Tag Archives: Scott Lawrence

Review: Stuber (2019)

Dibintangi oleh Kumail Nanjiani dan Dave Bautista, Stuber berkisah mengenai seorang supir Uber bernama Stu Prasad (Nanjiani) yang terpaksa memenuhi permintaan seorang polisi, Vic Manning (Bautista), untuk membawanya ke beberapa tempat di wilayah Los Angeles guna menangkap seorang pimpinan gembong penjual narkotika dan obat-obatan terlarang, Oka Tedjo (Iko Uwais), yang telah lama diincarnya. Awalnya, Stu Prasad mengikuti seluruh permintaan Vic Manning agar dirinya mendapatkan rating sempurna untuk meningkatkan penilaian kualitas kerjanya sehingga ia tidak diberhentikan sebagai supir Uber. Jelas, pekerjaan untuk menemani seorang polisi dalam mengejar sosok kriminal adalah sebuah pekerjaan yang berbahaya. Stu Prasad sempat ragu atas pilihannya untuk terus mengikuti perjalanan Vic Manning. Namun, secara perlahan, Stu Prasad dan Vic Manning mulai saling memahami dan menghormati posisi satu sama lain serta membentuk kerjasama untuk menyelesaikan tugas-tugas mereka. Continue reading Review: Stuber (2019)

Review: Equals (2016)

Berlatarbelakang pengisahan di masa yang akan datang dimana para manusia telah berevolusi menjadi sosok yang tidak lagi dapat merasakan berbagai gejolak emosi, Equals memulai pengisahannya ketika Silas (Nicholas Hoult) mulai merasakan adanya perubahan dalam dirinya. Oleh tim medis, Silas kemudian divonis terkena epidemi Switched On Syndrome dimana para korbannya mulai dapat kembali merasakan berbagai rangsangan gejolak emosi dalam diri mereka. Karena penyakitnya masih berada pada stadium awal, Silas hanya diwajibkan untuk mengkonsumsi pengobatan yang telah diberikan serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara regular. Namun, oleh dorongan emosi yang kembali muncul dalam dirinya, Silas mulai merasakan hal-hal lain yang selama ini belum pernah ia rasakan, termasuk jatuh cinta. Continue reading Review: Equals (2016)

Review: The Host (2013)

the-host-header

Stephenie Meyer memulai masa kejayaannya ketika seri novel The Twilight Saga (2005 – 2008) yang ia tulis diadaptasi ke layar lebar oleh Hollywood. Meskipun kebanyakan bagian film seri tersebut mendapatkan kritikan tajam dari kritikus film Hollywood – khususnya akibat dialog maupun deretan adegan romansa cheesy yang terus mewarnai film seri tersebut, lima seri film The Twilight Saga (2008 – 2012) berhasil meraih kesuksesan komersial luar biasa dengan total pendapatan sebesar lebih dari US$3 milyar serta menjadi sebuah pop culture phenomenon bagi banyak kalangan muda. Tentu saja… ketika Meyer kemudian merilis The Host (2008)  – yang pada dasarnya masih merupakan sebuah novel bertema kisah cinta segitiga namun hadir dengan balutan penceritaan bernuansa science fiction yang lebih dewasa, Hollywood jelas tidak akan melewatkan kesempatan untuk mengulang kembali kesuksesan luar biasa tersebut begitu saja. Namun… can the lightning really strikes the same place twice?

Continue reading Review: The Host (2013)