Tag Archives: Simon Kunz

Review: The Foreigner (2017)

Diarahkan oleh Martin Campbell yang pernah mengarahkan dua film dari seri film James Bond dan dibintangi oleh Pierce Brosnan yang sempat membintangi empat film dari seri film James Bond serta Jackie Chan yang sama sekali belum pernah terlibat dalam seri film James Bond manapun, The Foreigner adalah sebuah film drama aksi yang diadaptasi dari novel berjudul The Chinaman karya Stephen Leather. Dengan naskah cerita yang ditulis oleh David Marconi (Collision, 2013), The Foreigner berkisah mengenai usaha seorang ayah, Quan Ngoc Minh (Chan), untuk menemukan pelaku peristiwa pemboman di kota London, Inggris, yang telah menewaskan putrinya, Fan (Katie Leung). Pencarian Quan Ngoc Minh sendiri kemudian berujung pada perkenalannya dengan seorang pejabat pemerintahan Inggris, Liam Hennessy (Brosnan), yang ternyata memiliki masa lalu yang berkaitan dengan peristiwa pemboman tersebut. Merasa bahwa Liam Hennessy sama sekali tidak memberikan bantuan yang ia butuhkan, Quan Ngoc Minh akhirnya memilih untuk menggunakan caranya sendiri guna membalaskan rasa kepedihan hatinya. Continue reading Review: The Foreigner (2017)

Advertisements

Review: Son of God (2014)

Son of God (Hearst Entertainment Productions/LightWorkers Media, 2014)
Son of God (Hearst Entertainment Productions/LightWorkers Media, 2014)

Son of God yang diarahkan oleh Christopher Spencer sebenarnya bukanlah sebuah produk Hollywood yang benar-benar segar. Durasinya yang mencapai 138 menit dihasilkan dengan mengambil bagian penceritaan mengenai kehidupan Jesus dari sebuah miniseri berjudul The Bible yang telah terlebih dahulu ditayangkan di saluran televisi Amerika Serikat, History, pada Maret 2013 dengan beberapa penambahan adegan yang belum pernah ditayangkan sebelumnya. Dan dari sinilah letak masalah terbesar Son of God berasal. Meskipun telah melalui proses penataan cerita sedemikian rupa, serta mungkin beberapa proses teknis untuk membantu peningkatan kualitas gambar film dari sebagai presentasi sebuah miniseri di televisi menjadi sebuah sajian penceritaan layar lebar, Son of God tetap terasa sebagai sebuah tayangan berkualitas penceritaan televisi: narasi penceritaan berjalan terlalu lamban sekaligus cenderung bertele-tele dalam penyampaiannya.

Continue reading Review: Son of God (2014)