Review: Devil on Top (2021)


Menyusul Sabar ini Ujian (2020) dan Till Death Do Us Part (2021), Devil on Top menjadi film ketiga arahan Anggy Umbara yang diproduksi oleh rumah produksi miliknya, Umbara Brothers Film, bersama dengan MD Pictures yang dirilis untuk ditayangkan melalui Disney+ Hotstar. Drama komedi ini berkisah mengenai seorang pemuda bernama Angga (Angga Yunanda), yang bersama dengan ketiga sahabat sekaligus rekan kerjanya, Richard (Kenny Austin), Rudi (Joshua Suherman), dan Boni (Lolox), menyusun rencana untuk menggulingkan atasan mereka, Sarah (Cinta Laura Kiehl), dikarenakan kerasnya sikap Sarah kepada setiap bawahannya di tempat mereka bekerja. Berbagai rencana mulai mereka susun. Angga, Richard, Rudi, dan Boni bahkan berusaha menggali masa lalu sekaligus rahasia-rahasia kelam milik Sarah agar perempuan tersebut dapat segera dipecat dari posisinya. Sial, ketika dirinya ditunjuk menjadi seorang direktur kreatif yang membuatnya harus sering bekerja secara langsung dan berdekatan dengan Sarah, Angga malah mulai merasakan benih-benih asmara tumbuh antara dirinya dengan sang atasan.

Buruknya kualitas Till Death Do Us Part mungkin meninggalkan rasa trauma yang cukup mendalam pada sejumlah penonton ketika melihat nama Umbara tertera sebagai seorang penulis sekaligus sutradara sebuah film. Untungnya, Devil on Top memiliki presentasi kualitas yang sedikit lebih baik dari film yang dibintangi Syifa Hadju dan Rizky Nazar tersebut. Well… setidaknya kali ini Umbara tidak terlalu terobsesi untuk menghadirkan efek suar dalam setiap adegan cerita filmnya. Tidak ada yang istimewa juga. Naskah cerita garapan Umbara bersama dengan Rayhan Dharmawan – yang terasa sebagai versi kearifan lokal dari Horrible Bosses (Seth Gordon, 2011) dengan sentuhan The Devil Wears Prada (David Frankel, 2006) di sejumlah adegan dan karakterisasi – berangkat dari premis cerita yang cukup sederhana dan kemudian dikembangkan dengan cukup sederhana, jika tidak ingin menyebutnya sebagai dangkal atau terbatas, pula. Tidak mengherankan jika durasi penceritaan yang mencapai 106 menit terasa terlalu lama untuk presentasi film ini.

Setengah dari durasi pengisahan Devil on Top bercerita tentang berbagai usaha yang dilakukan oleh karakter Angga dan teman-temannya untuk melakukan sabotase karir atau mencari aib dari karakter Sarah. Plot penceritaan ini sering ditekankan dengan balutan komedi, meskipun tidak banyak bagian yang benar-benar mampu berhasil memancing tawa. Pengembangan plot film ini kemudian berlanjut dengan bumbu kisah persaingan karir antara karakter Angga dengan karakter Richard – yang tampil setengah matang dan hanya dimanfaatkan pada sejumlah momen cerita tertentu – serta kisah perkembangan hubungan romansa antara karakter Angga dengan karakter Sarah – yang tidak pernah terasa meyakinkan akibat miskinnya chemistry antara Yunanda dengan Kiehl. Devil on Top juga menghadirkan konflik tentang masa lalu dari karakter Sarah dengan karakter Firman (Roy Marten) yang, lagi-lagi, hanya hadir hanya sebagai batu lompatan untuk kehadiran plot yang nantinya digunakan sebagai penutup cerita film ini.

Bagian terburuk dari pengisahan Devil on Top sendiri tampil di bagian penutup ketika film ini memilih untuk menyelesaikan seluruh problema yang menimpa karakter Angga dan karakter Sarah secara ringkas dan cenderung dangkal. Lemahnya kualitas penceritaan film setidaknya masih cukup terbantu dengan arahan Umbara yang dapat mengalirkan ritme pengisahan filmnya dengan seksama. Durasinya memang terlalu panjang, namun momen-momen canggung yang tercipta atas kelemahan pengisahan film masih dapat untuk dinikmati. Penampilan Kiehl, Yunanda, dan barisan pengisi departemen akting Devil on Top juga tidak begitu buruk. Kiehl memang terasa terlalu berusaha untuk menjadi Miranda Priestly-nya Meryl Streep dan Yunanda hadir dengan kapasitas akting yang begitu terbatas namun para pemeran lainnya masih mampu membentuk kualitas departemen akting yang setidaknya tidak bernilai buruk.

Devil on Top (2021)

Directed by Anggy Umbara Produced by Manoj Punjabi Written by Anggy Umbara, Rayhan Dharmawan Starring Cinta Laura Kiehl, Angga Yunanda, Kenny Austin, Joshua Suherman, Lolox, David Saragih, Roy Marten, Ryma Gembala, Ije Kurniawan, Kanasya Rahmadiah, Al Gokfan FJ, Anggy Umbara Music by AL Cinematography Awankjj Edited by Bounty Umbara, Gita Miaji Production company MD Pictures/Umbara Brothers Film Running time 106 minutes Country Indonesia Language Indonesian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s