Review: The Curse of the Weeping Woman (2019)


Well… jika Anda belum jenuh dengan eksplorasi akan semesta pengisahan The Conjuring, James Wan kembali menghadirkan sebuah bangunan kisah horor baru yang diikutsertakan dalam semesta pengisahan tersebut. Dengan mengambil inspirasi dari salah satu dongeng asal Meksiko yang berkisah tentang sosok supranatural yang dikenal dengan sebutan La Llorona, The Curse of the Weeping Woman memiliki latar belakang waktu penceritaan pada tahun 1970an dengan cerita yang berfokus pada kehidupan seorang ibu yang bekerja sebagai seorang pekerja sosial, Anna Tate-Garcia (Linda Cardellini), serta kedua anaknya, Chris (Roman Christou) dan Samantha Garcia (Jaynee-Lynne Kinchen). Ketika sedang menangani sebuah kasus kematian dua orang anak, Anna Tate-Garcia baru menyadari bahwa ada sesuatu hal yang mengganggu kehidupan kedua anaknya. Tidak tinggal diam, Anna Tate-Garcia lantas meminta bantuan pihak gereja untuk membantunya mengusir sosok yang semenjak lama dikenal dengan sebutan La Llorona dan memang gemar menculik para anak-anak manusia untuk dijadikannya sebagai anaknya sendiri.

Sayangnya, terlepas dari usaha untuk memberikan warna pengisahan baru dengan menghadirkan elemen horor dari budaya Meksiko, The Curse of the Weeping Woman harus diakui gagal diolah dengan jalinan penceritaan yang menarik. Naskah cerita yang digarap oleh duo penulis naskah Mikki Daughtry dan Tobias Iaconis (Five Feet Apart, 2019) terkesan begitu malas dalam mengembangkan berbagai konflik maupun elemen penceritaan baru bagi film ini dan hampir sepenuhnya bertahan dengan barisan plot yang telah biasa ditemui dalam film-film horor garapan Hollywood sejenis: seorang ibu tunggal dan anak-anaknya, sebuah misteri supranatural yang mengancam kehidupan mereka, bantuan dari seorang pastor guna menghilangkan gangguan tersebut, hingga momen-momen krusial dimana sang ibu akan berjuang mempertaruhkan hidupnya ketika berhadapan langsung dengan sang karakter supranatural. Klise dengan pengembangan dangkal yang begitu membosankan.

Arahan yang diberikan oleh Michael Chaves dalam debut penyutradaraan film layar lebarnya ini juga hadir dalam energi yang monoton. Sama dengan naskah ceritanya yang memiliki kualitas penulisan serta pengembangan konflik dan karakter yang datar, pengarahan Chaves juga terasa klise dalam mengeksekusi setiap adegan film yang juga dirilis dengan judul The Curse of La Llorona ini. Ritme penceritaan film juga terasa berantakan. Dengan pengembangan cerita yang minimalis, Chaves nyaris hanya mampu menggunakan momen-momen kejutan dalam linimasa penceritaan film untuk memberikan kesan horor dan menakut-nakuti penontonnya. Elemen komedi yang secara tiba-tiba menyeruak di paruh akhir penceritaan film juga terasa dipaksakan kehadirannya akibat pengarahan Chaves yang inkonsisten. Untungnya film ini masih mampu dibungkus dengan penataan kualitas produksi yang tidak mengecewakan meskipun sama sekali tidak akan membantu banyak dalam meningkatkan kelas film ini yang tampil selemah Annabelle (John R. Leonetti, 2014) dan The Nun (Corin Hardy, 2018).

Jika ingin melihat sisi positif film ini, Cardellini berhasil memberikan penampilan yang mengesankan dan emosional bagi karakternya. Sementara itu, Christou dan Kinchen yang berperan sebagai kedua anaknya, juga tampil meyakinkan meskipun dengan karakter yang seringkali terjebak dalam konflik yang terus berulang. Raymond Cruz dan Patricia Velásquez hadir dengan dua karakter yang memiliki porsi pengisahan yang cukup maksimal. Meskipun begitu, seperti kebanyakan karakter pendukung yang tampil dalam linimasa penceritaan The Curse of the Weeping Woman, kedua karakter yang mereka perankan tidak memiliki efek penampilan yang kuat akibat dangkalnya penggalian kisah terhadap karakter-karakter tersebut. Secara keseluruhan, film ini mungkin hanya akan dapat menyenangkan para penikmat seri film The Conjuring – walau kemungkinan besar mereka juga akan segera melupakan keberadaan film ini segera setelah mereka selesai menyaksikannya. [D]

the-curse-of-the-weeping-woman-movie-posterThe Curse of the Weeping Woman (2019)

Directed by Michael Chaves Produced by James Wan, Gary Dauberman, Emile Gladstone Written by Mikki Daughtry, Tobias Iaconis Starring Linda Cardellini, Raymond Cruz,  Patricia Velásquez, Jaynee-Lynne Kinchen, Roman Christou, Marisol Ramirez, Sean Patrick Thomas, Tony Amendola, DeLaRosa Rivera, Madeleine McGraw, Sophia Santi, Oliver Alexander, Jethan Camarena, Irene Keng Music by Joseph Bishara Cinematography Michael Burgess Edited by Peter Gvozdas Production company New Line Cinema/Atomic Monster Productions Running time 93 minutes Country United States Language English

One thought on “Review: The Curse of the Weeping Woman (2019)”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s