Review: Guns Akimbo (2020)


Perjalanan karir Daniel Radcliffe dalam mengumpulkan peran-peran eksentrik nan menantang kembali berlanjut dalam Guns Akimbo. Jika Horns (Alexandre Aja, 2014) menghadirkan Radcliffe sebagai sosok pria yang memiliki tanduk dan Swiss Army Man (Daniel Scheinert, Daniel Kwan, 2016) menjadikan Radcliffe sebagai mayat hidup yang gemar kentut, maka Guns Akimbo menampilkan Radcliffe untuk berperan sebagai Miles, seorang pemuda yang aktif menggunakan internet namun menemukan dirinya dalam bahaya ketika komentar-komentar yang diberikannya di dunia maya kemudian mengundang kematian. Tidak senang dengan komentar-komentar keras yang diberikan Miles, sekelompok orang asing lantas menculiknya, membaut dua buah senjata api di genggaman tangannya, dan membuat Miles harus bertarung melawan Nix (Samara Weaving) yang merupakan seorang petarung tak terkalahkan dalam sebuah permainan mematikan yang disiarkan langsung di internet bernama Skizm. Jelas, Miles harus segera beradaptasi dengan berbagai kesialan yang baru saja menimpa dirinya untuk dapat melarikan diri dari kejaran Nix dan menyelamatkan nyawanya.

Tidak banyak yang ditawarkan oleh alur pengisahan film yang naskah ceritanya ditulis dan diarahkan oleh Jason Lei Howden ini. Seperti konflik yang dikisahkan, Guns Akimbo berjalan layaknya sebuah permainan video: sedikit perkenalan tentang sang karakter utama, gambaran keseharian dan orang-orang di sekitarnya, hingga persinggungan antara sang karakter dengan sosok antagonis yang lantas menjadi konflik utama dan dikembangkan ke seluruh perjalanan durasi film. Tentu, Howden menyempatkan untuk memberikan beberapa komentar sosial tentang bagaimana masyarakat modern begitu gemarnya untuk memberikan berbagai tanggapan tentang satu masalah dengan bersembunyi dibalik identitas dunia maya mereka. Atau tentang konten kekerasan di dunia nyata yang sekarang seringkali hanya dijadikan sebagai hiburan belaka. Komentar-komentar sosial yang cukup tajam dan menggelitik namun tidak pernah terasa benar-benar esensial karena garapan Howden yang lebih mengutamakan sajian aksi bagi filmnya.

Dan memang, momen-momen terbaik dalam Guns Akimbo hadir ketika Howden memberikan fokus utuh bagi perjuangan karakter Miles untuk menghindar dari kejaran maupun serangan mematikan yang datang dari karakter Nix. Tampil energetik, Howden mengkreasikan filmnya agar penonton dapat merasa bahwa mereka turut terlibat dalam aksi kejar-kejaran tersebut – dengan menghadirkan beberapa adegan yang diambil dengan tata visual shaky camera yang cukup mampu membuat siapapun merasa mual jika tidak bersiap untuk menyaksikannya. Dengan alur kisah yang minim akan pergerakan konflik yang berarti, Howden banyak memanfaatkan adegan-adegan aksi nan brutal untuk menghidupkan Guns Akimbo. Film ini baru terasa mulai terasa serius dalam menggarap konflik dan karakternya pada akhir paruh pertengahan film. Langkah yang terburu-buru dan terasa seperti berusaha meringkas banyak hal demi mempersiapkan akhir kisah yang memiliki struktur cerita lebih padat.

Penampilan Radcliffe sendiri memang menjadi penampilan sentral dan paling krusial dalam perjalanan pengisahan Guns Akimbo. Radcliffe memang masih menampilkan karakteristik pemuda penyendiri nan canggung yang sepertinya telah begitu melekat pada dirinya. Tetap saja, penampilan tersebut cukup efektif dalam menghidupkan sosok Miles yang secara tiba-tiba terjebak dalam satu situasi yang mematikan. Jika saja karakternya tidak terasa begitu familiar dengan karakter-karakter yang dahulu ia perankan dalam Mayhem (Joe Lynch, 2017), The Babysitter (McG, 2017), maupun Ready or Not (Matt Bettinelli-Olpin, Tyler Gillett, 2019), mungkin kehadiran Weaving sebagai karakter Nix akan terasa sangat istimewa. Well… setidaknya penampilan Weaving masih akan mampu untuk mencuri perhatian siapapun yang memperhatikannya. Presentasi yang minimalis secara kualitas namun masih cukup dapat dinikmati.

popcornpopcornpopcornpopcorn2popcorn2

guns-akimbo-daniel-radcliffe-movie-posterGuns Akimbo (2020)

Directed by Jason Lei Howden Produced by Felipe Marino, Joe Neurauter, Tom Hern Written by Jason Lei Howden Starring Daniel Radcliffe, Samara Weaving, Natasha Liu Bordizzo, Ned Dennehy, Grant Bowler, Edwin Wright, Rhys Darby, Mark Rowley, Colin Moy, Hanako Footman, Set Sjöstrand, Milo Cawthorne, J. David Hinze, Jack Riddiford Music by Enis Rotthoff Cinematography Stefan Ciupek Edited by Luke Haigh, Zaz Montana Production companies Occupant Entertainment/Four Knights Film/Maze Pictures/Cutting Edge/The Electric Shadow Company/Umedia/Ingenious Media/WS Filmproduktion/Deutscher Filmförderfonds/FilmFernsehFonds Bayern/Hyperion Entertainment/New Zealand Film Commission Running time 95 minutes Country New Zealand, United Kingdom, Germany Language English

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s