Tag Archives: Wanda Hamidah

Review: Serigala Langit (2021)

Diarahkan oleh Reka Wijaya (Sule Detektif Tokek, 2013) berdasarkan naskah cerita yang ditulis oleh Titien Wattimena (Milea: Suara dari Dilan, 2020) dan Rifki Ardisha, Serigala Langit bercerita tentang Gadhing Baskara (Deva Mahenra) yang merupakan seorang penerbang pesawat tempur bagi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara dan baru saja bergabung dengan Skadron Serigala Langit. Sebagai lulusan terbaik di Akademi Angkatan Udara dan Sekolah Penerbang Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara, Gadhing Baskara sempat merasa dirinya memiliki kemampuan yang lebih baik dari rekan-rekannya – sikap yang lantas membuat keberadaannya kurang disenangi oleh sejumlah seniornya. Karena langkah awal yang salah, Gadhing Baskara kini harus berjuang keras untuk membuktikan kelayakan dirinya untuk bergabung di Skadron Serigala Langit. Di saat yang bersamaan, Gadhing Baskara juga sedang dihantui oleh hubungannya yang memburuk dengan sang ayah (Nugie) yang kini sedang terbaring di rumah sakit dan terus menanyakan keberadaan dirinya. Continue reading Review: Serigala Langit (2021)

Review: Imperfect (2019)

Dengan naskah cerita yang diadaptasi oleh Ernest Prakasa bersama dengan Meira Anastasia dari buku karangan Anastasia sendiri yang berjudul Imperfect: A Journey to Self-Acceptance, Imperfect bertutur tentang rasa tidak percaya diri yang dimiliki oleh seorang gadis bernama Rara (Jessica Mila) akibat postur tubuhnya yang gemuk serta kulitnya yang berwarna gelap. Meskipun telah memiliki Dika (Reza Rahadian) yang dengan sesungguh hati telah begitu mencintainya, rasa rendah diri yang dimiliki Rara tidak pernah menghilang dan secara perlahan mulai mempengaruhi karir dan hubungan sosialnya. Sebuah tamparan keras bagi Rara datang ketika atasannya, Kelvin (Dion Wiyoko), mengungkapkan bahwa satu-satu halangan bagi Rara untuk mendapatkan kenaikan jabatan adalah penampilannya yang sering dianggap tidak pantas untuk menduduki posisi penting di kantornya. Tidak mau dirinya terus disudutkan, Rara akhirnya bertekad untuk mengubah penampilannya secara total. Continue reading Review: Imperfect (2019)

Review: Pengejar Angin (2011)

Well… sepertinya tidak ada yang dapat menghentikan langkah Hanung Bramantyo untuk terus merilis film-filmnya. Setelah merilis dua film yang lumayan berhasil merebut kesuksesan komersial, Tanda Tanya dan Tendangan Dari Langit, kini sutradara pemenang Piala Citra ini kembali lagi dengan film ketiganya untuk tahun ini, Pengejar Angin. Berbeda dengan dua film sebelumnya, Hanung kali ini berbagi kredit penyutradaraan bersama Hestu Saputra, sutradara berusia 26 tahun yang dahulu pernah menjadi asisten Hanung ketika mengarahkan Get Married 2 (2009). Sayangnya, meskipun telah melibatkan dua nama dalam pengarahan filmnya, naskah cerita Pengejar Angin yang ditulis oleh Ben Sihombing (Senggol Bacok, 2010) harus diakui terlalu lemah dengan banyaknya lubang-lubang penceritaan yang dapat ditemukan di sepanjang penceritaan film.

Continue reading Review: Pengejar Angin (2011)