Tag Archives: Rizky Mocil

Review: Perburuan (2019)

Seperti halnya Bumi Manusia (Hanung Bramantyo, 2019), Perburuan adalah sebuah film yang naskah ceritanya diadaptasi dari novel yang ditulis oleh Pramoedya Ananta Toer. Jika Bumi Manusia memuat kisah yang berlatarbelakang masa penjajahan yang dilakukan oleh Belanda, Perburuan menghadirkan ceritanya pada momen-momen terakhir penjajahan Jepang di tanah Indonesia. Fokus penceritaannya sendiri berada pada karakter Hardo (Adipati Dolken), seorang mantan pemimpin peleton Pembela Tanah Air yang bersama dengan rekan-rekan yang sepemikiran dengannya kemudian melakukan pemberontakan demi menuntut kemerdekaan Indonesia dari Jepang. Sial, usaha pemberontakan tersebut mendapatkan pengkhianatan dan gagal terlaksana. Tentara Jepang jelas tidak tinggal diam. Hardo dan rekan-rekannya diburu dan terancam akan mendapatkan hukuman berat. Hardo berhasil melarikan diri. Selama beberapa waktu, Hardo terus berlari dan mengasingkan dirinya dari keramaian. Bukan perkara mudah. Kesendirian diri dan rasa rindu pada sosok orang-orang yang dicintai secara perlahan mulai membuat Hardo kehilangan akal sehatnya. Continue reading Review: Perburuan (2019)

Review: Love for Sale (2018)

Siapa yang tidak akan terpesona dengan sosok Arini Kusuma (Della Dartyan)? Figur fisiknya jelas akan mampu menggoda setiap pecinta wanita yang mengenalnya. Tidak hanya itu, Arini adalah sosok yang memiliki kepribadian yang juga mampu tampil memikat – mulai dari pengetahuannya soal dunia sepakbola, keahlian memasak, hingga urusan ranjang. Namun, berbeda dengan gadis-gadis lainnya, Arini bukanlah sosok wanita yang dapat ditemukan di sembarang tempat. Oleh Richard Achmad (Gading Marten) – sesosok pria yang telah terlalu lama hidup menyendiri, Arini Kusuma ditemukan di sebuah aplikasi percintaan yang membiarkan penggunanya untuk bertemu dengan gadis impiannya setelah mereka membayar sejumlah uang. Richard Achmad sendiri awalnya hanya ingin Arini Kusuma menemaninya ke sebuah pesta pernikahan sahabatnya. Daya tarik Arini Kusuma-lah yang secara perlahan mengubah kehidupan Richard Achmad dan membuatnya mampu merasakan sebuah perasaan cinta yang sebenarnya telah sangat lama tidak pernah dirasakannya. Continue reading Review: Love for Sale (2018)

Review: Poconggg Juga Pocong (2011)

Poconggg adalah salah satu fenomena dunia maya yang kemudian berhasil mengembangkan sayap popularitasnya ke dunia nyata. Berawal sebagai sebuah akun Twitter yang memparodikan kehidupan sesosok pocong – sejenis makhluk mistis yang begitu populer untuk dijadikan subjek penceritaan dalam film-film horor Indonesia, kepopuleran sosok Poconggg kemudian membuat sang penciptanya, Arief Muhammad, mendapatkan kesempatan untuk menuangkan segala kisah-kisah komikal sang karakter Poconggg dalam bentuk sebuah buku yang berjudul Poconggg Juga Pocong (2011). Penulisan jalan cerita yang penuh dengan nuansa komedi yang segar, serta penggemar setia yang semenjak lama telah mengikuti akun Twitter Poconggg, berhasil membuat buku Poconggg Juga Pocong menjadi salah satu buku dengan penjualan terlaris dan tercepat di Indonesia. Tidak mengherankan jika beberapa produser film secara sigap kemudian mencoba untuk menterjemahkan kepopuleran karakter Poconggg tersebut ke dalam bentuk sebuah film.

Continue reading Review: Poconggg Juga Pocong (2011)