Review: Slender Man (2018)


Para pengguna internet jelas telah familiar dengan keberadaan Slender Man. Karakter horor nan misterius yang digambarkan sebagai sosok pria bertubuh sangat kurus, sangat tinggi, memiliki tampilan struktur wajah yang tidak dapat dikenali, serta memiliki hobi untuk mengikuti dan menculik manusia tersebut awalnya diciptakan seorang pengguna forum internet Something Awful di tahun 2009 dan secara perlahan kemudian meraih popularitasnya sekaligus menjelma menjadi meme internet.  Seberapa besar popularitas Slender Man? Well… selain meme internetnya masih digunakan dan dikenali oleh jutaan pengguna internet dunia hingga saat ini, beberapa rumah produksi Hollywood telah mengumumkan rencana mereka untuk memproduksi kisah dari karakter tersebut dalam bentuk permainan video, serial televisi, dan film. Not bad eh? Dan salah satu film yang akan menampilkan Slender Man dalam jalan ceritanya tersebut adalah film horor arahan Sylvain White (The Losers, 2010) yang berjudul… Slender Man.

Jalan ceritanya sendiri berkisah mengenai empat sahabat, Wren (Joey King), Hallie (Julia Goldani elles), Chloe (Jaz Sinclair), dan Katie (Annalise Basso), yang ketika sedang berkumpul bersama, memutuskan untuk mengikuti sebuah ritual yang digunakan dalam memanggil sesosok karakter supranatural yang dikenal dengan sebutan Slender Man (Javier Botet). Tentu saja, Wren, Hallie, Chloe, dan Katie awalnya tidak percaya pada ritual yang mereka lakukan. Namun, beberapa waktu setelah melaksanakan ritual supranatural tersebut, keempat gadis remaja tersebut mulai dihantui oleh mimpi-mimpi buruk dan diikuti dengan menghilangnya Katie secara misterius. Wren, Hallie, dan Chloe akhirnya menyadari bahwa ritual supranatural yang dahulu mereka lakukan ternyata berhasil memanggil Slender Man untuk datang dan mengikuti mereka. Kini, ketiga gadis remaja tersebut harus menemukan cara untuk mengusir Slender Man sebelum sosok supranatural tersebut berhasil menculik mereka.

Slender Man sebenarnya dimulai dengan cukup baik. Selain menghadirkan penampilan yang cukup meyakinkan dari empat aktris mudanya – dan membentuk chemistry yang sangat menyenangkan sebagai empat sahabat, premis mengenai sang Slender Man sendiri dibangun dengan sentuhan horor yang menjanjikan. Familiar – terasa sebagai versi alternatif dan mengikuti zaman dari Jelangkung (Rizal Mantovani, Jose Poernomo, 2001) atau The Ring (Gore Verbinski, 2002) – namun mampu dikreasikan sebagai sosok horor baru yang menarik. Sayangnya, sebagai sebuah film horor, Slender Man tampil nyaris tanpa nyawa sama sekali. Naskah cerita garapan David Birke (Elle, 2016) tidak mampu menawarkan bangunan konflik maupun karakter yang benar-benar menarik. Tidak berhenti disana, masalah-masalah yang diterapkan Birke bagi karakter-karakter dalam pengisahan Slender Man juga seringkali datang dan menghilang begitu saja. Tidak pernah tergali dengan utuh. Hasilnya, Slender Man jelas berakhir sering membingungkan pada banyak bagiannya dan begitu membosankan pada bagian-bagian lainnya.

Pengarahan White sendiri juga tidak lebih baik. Entah karena kualitas naskah yang benar-benar kacangan atau memang White sama sekali tidak mengerti apa yang harus dilakukan untuk mengarahkan sebuah film horor, Slender Man sama sekali hampa akan momen yang dapat memberikan cengkeraman ketakutan maupun kejutan pada penontonnya. White bahkan tidak pernah mampu berhasil menciptakan momen kejutan berkualitas murahan sekalipun seperti yang biasa ditemukan dalam film-film sejenis. Slender Man lantas terasa bergerak tanpa arah pengisahan yang berarti. Memberikan konflik (yang berkualitas kurang matang) pada karakter-karakternya untuk membuat mereka menghilang satu per satu dari jalan cerita, dan mengakhirinya dengan tanpa kesan yang berarti. Sayang sekali, khususnya mengingat karakter Slender Man memiliki penampilan visual dan latar belakang kisah yang sebenarnya dapat saja dijadikan sebagai sosok horor ikonik Hollywood berikutnya. [D-]

slender-man-movie-posterSlender Man (2018)

Directed by Sylvain White Produced by Bradley J. Fischer, James Vanderbilt, William Sherak, Robyn Meisinger, Sarah Snow Written by David Birke (screenplay), Victor Surge (character) Starring Joey King, Julia Goldani Telles, Jaz Sinclair, Annalise Basso, Taylor Richardson, Alex Fitzalan, Kevin Chapman, Javier Botet, Jessica Blank, Michael Reilly Burke, Miguel Nascimento Music by  Ramin Djawadi, Brandon Campbell Cinematography Luca Del Puppo Edited by Jake York Studio Screen Gems/Mythology Entertainment/Madhouse Entertainment/It Is No Dream Entertainment Running time 93 minutes Country United States Language English

Advertisements

One thought on “Review: Slender Man (2018)”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s