Tag Archives: Richard Cabral

Review: Peppermint (2018)

Diarahkan oleh Pierre Morel (Taken, 2008) berdasarkan naskah cerita yang ditulis oleh Chad St. John (London Has Fallen, 2016), Peppermint memulai pengisahannya dengan sebuah tragedi ketika Riley North (Jennifer Garner) harus kehilangan suami, Chris North (Jeff Hephner), dan putri mereka, Carly (Cailey Fleming), setelah keduanya tewas terbunuh oleh gempuran tembakan dari sekelompok penjahat anggota kartel narkotika dan obat-obatan terlarang pimpinan Diego Garcia (Juan Pablo Raba). Tidak berhenti disana, akibat pengaruh Diego Garcia yang begitu besar, tidak seorang pun saksi yang mau membela Riley North dalam proses hukum untuk menangkap Diego Garcia beserta anggota organisasi kriminalnya. Pengadilan lantas memilih untuk menutup kasus tersebut dengan dasar kurangnya bukti maupun saksi yang dapat mendukung berlanjutnya proses hukum tersebut. Riley North tidak tinggal diam dan menyerah. Lima tahun semenjak kematian suami dan anaknya, Riley North mulai menyusun rencana untuk mendapatkan keadilan dari para penegak hukum yang dinilai telah meninggalkan dirinya dan, tentu saja, Diego Garcia dan kawanan kriminalnya yang telah menyengsarakan kehidupannya. Continue reading Review: Peppermint (2018)

Advertisements

Review: Paranormal Activity: The Marked Ones (2014)

Paranormal Activity: The Marked Ones (Paramount Pictures/Blumhouse Productions/Room 101/Solana Films, 2014)
Paranormal Activity: The Marked Ones (Paramount Pictures/Blumhouse Productions/Room 101/Solana Films, 2014)

Because this is Hollywood, and if something kind of works, they’ll just keep doing it until everybody hates it!”

Kutipan tersebut berasal dari Tina Fey yang menyinggung mengenai dirinya dan Amy Poehler yang kembali diundang oleh Hollywood Foreign Press Association untuk kembali membawakan ajang penghargaan Golden Globes beberapa waktu yang lalu. And it’s fucking true! Hollywood, saudara-saudara, tidak akan berhenti mengeksploitasi sebuah produk jika produk tersebut masih terus digemari (baca: digilai) oleh para konsumennya. They’re all about the money after all. Mungkin hal tersebut adalah satu-satunya alasan rasional yang dapat menjelaskan keberadaan setiap seri terbaru dari franchise Paranormal Activity (2009 – 2012). Para kritikus film dunia jelas telah merasa kelelahan dengan formula horor yang terus menerus diulang di setiap seri franchise ini. Pun begitu, apa mau dikata, penonton sepertinya terus saja rela menghabiskan uang dan waktu mereka untuk mendapatkan sensasi ketakutan yang sama dari setiap seri Paranormal Activity.

Continue reading Review: Paranormal Activity: The Marked Ones (2014)

Review: The Counselor (2013)

the-counselor-header

Setelah sebelumnya bekerjasama lewat Prometheus (2012), Michael Fassbender kini kembali berada di bawah arahan Ridley Scott untuk film terbaru yang diarahkannya, The Counselor. Dalam film ini, Fassbender berperan sebagai seorang pengacara tampan dan sukses yang dalam kesehariannya dipanggil dengan sebutan sang konselor – dan nama karakternya sama sekali tidak pernah diungkap hingga akhir film. Atas saran sahabatnya, seorang pengusaha – sekaligus pengedar obat-obatan terlarang, Reiner (Javier Bardem), yang selalu menilai bahwa sang konselor kurang mampu mengembangkan harta dan posisi yang dimilikinya saat ini, sang konselor lalu memutuskan untuk turut terlibat dalam perdagangan obat-obatan terlarang yang menjanjikan keuntungan sangat besar.  Meskipun menguntungkan, rekan bisnis sang konselor, Westray (Brad Pitt), mengingatkan bahwa bisnis haram tersebut sangat beresiko tinggi mengingat sang konselor akan berhubungan langsung dengan kartel obat-obatan terlarang asal Meksiko yang dikenal tidak ragu untuk mengambil tindakan kekerasan jika mereka merasa dirinya terancam. Tetap saja, sang konselor memilih untuk terjun dan terlibat dalam bisnis perdagangan gelap tersebut.

Continue reading Review: The Counselor (2013)