Tag Archives: Diogo Morgado

Review: The Unholy (2021)

Setelah membantu menuliskan naskah maupun cerita untuk film-film blockbuster seperti The Huntsman: Winter’s War (Cedric Nicolas-Troyan, 2016), Beauty and the Beast (Bill Condon, 2017), dan Charlie’s Angels (Elizabeth Banks, 2019), penulis naskah Evan Spiliotopoulos melakukan debut pengarahannya lewat film horor The Unholy. Alur ceritanya sendiri dimulai ketika seorang gadis remaja penderita tuli bisu bernama Alice (Cricket Brown) secara tiba-tiba mendapatkan kemampuan mendengar serta berbicara setelah mendapatkan “kunjungan” dari Bunda Maria. Jelas saja, kejadian tersebut segera menghebohkan dunia dan membuat gereja tempat dirinya dirawat oleh Father Hagan (William Sadler) selama ini dianggap menjadi sebuah tempat suci. Keajaiban yang dialami oleh Alice bahkan menarik perhatian seorang mantan jurnalis bernama Gerry Fenn (Jeffrey Dean Morgan) yang biasanya skeptis terhadap ajaran agama untuk meliputnya. Alice bahkan dengan segera menjalin hubungan baik dengan Gerry Fenn dan menjadikannya sebagai sarana untuk menyebarluaskan “pesan-pesan” yang disampaikan oleh Bunda Maria kepada dirinya. Namun, setelah sejumlah keanehan yang terjadi, Gerry Fenn mulai merasa ada yang salah terhadap “ajaran” Bunda Maria yang disampaikan oleh Alice. Continue reading Review: The Unholy (2021)

Review: Son of God (2014)

Son of God (Hearst Entertainment Productions/LightWorkers Media, 2014)
Son of God (Hearst Entertainment Productions/LightWorkers Media, 2014)

Son of God yang diarahkan oleh Christopher Spencer sebenarnya bukanlah sebuah produk Hollywood yang benar-benar segar. Durasinya yang mencapai 138 menit dihasilkan dengan mengambil bagian penceritaan mengenai kehidupan Jesus dari sebuah miniseri berjudul The Bible yang telah terlebih dahulu ditayangkan di saluran televisi Amerika Serikat, History, pada Maret 2013 dengan beberapa penambahan adegan yang belum pernah ditayangkan sebelumnya. Dan dari sinilah letak masalah terbesar Son of God berasal. Meskipun telah melalui proses penataan cerita sedemikian rupa, serta mungkin beberapa proses teknis untuk membantu peningkatan kualitas gambar film dari sebagai presentasi sebuah miniseri di televisi menjadi sebuah sajian penceritaan layar lebar, Son of God tetap terasa sebagai sebuah tayangan berkualitas penceritaan televisi: narasi penceritaan berjalan terlalu lamban sekaligus cenderung bertele-tele dalam penyampaiannya.

Continue reading Review: Son of God (2014)