Tag Archives: Yorick van Wageningen

Review: Escape Room (2019)

Diarahkan oleh Adam Robitel – yang mengawali karir penyutradaraannya secara cukup menjanjikan melalui The Taking of Deborah Logan (2014) namun lantas melanjutkannya dengan Insidious: The Last Key (2018) yang menjadi bagian terburuk dalam seri film Insidious hingga saat ini, Escape Room berkisah mengenai enam orang karakter yang berusaha untuk keluar dari sebuah permainan yang menjebak mereka. Zoey Davis (Taylor Russell), Ben Miller (Logan Miller), Amanda Harper (Deborah Ann Woll), Mike Nolan (Tyler Labine), Jason Walker (Jay Ellis), dan Danny Khan (Nik Dodani) awalnya mendapat undangan untuk mengikuti sebuah permainan yang mengharuskan mereka untuk memecahkan deretan teka-teki dengan hadiah sebesar US$10 ribu jika mereka dapat menyelesaikan permainan tersebut. Tanpa disangka, permainan yang awalnya dikira hanya untuk bersenang-senang kemudian berubah menjadi perangkap dengan setiap tahapan permainannya menghadirkan bahaya yang dapat membunuh mereka. Continue reading Review: Escape Room (2019)

Review: Papillon (2018)

Jika judul film ini terdengar cukup familiar bagi Anda… well… hal itu mungkin disebabkan karena sebagian naskah cerita film ini diadaptasi dari buku otobiografi popular berjudul Papillon (1969) yang ditulis oleh Henri Charrière berdasarkan kisah nyata usahanya untuk melarikan diri dari penjara yang dikelola oleh pemerintah Perancis yang berlangsung selama lebih dari 14 tahun. Sebelumnya, pengalaman fantastis Charrière tersebut juga pernah difilmkan oleh Franklin J. Schaffner dengan judul Papillon. Dibintangi oleh Steve McQueen dan Dustin Hoffman, Papillon berhasil mendapatkan pujian luas dari para kritikus film dunia, sebuah nominasi di kategori Best Music, Original Dramatic Score untuk tata musik ikonik garapan Jerry Goldsmith pada ajang The 46th Annual Academy Awards, serta kesuksesan komersial yang luar biasa ketika dirilis pada tahun 1973. Rentetan keberhasilan tersebut kini coba dirangkai ulang oleh sutradara asal Denmark, Michael Noer (Northwest, 2013), dengan memberikan interpretasi baru bagi pengalaman hidup Charrière. Continue reading Review: Papillon (2018)

Review: 47 Ronin (2013)

47-ronin-header

47 Ronin diadaptasi dari sebuah legenda asal Jepang yang berkisah mengenai empat puluh tujuh ronin – sebutan untuk para samurai yang  kehilangan tuannya akibat hak atas wilayah kekuasaan sang tuan dicabut oleh pemerintah – yang selama dua tahun menyusun rencana untuk membalaskan kematian tuannya. Kisah tersebut sebenarnya telah memiliki banyak sudut penceritaan yang dapat dikembangkan menjadi sebuah presentasi film aksi yang menarik. Namun, tentu saja, di tangan Hollywood, kisah tersebut kemudian diberikan berbagai konflik tambahan dengan menjadikan seorang aktor Hollywood menjadi bintang utama untuk dapat menjual film tersebut ke pasaran yang lebih luas. Bukan masalah besar sebenarnya jika saja elemen-elemen komersial tersebut mampu diimplementasikan dengan baik ke dalam jalan cerita yang dihadirkan. Sayangnya, hal tersebut tidak terjadi pada film yang juga menjadi debut penyutradaraan dari Carl Erik Rinsch ini.

Continue reading Review: 47 Ronin (2013)