Review: The Empty Man (2020)


Dengan naskah cerita yang ditulis dan diarahkan oleh David Prior berdasarkan seri komik rilisan Boom! Studios yang berjudul sama, The Empty Man memulai pengisahannya ketika seorang mantan polisi, James Lasombra (James Badge Dale), berusaha membantu temannya, Nora Quail (Marin Ireland), untuk menemukan puterinya, Amanda Quail (Sasha Frolova), yang diduga telah melarikan diri. Pencarian yang dilakukan oleh James Lasombra lantas mempertemukan dirinya dengan salah seorang sahabat Amanda Quail, Davara Walsh (Samantha Logan), yang lantas mengungkapkan bahwa menghilangnya Amanda Quail berkaitan dengan ritual pemanggilan sosok legenda misterius yang dikenal dengan sebutan The Empty Man yang dilakukan oleh dirinya bersama dengan Amanda Quail serta beberapa teman mereka lainnya. Berdasarkan penuturan Davara Walsh, sosok The Empty Man akan dapat didengar keberadaannya satu hari setelah ritual pemanggilan, akan dapat dilihat setelah dua hari setelah ritual pemanggilan, dan akan datang tiga hari setelah ritual pemanggilan. James Lasombra, tentunya, tidak percaya begitu saja dengan keberadaan legenda tersebut. Namun, setelah Davara Walsh dan teman-temannya ditemukan tewas keesokan harinya, James Lasombra sadar bahwa ada kekuatan mistis yang sedang mengintainya.

Merupakan film terakhir yang dirilis dengan menggunakan logo 20th Century Fox di bagian awalnya – 20th Century Fox diakuisisi oleh Walt Disney Studios pada tahun 2019 dan kemudian berubah nama menjadi 20th Century Studios, The Empty Man memiliki alur pengisahan yang mungkin akan mengingatkan beberapa penontonnya pada The Bye Bye Man (Stacy Title, 2017) dan Slender Man (Sylvain White, 2018) yang juga menggunakan keberadaan sebuah legenda mematikan sebagai pondasi bangunan ceritanya. Dengan durasi penceritaan sepanjang 137 menit, The Empty Man memiliki naskah cerita yang terasa sebagai paduan dari tiga cerita yang memiliki warna pengisahan yang berbeda namun dengan sebuah benang merah yang menghubungkan ketiga cerita tersebut. Beruntung, terlepas dari sedikit masalah yang muncul akibat inkonsistensi nada pengisahan tersebut, Prior mampu menghadirkan garapan sekaligus pengarahan cerita yang berhasil menghindarkan The Empty Man dari kesan membosankan.

Adegan pembuka film, yang dihadirkan hampir selama 30 menit, menghadirkan sejumlah karakter yang terjebak dalam sebuah teror yang pada awalnya mungkin terasa tidak berhubungan dengan barisan karakter maupun konflik yang kemudian mengikuti di paruh pengisahan berikutnya. Meskipun begitu, eksekusi yang dilakukan Prior terhadap adegan pembuka tersebut sukses menanamkan nuansa horor yang cukup mencekam. Atmosfer pengisahan horor supranatural juga dapat dirasakan dalam kisah pencarian yang dilakukan oleh karakter James Lasombra terhadap karakter Amanda Quail yang menghilang namun, secara perlahan, kemudian berubah menjadi kisah misteri ketika Prior menjadikan filmnya bertutur tentang sebuah organisasi kultus yang berhubungan dengan legenda The Empty Man yang telah disajikan pada elemen cerita sebelumnya. Melalui ketiga elemen cerita tersebut, Prior juga membuka lapisan-lapisan kisah yang berada di seputar hubungan antara karakter-karakter yang tampil di linimasa penceritaan film.

Pembentukan benang merah cerita yang dilakukan secara lamban oleh Prior memang kadang terasa membutuhkan kesabaran lebih. Meskipun begitu, lewat tampilan visual akan adegan-adegan bernuansa horor yang mampu dieksekusi dengan baik, The Empty Man dapat terus menjaga konsistensi ketegangan dalam penuturannya. Dukungan tata sinematografi garapan Anastos N. Michos serta tata musik yang diberikan oleh Christopher Young dan Lustmord juga semakin memperkuat unsur kengerian yang dihadirkan oleh alur cerita film ini. Penampilan Dale yang berperan sebagai karakter sentral dalam film ini juga memegang peran krusial dalam mempertahankan fokus dari perjalanan cerita film ini. Lewat penampilannya, deretan misteri yang disajikan oleh The Empty Man dapat dialirkan dengan baik. Dale juga menjadikan sosok James Losombra mudah untuk disukai. Secara keseluruhan, The Empty Man jelas merupakan debut pengarahan yang cukup impresif. Prior memiliki visi yang kuat akan sajian horor yang ingin ia ceritakan dan mampu mengeksekusinya dengan meyakinkan.

 

The Empty Man (2020)

Directed by David Prior Produced by Ross Richie, Stephen Christy Written by David Prior (screenplay), Cullen Bunn, Vanesa R. Del Rey (comics, The Empty Man) Starring James Badge Dale, Marin Ireland, Stephen Root, Ron Canada, Robert Aramayo, Joel Courtney, Sasha Frolova, Samantha Logan, Aaron Poole, Adam Ferguson, Owen Teague, Evan Jonigkeit, Tanya van Graan, Robert Coutts, Brian Steele, Virginia Kull, Jessica Matten, Jamie-Lee Money, Phoebe Nicholls Cinematography Anastos N. Michos Edited by Andrew Buckland, David Prior Music by Christopher Young, Lustmord Production companies Boom! Studios/Out of Africa Running time 137 minutes Country United States Language English

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s