Tag Archives: Zachary Levi

Review: Thor: Ragnarok (2017)

Masih ingat dengan Thor: The Dark World (Alan Taylor, 2013)? Well… tidak akan ada yang menyalahkan jika Anda telah melupakan sepenuhnya mengenai jalan cerita maupun pengalaman menonton dari sekuel perdana bagi film yang bercerita tentang Raja Petir dari Asgard tersebut. Berada di bawah arahan Taylor yang mengambil alih kursi penyutradaraan dari Kenneth Branagh, Thor: The Dark World harus diakui memang gagal untuk melebihi atau bahkan menyamai kualitas pengisahan film pendahulunya. Tidak berniat untuk mengulang kesalahan yang sama, Marvel Studios sepertinya berusaha keras untuk memberikan penyegaran bagi seri ketiga Thor, Thor: Ragnarok: mulai dari memberikan kesempatan pengarahan pada sutradara Taika Waititi yang baru saja meraih kesuksesan lewat dua film indie-nya, What We Do in the Shadows (2014) dan Hunt for the Wilderpeople (2016), menghadirkan naskah cerita yang menjauh dari kesan kelam, hingga memberikan penampilan-penampilan kejutan dalam presentasi filmnya. Berhasil? Mungkin. Continue reading Review: Thor: Ragnarok (2017)

Advertisements

Review: Thor: The Dark World (2013)

thor-the-dark-world-header

Let’s do a little recap. Terlepas dari pengalamannya yang lebih banyak mengarahkan film-film adaptasi dari karya sastra William Shakespeare, Marvel Studios memberikan kekuasaan pada Kenneth Branagh untuk mengarahkan Thor (2011) yang diadaptasi dari komik superhero berjudul sama karya Stan Lee, Larry Lieber, Jack Kirby yang diproduksi oleh Marvel Comics. Dengan kelihaiannya dalam merangkai cerita sekaligus mengarahkan para jajaran pemerannya, Branagh berhasil menggarap Thor menjadi sebuah presentasi yang tidak hanya menghibur selayaknya film-film karya Marvel Studios lainnya namun juga tetap memiliki sisi penuturan drama yang kuat a la film-film Shakespeare yang pernah diarahkannya. Tidak mengherankan, Thor kemudian mampu meraih kesuksesan secara komersial, mendapatkan banyak pujian dari para kritikus film dunia sekaligus menjadi film produksi Marvel Studios terbaik hingga saat ini.

Continue reading Review: Thor: The Dark World (2013)

Review: Tangled (2010)

Walt Disney mungkin adalah nama yang cukup disegani di industri perfilman Hollywood – khususnya ketika membicarakan mengenai film-film animasi. Namun tidak dapat disangkal, tanpa adanya bantuan dari Pixar Animation Studios, mungkin nama Walt Disney di industri film animasi Hollywood telah lama tenggelam. Mereka sebenarnya tidak pernah tampil mengecewakan, tapi di luar film-film karya Pixar yang mereka distribusikan dan semenjak merilis The Lion King di tahun 1994, Walt Disney Animation Studios lebih sering merilis film-film animasi berkualitas ‘menengah’ daripada film-film animasi berkualitas klasik seperti yang dahulu pernah mereka hasilkan lewat Snow White and the Seven Dwarfs (1937), The Little Mermaid (1989), Beauty and the Beast (1990) atau Aladdin (1992).

Continue reading Review: Tangled (2010)

Review: Alvin and the Chipmunks: The Squeakquel (2009)

Jika Anda ingin sedikit melihat ke belakang, jauh ke belakang, Alvin and the Chipmunks pada awalnya adalah sebuah serial animasi televisi yang pertama kali ditayangkan pada tahun 1961, dengan judul The Alvin Show, di Amerika Serikat. Serial yang menampilkan 3 tupai yang pandai bernyanyi ini kemudian menjadi sangat besar, tidak hanya di Amerika Serikat, namun juga populer di berbagai wilayah di dunia.

Continue reading Review: Alvin and the Chipmunks: The Squeakquel (2009)