Review: The Conjuring: The Devil Made Me Do It (2021)


Seri terbaru dari The Conjuring, The Conjuring: The Devil Made Me Do It, memiliki alur pengisahan yang diinspirasi dari kisah nyata akan kasus hukum yang dihadapi oleh seorang pemuda bernama Arne Cheyenne Johnson pada tahun 1981. Kasus yang dikenal dengan sebutan kasus “Devil Made Me Do It” tersebut menjadi perhatian publik Amerika Serikat (dan dunia) setelah Johnson yang menjadi tersangka dalam kasus tersebut melakukan pembelaan diri terhadap tindakan pembunuhan yang dituduhkan padanya dengan mengungkapkan bahwa dirinya sedang mengalami kesurupan ketika melakukan perbuatan kriminal tersebut. Dan, tentu saja, perhatian media semakin membesar ketika dua penyelidik paranormal popular, Ed dan Lorraine Warren, diketahui turut terlibat dari awal bermulanya kasus tersebut. Seperti halnya film-film lain dalam seri The Conjuring, The Conjuring: The Devil Made Me Do It melakukan sejumlah dramatisasi terhadap proses peradilan yang dijalani oleh Johnson dengan, tentunya, memberikan penekanan pada berbagai unsur horor dari kisah tersebut.

Dengan naskah cerita yang digarap oleh David Leslie Johnson-McGoldrick – yang sebelumnya juga menuliskan naskah bagi The Conjuring 2 (2016) serta bekerjasama dengan produser James Wan dalam penulisan naskah Aquaman (2018), The Conjuring: The Devil Made Me Do It dibuka dengan adegan proses pengusiran setan yang dilakukan oleh pasangan penyelidik paranormal Ed (Patrick Wilson) dan Lorraine Warren (Vera Farmiga) terhadap seorang anak berusia delapan tahun, David Glatzel (Julian Hilliard), di kota Brookfield, Connecticut, Amerika Serikat pada tahun 1981. Sial, bukannya berhasil mengusir setan yang bersarang di tubuh David Glatzel, setan tersebut malah berpindah ke tubuh Arne Cheyenne Johnson (Ruairi O’Connor) yang merupakan kekasih dari kakak David Glatzel, Debbie Glatzel (Sarah Catherine Hook). Arne Cheyenne Johnson mulai merasakan perubahan pada diri serta hal-hal yang dilihatnya. Puncaknya, Arne Cheyenne Johnson merasakan sebuah dorongan yang tidak dapat ditahannya untuk membunuh pemilik rumah yang disewanya bersama dengan Debbie Glatzel, Bruno Sauls (Ronnie Gene Blevins).

Sejujurnya, tidak ada yang begitu istimewa dalam pengisahan film yang merupakan seri ketiga dalam seri The Conjuring – dan film kedelapan dalam semesta pengisahan The Conjuring yang mengikutsertakan Annabelle: Creation (David F. Sandberg, 2017), The Nun (Corin Hardy, 2018), serta The Curse of The Weeping Woman (2019) yang diarahkan oleh sutradara film ini, Michael Chaves. Jika dua seri The Conjuring sebelumnya berfokus pada usaha pasangan Ed dan Lorraine Warren untuk membantu keluarga yang mengalami gangguan aktivitas paranormal di rumah yang mereka tinggali, The Conjuring: The Devil Made Me Do It mencoba untuk menyegarkan suasana dengan menghadirkan alur cerita bernuansa misteri sekaligus investigasi. Bukan sebuah usaha yang buruk sebenarnya. Chaves mampu menyajikan cerita film ini dengan ritme yang pas sehingga penonton dapat terus merasa tertarik untuk mengikuti perjalanan karakter Ed dan Lorraine Warren dalam menyingkap tabir misteri yang sedang mereka hadapi. Di saat yang bersamaan, sulit untuk menyingkirkan fakta bahwa naskah cerita film ini terasa begitu kekurangan konflik yang menarik. Kisah nyata akan kasus yang dihadapi oleh Johnson jelas menggugah namun Johnson-McGoldrick seringkali terasa kebingungan untuk menentukan fokus konflik mana yang benar-benar ingin dikembangkannya.

Garis besar linimasa pengisahan The Conjuring: The Devil Made Me Do It pada dasarnya terbagi atas kisah akan berbagai rintangan yang dilalui oleh karakter Ed dan Lorraine Warren untuk menyelidiki sosok supranatural yang merasuki karakter Arne Cheyenne Johnson – yang nantinya akan membuka sebuah lapisan cerita tentang misteri pembunuhan lain – serta pengisahan minor akan usaha dari karakter Arne Cheyenne Johnson dan Debbie Glatzer untuk mencegah terjadinya serangan fatal pada karakter Arne Cheyenne Johnson. Elemen cerita yang merupakan bagian dramatisasi sebuah kisah nyata, banyak konflik yang melibatkan sejumlah karakter dengan pengembangan yang begitu terbatas pada bagian ini. Selain membuat pengembangan kisah menjadi terasa setengah matang, titik-titik kengerian dalam jalan cerita film juga menjadi tidak begitu menarik (baca: menyeramkan). Tentu, terdapat sejumlah kejutan yang akan masih mampu memberikan momen horor namun tidak ada yang benar-benar terasa istimewa. Mereka yang juga berharap akan munculnya sosok karakter supranatural ikonik baru – seperti The Conjuring (2013) yang mengenalkan karakter Annabelle serta The Conjuring 2 yang menghadirkan sosok Valak – juga sepertinya akan kecewa karena ketiadaan elemen cerita tersebut dalam The Conjuring: The Devil Made Me Do It.

Seri The Conjuring jelas sangat beruntung memiliki Wilson dan Farmiga yang memerankan dua karakter utama dalam seri filmnya. Dengan chemistry yang semakin meyakinkan serta penampilan akting yang dapat terus membuat penonton bertahan mengikuti penceritaan dari karakter yang mereka perankan, Wilson dan Farmiga menjadi nyawa bagi The Conjuring: The Devil Made Me Do It bahkan pada momen-momen terlemahnya sekalipun. Departemen akting film ini juga didukung dengan penampilan apik dari para pemeran lainnya namun jelas tidak akan dapat menyaingi penampilan yang diberikan oleh Wilson dan Farmiga. Sebagai sebuah usaha untuk memberikan penyegaran pada seri film yang telah berjalan selama hampir sepuluh tahun ini, The Conjuring: The Devil Made Me Do It sayangnya kekurangan pengelolaan cerita yang kuat untuk menjadikannya lebih menarik. Film ini jelas akan masih mampu menyenangkan para penikmat semesta pengisahan The Conjuring namun, sebagai film terlemah dalam seri film The Conjuring, The Conjuring: The Devil Made Me Do It jelas menunjukkan bahwa The Conjuring tanpa arahan utuh dari seorang Wan mungkin bukanlah sebuah ide yang benar-benar baik.

The Conjuring: The Devil Made Me Do It (2021)

Directed by Michael Chaves Produced by James Wan, Peter Safran Written by David Leslie Johnson-McGoldrick (screenplay), James Wan, David Leslie Johnson-McGoldrick (story) Starring Patrick Wilson, Vera Farmiga, Ruairi O’Connor, Sarah Catherine Hook, Julian Hilliard, John Noble, Eugenie Bondurant, Shannon Kook, Ronnie Gene Blevins, Keith Arthur Bolden, Steve Coulter, Vince Pisani, Ingrid Bisu, Andrea Andrade, LeConte Campbell, Sterling Jerins, Paul Wilson, Charlene Amoia, Davis Osborne, Mark Rowe, Stella Doyle, Mitchell Hoog, Megan Ashley Brown Music by Joseph Bishara Cinematography Michael Burgess Edited by Peter Gvozdas, Christian Wagner Production companies New Line Cinema/The Safran Company/Atomic Monster Productions Running time 112 minutes Country United States Language English

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s