Tag Archives: Sarah Silverman

Review: Space Jam: A New Legacy (2021)

Setelah sukses besar yang diraih oleh Space Jam (Joe Pytka, 1996) – termasuk kesuksesan fenomenal yang diraih oleh lagu temanya, I Believe I Can Fly, yang dibawakan R. Kelly – Warner Bros. Pictures memang telah langsung bersiap untuk memproduksi sekuelnya. Namun, ketika Michael Jordan – yang kepopulerannya sebagai atlet basket di kala itu memang menjadi salah satu kunci krusial bagi kesuksesan komersial yang berhasil diraih Space Jam – memutuskan untuk tidak lagi terlibat, Warner Bros. Pictures lantas juga memilih untuk tidak lagi meneruskan proses pembuatan sekuel Space Jam. Tahun demi tahun berlalu, ide akan pembuatan sekuel bagi Space Jam terus muncul dan sempat melibatkan nama-nama sejumlah atlet popular seperti Jeff Gordon dan Tiger Woods atau aktor Jackie Chan. Baru di tahun 2014, ketika nama bintang basket LeBron James mulai diikutsertakan, proses pembuatan sekuel bagi Space Jam kembali berjalan. Menunjuk Malcolm D. Lee (Scary Movie 5, 2013) untuk duduk di kursi penyutradaraan, sekuel yang kemudian diberi judul Space Jam: A New Legacy memulai proses produksinya di tahun 2019 dengan kembali menghadirkan deretan karakter animasi Looney Tunes seperti Bugs Bunny, Daffy Duck, Sylvester, Tasmanian Devil, hingga Road Runner. Continue reading Review: Space Jam: A New Legacy (2021)

Review: Ralph Breaks the Internet (2018)

Merupakan kali pertama Walt Disney Animation Studios memproduksi sebuah sekuel bagi film animasinya setelah sebelumnya merilis Fantasia 2000 (Don Hahn, Pixote Hunt, Hendel Butoy, Eric Goldberg, James Algar, Francis Glebas, Paul Brizzi, Gaëtan Brizzi, 1999) yang merupakan sekuel dari Fantasia (Samuel Armstrong, James Algar, Bill Roberts, Paul Satterfield, Ben Sharpsteen, David D. Hand, Hamilton Luske, Jim Handley, Ford Beebe, T. Hee, Norman Ferguson, Wilfred Jackson, 1940), Ralph Breaks the Internet kembali menempatkan sutradara Wreck-It Ralph (2012), Richard Moore untuk duduk di kursi penyutradaraan dengan bantuan dari Phil Johnston yang juga bertugas sebagai penulis naskah film ini bersama dengan Pamela Ribon (Smurfs: The Lost Village, 2017). Layaknya sebuah sekuel, Ralph Breaks the Internet memberikan sebuah semesta pengisahan yang lebih luas bagi karakter-karakternya namun tetap mempertahankan elemen cerita tentang persahabatan yang telah menjadi fokus utama semenjak film pendahulunya. Tidak mengherankan bila Ralph Breaks the Internet mampu hadir dengan tata pengisahan dan karakterisasi yang lebih berwarna sekaligus dengan ikatan emosional kepada penonton yang lebih kuat. Continue reading Review: Ralph Breaks the Internet (2018)

Review: Wreck-It Ralph (2012)

Walt Disney Animation Studios sepertinya telah banyak belajar begitu banyak hal dari kerjasama mereka dengan Pixar Animation Studios. Setelah film-film animasi seperti Tangled (2010) dan The Princess and the Frog (2009), yang masih mempertahankan pola penceritaan tradisional khas Walt Disney namun mulai mendekati tampilan visual khas Pixar, Wreck-It Ralph sepertinya menandai masa dimana Walt Disney mulai mampu menghasilkan film animasi dengan jalan penceritaan yang lebih modern dan imajinatif namun, tentu saja, tetap mempertahankan kehangatan tampilan jalan cerita seperti yang selalu dilakukan film-film produksi Walt Disney sebelumnya. Sebuah paduan kuat yang jelas akan membuat bendera Walt Disney Animation Studios kembali berkibar di tengah panasnya persaingan film-film animasi di Hollywood.

Continue reading Review: Wreck-It Ralph (2012)

Review: The Muppets (2011)

Disiarkan pertama kali sebagai sebuah serial televisi pada tahun 1976, The Muppet Show kemudian tumbuh menjadi sebuah acara keluarga yang mendapatkan begitu banyak penggemar berkat penulisan jalan cerita bernuansa komedi yang dinilai benar-benar cerdas sekaligus menghibur – dan ditambah dengan konsistensi untuk menghadirkan para bintang Hollywood ternama sebagai bintang tamu di setiap episodenya. Acara serial komedi musikal tersebut kemudian tumbuh dan berkembang menjadi salah satu franchise yang paling dikenal di dunia dan terus mampu mempertahankan kepopulerannya dengan perilisan film, serial televisi maupun album musik yang memanfaatkan nama The Muppets hingga saat ini. Setelah terakhir kali merilis Muppet from Space di tahun 1999, The Muppets hadir lagi untuk memuaskan kerinduan para penggemarnya dengan merilis sebuah film layar lebar yang diberi judul cukup sederhana, The Muppets.

Continue reading Review: The Muppets (2011)