Tag Archives: Shareefa Daanish

Review: The Curse (2017)

Dengan naskah yang ditulis dan diarahkan oleh Muhammad Yusuf, The Curse berkisah mengenai Shelina (Prisia Nasution), seorang pengacara asal Indonesia yang sedang bekerja di sebuah firma hukum ternama di Australia. Kehidupan Shelina saat ini sedang dirundung banyak masalah: ia harus menangani sebuah kasus pembunuhan yang cukup rumit, menghadapi urusan perceraiannya dengan sang suami dan, di tengah-tengah permasalahan tersebut, Shelina mulai merasakan adanya gangguan supranatural yang mulai mengusik kesehariannya. Walau awalnya berusaha tidak mengindahkan gangguan tersebut, Shelina lantas memutuskan untuk memanggil seorang paranormal untuk membantu permasalahannya. Melalui sang paranormal, Shelina mengetahui bahwa dirinya sedang diikuti oleh sesosok roh halus yang berkaitan dengan permasalahan yang pernah dihadapinya di masa lalu. Dan untuk menghilangkan gangguan supranatural, Shelina kini diharuskan untuk kembali menghadapi sekaligus menyelesaikan permasalahan tersebut. Continue reading Review: The Curse (2017)

Advertisements

Review: Danur (2017)

Diangkat dari buku berjudul Gerbang Dialog Danur yang ditulis oleh Risa Saraswati, Danur memulai pengisahannya ketika seorang anak perempuan bernama Risa (Asha Kenyeri Bermudez) membuat sebuah permohonan agar ia mendapatkan teman di hari ulang tahunnya. Permohonan tersebut terkabul ketika ia kemudian berkenalan dengan tiga orang anak-anak yang tiba-tiba hadir secara misterius, William (Wesley Andrew), Jansen (Kevin Bzezovski Taroreh) dan Peter (Gamaharitz). Kehadiran ketiga sahabat baru Risa ternyata disambut dingin oleh ibunya, Elly (Kinaryosih). Tidak mau anaknya terganggu oleh ketiga anak-anak asing tersebut, Elly lantas membawa pergi Risa dari rumah yang dimiliki oleh nenek mereka (Ingrid Widjanarko) itu. Sembilan tahun kemudian, Risa yang kini telah beranjak dewasa (Prilly Latuconsina) kembali ke rumah tersebut bersama dengan adiknya, Riri (Sandrinna Michelle Skornicki). Seperti yang dapat diduga, kehadiran keduanya kemudian mengundang berbagai kejadian aneh. Kehadiran seorang perawat bernama Asih (Shareefa Daanish) bahkan menambah kepelikan masalah yang harus dihadapi Risa dan Riri. Continue reading Review: Danur (2017)

Review: Xia Aimei (2012)

Tahun 2012 baru memasuki minggu keduanya namun para penggemar sinema Indonesia sepertinya tidak akan begitu kesusahan untuk menemukan salah satu kandidat film terkuat untuk memenuhi daftar film Indonesia terburuk mereka di akhir tahun nanti. Film tersebut berjudul Xia Aimei, sebuah film yang menjadi debut penyutradaraan bagi seorang sutradara yang bernama Alyandra serta menampilkan penampilan akting perdana dari Franda dan Norman Kamaru – yes, that Norman guy! – serta didukung oleh penampilan akting dari nama-nama seperti Ferry Salim, Olga Lydia, Samuel Rizal dan Shareefa Daanish. Lalu apa yang salah? Hampir semuanya. Pengarahan yang begitu lemah, naskah cerita yang memiliki kecerdasan yang begitu terbatas hingga penampilan akting yang… well… ssangat sukar untuk dikategorikan sebagai akting dari sleuruh jajaran pemerannya.

Continue reading Review: Xia Aimei (2012)

Review: FISFiC Vol. 1 (2011)

FISFiC merupakan sebuah akronim bagi Fantastic Indonesian Short Film Competition, sebuah kompetisi film pendek dalam genre horor, thriller, science-fiction maupun fantasy yang digelar oleh beberapa praktisi film Indonesia seperti Sheila Timothy, Joko Anwar, Gareth Evans, The Mo Brothers, Ekky Imanjaya dan Rusly Eddy untuk membuka jalan dan kesempatan bagi para pembuat film muda berbakat dari seluruh Indonesia untuk bersama-sama memajukan perfilman Indonesia, khususnya film-film yang memiliki genre yang seperti telah disebutkan sebelumnya. Setelah melalui proses seleksi dan penjurian, enam naskah cerita berhasil terpilih untuk kemudian direalisasikan dalam bentuk enam film pendek yang akhirnya mengisi DVD antologi film horor yang berjudul FISFiC Vol. 1 ini.

Continue reading Review: FISFiC Vol. 1 (2011)

1st Indonesian Movie Bloggers Choice Awards Winners List

Film karya Lola Amaria, Minggu Pagi di Victoria Park, berhasil terpilih sebagai Film Jawara dalam 1st Indonesian Movie Bloggers Choice Awards. Film tersebut juga berhasil memenangkan Sutradara Jawara untuk Lola Amaria dan Pelakon Pendukung Wanita Jawara untuk Ella Hamid. Sementara itu, seperti yang dapat diduga, film populer karya Christopher Nolan, Inception, berhasil berjaya di kategori film asing. Inception berhasil memenangkan empat kategori, termasuk untuk Film Jawara, Sutradara Jawara untuk Christopher Nolan, Kumpulan Pelakon Jawara serta Trailer Jawara.

Continue reading 1st Indonesian Movie Bloggers Choice Awards Winners List

Indonesian Movie Bloggers Choice Awards 2011 Nominations List

Inception, Alangkah Lucunya (Negeri Ini) dan Sang Pencerah memimpin daftar perolehan nominasi Indonesian Movie Bloggers Choice Awards 2011. Untuk di kategori film berbahasa asing, Inception berhasil meraih sebanyak 14 nominasi dari 18 kategori yang tersedia. Jumlah tersebut unggul satu kategori dari film karya David Fincher, The Social Network, yang membuntuti dengan perolehan sebanyak 13 nominasi. Inception dan The Social Network sendiri akan berhadapan di banyak kategori termasuk di kategori Film Jawara, Sutradara Jawara serta Naskah Jawara. Kedua film tersebut akan bersaing dengan The Ghost Writer, Toy Story 3 dan Uncle Boonme who can Recall His Past Lives untuk memperebutkan gelar sebagai Film Jawara.

Continue reading Indonesian Movie Bloggers Choice Awards 2011 Nominations List

Review: Rumah Dara (2010)

Rumah Dara mungkin adalah salah satu film thriller yang paling ditunggu masa rilisnya di sejarah perfilman Indonesia. Bukan bermaksud membesar-besarkan. Film yang pada awalnya berjudul Macabre ini telah terlebih dahulu singgah di berbagai festival film dunia, dan hebatnya, mendapat banyak review yang sangat memuaskan. Tidak heran, di tengah kekeringan ide di dunia perfilman Indonesia, khususnya di genre horror, Rumah Dara terdengar akan menjadi sebuah penyelamat film horror di Indonesia.

Continue reading Review: Rumah Dara (2010)