Review: Trinity, the Nekad Traveler (2017)


Diadaptasi dari buku berjudul The Naked Traveler karangan Trinity – yang merupakan kompilasi dari tulisan sang penulis yang sebelumnya telah dipublikasikan dan popular melalui blognya yang bernama sama, Trinity, The Nekad Traveler berkisah bagaimana usaha Trinity (Maudy Ayunda) untuk menyeimbangkan kehidupan kesehariannya dengan kegemarannya untuk bertualang ke banyak tempat baru. Seringkali, Trinity merasa bahwa kehidupannya sebagai seorang pekerja kantoran menghalangi hasratnya untuk lebih sering menjelajah dunia. Namun, di saat yang bersamaan, Trinity terpaksa bertahan karena ia masih sangat membutuhkan penghasilan yang ia dapatkan dari perusahaan tempat ia bekerja. Dalam dilema antara bertahan dengan pekerjaan atau mengejar terus hasrat pribadinya tersebut, Trinity secara perlahan justru mulai menyadari berbagai hal mengenai kepribadiannya yang semakin membuatnya yakin untuk menentukan pilihan arah dalam kehidupannya.

Sayangnya, tidak banyak yang dapat ditawarkan oleh Trinity, The Nekad Traveler selain, lagi-lagi, deretan gambar cantik mengenai keindahan alam Indonesia. Well… menyaksikan keindahan alam Indonesia dalam film ini mungkin akan mampu memprovokasi sebagian penonton untuk menjelajahi wilayah tersebut. Atau setidaknya mulai bermimpi untuk melakukannya. Namun naskah cerita yang disajikan? Naskah cerita garapan Rahabi Mandra (2014, 2015) untuk Trinity, The Nekad Traveler hampir tidak pernah mampu memaparkan satupun konflik yang dimiliki jalan ceritanya dengan baik maupun konsisten. Hasilnya, pada kebanyakan bagian, film ini lebih sering terasa sebagai katalog pariwisata bagi beberapa daerah yang ditampilkan – lengkap dengan gambar indah serta trivia mengenai daerah tersebut – yang kemudian dibumbui dengan drama yang mengitari kehidupan sang karakter utama – meskipun tidak pernah benar-benar disajikan dengan menarik.

Tidak hanya kualitas penulisan ceritanya yang terasa berantakan. Karakter-karakter yang hadir dalam pengisahan Trinity, The Nekad Traveler juga sama sekali tidak pernah terasa mampu tergali dengan pendalaman yang kuat, termasuk sang karakter utama. Trinity, karakter utama yang harusnya mampu menjadi pusat sekaligus pengikat perhatian penonton, bahkan hadir dengan penggambaran yang terlalu datar di sepanjang film. Penonton sama sekali tidak diperkenalkan secara mendalam kepada kepribadiannya atau hasil tulisannya yang telah membuat sosoknya begitu popular – dan yang kemungkinan membuat seorang asing mau memberikan tiket perjalanan dan akomodasi gratis ke Maladewa seperti yang dikisahkan dalam film ini. Karakter-karakter pendukung juga seringkali terasa hanya sebagai plot device belaka tanpa pernah diberikan kisah pendukung yang lebih baik. Pengarahan Rizal Mantovani juga tidak pernah terasa mampu mengangkat materi penceritaan Trinity, The Nekad Traveler yang berkualitas medioker. Seringkali, film ini hadir dalam ritme pengisahan yang tidak beraturan sehingga sukar membuat penonton untuk benar-benar peduli dengan kisah yang sedang dituturkan oleh film ini.

Selain tampilan sinematografi akan keindahan alam beberapa daerah di Indonesia, elemen lain yang cukup dapat dinikmati dari Trinity, The Nekad Traveler adalah penampilan akting dari jajaran pengisi departemen aktingnya. Meskipun hadir dengan karakter-karakter yang cenderung dangkal, para pemeran film cukup mampu menampilkan penampilan akting terbaik mereka. Lihat saja Ayunda yang mampu tampil menyenangkan sebagai karakter Trinity. Chemistry yang ia jalin bersama dengan Hamish Daud, Babe Cabiita, Rachel Amanda dan Anggika Bolsterli juga terasa cukup meyakinkan. Dan meskipun kadang terasa terlalu komikal, penampilan Ayu Dewi sering memberikan momen-momen komedi yang berhasil bagi penceritaan Trinity, The Nekad Traveler. Selebihnya, tidak ada yang dapat diharapkan dari film ini – sebuah film yang menyimpan potensi besar untuk menjadi sebuah presentasi cerita yang kuat namun gagal akibat pengembangan konsep cerita yang terasa serba terbatas dan berantakan. [D]

trinity-the-nekad-traveler-maudy-ayunda-movie-posterTrinity, The Nekad Traveler (2017)

Directed by Rizal Mantovani Produced by Ronny Irawan, Agung Saputra Written by  Rahabi Mandra (screenplay), Trinity, Piu Syarif (story), Trinity (book, The Naked TravelerStarring Maudy Ayunda, Hamish Daud, Babe Cabiita, Rachel Amanda, Anggika Bolsterli, Ayu Dewi, Cut Mini, Farhan, Tompi Music by Joseph S. Djafar Cinematography Yadi Sugandi Edited by Cesa David Luckmansyah Production company Tujuh Bintang Sinema Running time 103 minutes Country Indonesia Language Indonesian

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s