bonham Carter namun gagal untuk menyajikan sebuah presentasi pengisahan film yang menarik. Sayangnya, hal itulah yang terjadi pada Ocean’s 8 yang digarap oleh Gary Ross (The Hunger Games, 2012). Ocean’s 8 sendiri merupakan film lepasan dari trilogi Ocean’s (2001 – 2007) garapan Steven Soderbergh yang film pemulanya, Ocean’s Eleven (2001), adalah buat ulang dari film klasik Ocean’s 11 (1960) yang digarap oleh Lewis Milestone. Berbeda dengan tiga film pendahulunya yang departemen aktingnya didominasi oleh para pemeran pria, Ocean’s 8 menghadirkan jajaran aktris papan atas Hollywood untuk memerankan barisan karakter yang berada di dalam jalan ceritanya. Sayangnya, kehadiran para aktris tersebut terasa tidak begitu berarti bagi naskah cerita film yang digarap oleh Ross bersama dengan Olivia Milch. Daripada menjadikan Ocean’s 8 sebagai sebuah heist movie dengan identitas baru yang sesuai dengan karakteristik para pemerannya, Ross justru mengikuti dengan patuh berbagai pola yang telah diterapkan sebelumnya oleh trilogi Ocean’s yang, tentu saja, menjadikan pengisahan Ocean’s 8 menjadi begitu mudah ditebak. Continue reading Review: Ocean’s 8 (2018)