Tag Archives: Richard Kind

Review: Argo (2012)

argo-header

Diadaptasi oleh Chris Terrio dari buku The Master of Disguise (Antonio J. Mendez, 2000) dan artikel majalah Wired, Escape from Tehran: How the CIA Used a Fake Sci-Fi Flick to Rescue Americans from Iran (Joshuah Bearman, 2007), Argo bercerita tentang kisah nyata mengenai Revolusi Iran yang terjadi pada tahun 1979. Saat itu, hubungan diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat sedang berada di ujung tanduk akibat keputusan pemerintah Amerika Serikat yang memberikan suaka politik bagi mantan pemimpin Iran yang dianggap telah memberikan banyak kesengsaraan bagi rakyat negaranya, Mohammad Reza Pahlavi. Puncaknya, pada tanggal 4 November 1979, ribuan demonstran anti pemerintahan Amerika Serikat menyerbu masuk ke dalam gedung kedutaan besar Amerika Serikat di Tehran, Iran. Lebih dari 50 pegawai kedutaan besar Amerika Serikat kemudian dijadikan sebagai tawanan. Namun, enam orang diantaranya berhasil melarikan diri dan kemudian bersembunyi di kediaman Duta Besar Kanada untuk Iran, Ken Taylor (Victor Garber).

Continue reading Review: Argo (2012)

Review: Cars 2 (2011)

Seandainya Pixar bukanlah sebuah rumah produksi animasi yang menghasilkan film-film seperti The Incredibles (2007), WALL•E (2008), Up (2009) dan Toy Story 3 (2010), mungkin tidak akan ada seorangpun yang memandang sebelah mata terhadap Cars 2. Namun, seperti yang telah diketahui setiap penggemar film di dunia, semenjak merilis Toy Story di tahun 1995, Pixar telah tumbuh menjadi sebuah trademark akan sebuah kualitas film animasi bercitarasa tinggi yang sulit untuk disaingi rumah produksi lainnya. Di empat tahun terakhir, Pixar secara perlahan lebih meningkatkan kualitas penulisan naskah cerita film-filmnya, dengan menjadikan film-film seperti WALL•E, Up dan Toy Story 3 terkadang bahkan lebih mampu menguras emosi penontonnya jika dibandingkan dengan film-film non-animasi yang dirilis pada tahun bersamaan.

Continue reading Review: Cars 2 (2011)

Review: Toy Story 3 (2010)

Bagaimana Pixar selalu melakukannya? Merilis sebuah film animasi setiap tahunnya yang selalu berhasil mendapatkan klaim universal dari para penggemarnya dan berbagai tanggapan positif dari seluruh kritikus film dunia. Dan hal ini tidak hanya sekali maupun dua kali dilakukan oleh anak perusahaan Walt Disney Pictures ini. Mereka telah melakukannya sebanyak sepuluh kali pada sepuluh film layar lebar yang telah mereka rilis semenjak tahun 1995. Tanpa noda. Tanpa cela. Bagaimana mereka melakukannya?

Continue reading Review: Toy Story 3 (2010)

Review: A Serious Man (2009)

Selepas kemenangan mereka di ajang The 81st Annual Academy Awards lewat film No Country for Old Men, yang berhasil memberikan mereka 4 buah piala Oscar, termasuk untuk kategori Best Picture dan Best Director, Joel David Coen dan Ethan Jesse Coen, yang dikenal sebagai Coen Brothers, sempat merilis film komedi komersial Burn After Reading di tahun 2008, yang cukup sukses selama masa peredarannya.

Continue reading Review: A Serious Man (2009)