Tag Archives: Sophie Okonedo

Review: Christopher Robin (2018)

Jika Goodbye Christopher Robin (Simon Curtis, 2017) memiliki cerita yang berlatar kisah nyata mengenai sekelumit kisah kehidupan sang penulis seri buku Winnie-the-Pooh, Alan Alexander Milne, dan bagaimana sang putera, Christopher Robin Milne, menginspirasi dirinya untuk menuliskan berbagai cerita dalam seri buku tersebut, maka film terbaru arahan Marc Forster (World War Z, 2013), Christopher Robin, adalah sebuah kisah fiksi yang mengadaptasi deretan karakter yang telah dituliskan oleh Milne. Dengan naskah cerita yang ditulis oleh Alex Ross Perry (Queen of Earth, 2015), Tom McCarthy (Spotlight, 2015), dan Allison Schroeder (Hidden Figures, 2016), Christopher Robin hadir selayaknya film drama keluarga klasik garapan Walt Disney Pictures yang tampil dengan esensi kehangatan pengisahan yang begitu familiar dan, tentu saja, akan mudah untuk disukai oleh berbagai kalangan. Manis dan emosional meskipun dengan pengisahan Forster yang sering hadir terbata-bata dalam perjalanannya. Continue reading Review: Christopher Robin (2018)

Advertisements

Review: After Earth (2013)

after-earth-header

First of alllet’s just be clear about one thing. Melihat bagaimana kualitas presentasi cerita beberapa film M. Night Shyamalan terakhir, rasanya tidak seorangpun yang harusnya masih menantikan Shyamalan kembali hadir dengan kualitas yang serupa seperti yang pernah ia hadirkan dahulu dalam The Sixth Sense (1999). On the other hand, rasanya adalah suatu hal yang jelas pula bahwa hingga saat ini, Shyamalan sama sekali belum pernah hadir dengan kualitas film yang benar-benar buruk. Baiklah, Lady in the Water (2006), The Happening (2008) maupun The Last Airbender (2010) mungkin sulit diterima banyak orang sebagai deretan karya yang menonjol karena jalan cerita yang cenderung datar, membosankan atau gagal tergarap dengan baik. Pun begitu, harus diakui, bahkan dalam filmnya yang dianggap memiliki kualitas terlemah, Shyamalan mampu menghadirkan alur cerita serta desain produksi yang masih sanggup memberikan filmnya beberapa poin keunggulan.

Continue reading Review: After Earth (2013)