Review: Midnight FM (2010)


Midnight FM adalah sebuah thriller asal Korea Selatan yang jalan ceritanya dengan patuh mengikuti berbagai formula sebuah film thriller yang menceritakan mengenai aksi kejar-kejaran antara dua karakter utamanya. Di tangan sutradara yang salah, Midnight FM kemungkinan besar akan berakhir menjadi sebuah kisah dengan penceritaan yang cenderung monoton dan sama sekali gagal menghantarkan unsur ketegangan yang dicari setiap penggemar genre film ini. Untungnya, Kim Sang-man sama sekali bukanlah pilihan yang salah dalam mengarahkan film ini. Dengan naskah yang ia tulis bersama Kim Hwi serta bantuan dua bintang utamanya, Su Ae dan Yu Ji-tae, yang memberikan penampilan akting yang apik, Midnight FM menjelma menjadi sebuah thriller yang cukup menegangkan di sepanjang 103 menit durasi film ini berjalan.

Berkisah mengenai Goh Seon-yeong (Su Ae), seorang mantan pembawa acara berita yang kini menjadi seorang penyiar acara radio tengah malam popular di Seoul, yang akan membawakan acara radionya untuk terakhir kalinya sebelum berangkat keesokan harinya ke New York bersama puterinya, Eun-su (Lee Jun-ha). Tentu saja, sebagai sebuah acara radio tengah malam yang sangat popular, banyak pihak yang menyesalkan kepergian Goh Seon-yeong sebagai pembawa acara siaran radio tersebut. Namun, tidak ada yang lebih menyesalkan kepergian Goh Seon-yeong selain Han Dong-su (Yu Ji-tae), seorang pendengar setia Goh Seon-yeong yang juga seorang pembunuh berantai berdarah dingin. Di kala terakhir Goh Seon-yeong melakukan siarannya, Han Dong-su telah mempersiapkan sebuah kejutan yang akan membuat Goh Seon-yeong tidak akan melupakan masa siaran terakhirnya tersebut.

Mengikuti seluruh formula sebuah film thriller mengenai seorang karakter yang harus memperjuangkan kehidupan orang yang ia cintai akibat ancaman seorang psikopat, sutradara Kim Sang-man mampu mengemas Midnight FM dengan sedemikian rupa sehingga penonton kemungkinan besar akan mampu melupakan atau sama sekali tidak akan menggubris kehadiran beberapa lubang yang terdapat pada jalan cerita film ini. Dimulai sebagai sebuah drama mengenai kehidupan Goh Seon-yeong sebagai seorang penyiar yang akan segera berakhir, Midnight FM tidak menghabiskan begitu banyak waktu untuk kemudian berubah menjadi sebuah thriller yang cukup menegangkan. Sayangnya, bersamaan dengan datangnya rentetan adegan menegangkan tersebut, beberapa kealpaan di dalam jalan cerita, khususnya dari beberapa karakter yang dihadirkan, mulai terbentuk.

Beberapa karakter yang awalnya dihadirkan di permulaan cerita, dan digambarkan seperti akan memberikan pengaruh yang besar terhadap keseluruhan jalan cerita, secara perlahan-lahan disingkirkan untuk memaksimalkan kehadiran plot cerita kucing-kucingan yang terjadi antara dua karakter utamanya. Ini sebenarnya bukan sebuah masalah besar jika karakter-karakter tersebut hanya ditempatkan sebagai karakter pendukung, namun Kim Sang-man justru kemudian secara perlahan kembali menghadirkan karakter-karakter tersebut kembali di akhir cerita yang membuat Midnight FM terasa kurang begitu konsisten dalam penceritaannya. Ini masih ditambah dengan kurangnya kemampuan Kim Sang-man dalam memberikan pendalaman yang cukup berarti bagi setiap karakter yang ia hadirkan.

Keunggulan utama Midnight FM harus diakui terletak pada kemampuan dua pemeran utamanya dalam menghidupkan karakter mereka. Su Ae dengan sukses menghadirkan karakter seorang ibu yang awalnya terlihat lemah untuk kemudian bangkit dan kembali dengan sepenuh tenaga untuk menyelamatkan anaknya. Dengan perpaduan antara emosionalitas seorang ibu dengan ketangguhan seorang wanita yang tepat, Su Ae berhasil menghidupkan karakter Goh Seon-yeong dengan sedemikian rupa. Sebagai psikopat Han Dong-su, Yu Ji-tae juga tampil cukup istimewa dan menakutkan. Walau penggambaran karakternya tidak terlalu berbeda dengan gambaran yang diberikan terhadap karakter psikopat dalam berbagai film lainnya, namun Yu Ji-tae mampu menghasilkan kedalaman emosional tersendiri bagi karakternya, khususnya di bagian akhir cerita Midnight FM.

Para pemeran pendukung film ini juga memberikan penampilan yang mampu menjaga dengan baik kualitas departemen akting dari Midnight FM, khususnya penampilan Jeong Man-sik sebagai produser Goh Seon-yeong dan Choi Song-hyeon sebagai penulis naskah siarannya. Kim Sang-man juga menambah kadar ketegangan jalan cerita film ini dengan memasukkan beberapa adegan aksi yang terjadi antara Goh Seon-yeong dan Han Dong-su. Deretan adegan ini mampu disusun dengan sedemikian rupa dan menjadi elemen keunggulan tersendiri bagi Midnight FM, disamping tata musik dan sinematografi yang keindahan serta kerapiannya seperti menjadi bagian wajib bagi sebuah film hasil produksi industri film Korea Selatan.

Meramu sebuah formula yang telah banyak digunakan orang lain sebelumnya untuk menjadi sebuah sajian yang tetap dapat menghadirkan sebuah nilai lebih tentunya bukan sebuah pekerjaan mudah. Midnight FM adalah salah satu film thriller yang dengan patuh menaati setiap aturan pembuatan film thriller yang banyak digunakan. Walau begitu, sutradara Kim Sang-man dengan cerdas meningkatkan intensitas cerita film ini semenjak awal film dimulai yang kemudian menjadikan Midnight FM bergerak begitu cepat dan menjadi hiburan yang cukup mengena. Kemampuan akting dua pemerannya menjadi elemen terbaik lainnya dari film yang akan mampu memuaskan setiap pecinta genre thriller ini.

Midnight FM (Weekend Cinema, Hong Film/Lotte Entertainment, 2010)

Midnight FM (Shi-myuai FM) (2010)

Directed by Kim Sang-man Produced by Ji Jeong-hun, Kim Hong-baek Written by Kim Hwi, Kim Sang-man (screenplay), Jae Jeong-hun (idea) Starring Su Ae, Yu Ji-tae, Ma Dong-seok, Jeong Man-shik, Kim Min-gyu, Choi Song-hyeon, Shin Da-eun, Lee Jun-ha, Choi Heui-weon, Jo Seok-hyeon, Gwak Byeong-gyu, Kim Byeong-sun, Eom Tae-gu, Chae Heui-jae, Lee Hyeon-geol, Lee Do-woo, Lee Hyeon-geol, Shin Hae-seong Music by Kim Jun-seong Cinematography Kim Tae-gyeong Editing by Shin Min-gyeon Studio Weekend Cinema, Hong Film Distributed by Lotte Entertainment Running time 103 minutes Country South Korea Language Korean

2 thoughts on “Review: Midnight FM (2010)”

  1. Waktu lyt emng menegangkan bgt,…
    tema critanya jg bgus,.
    sayang g’ begtu tw detail ceritanya, soalx q minim English 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s