Tag Archives: Praz Teguh

Review: Kulari ke Pantai (2018)

Mira Lesmana dan Riri Riza – yang mungkin merupakan kolaborasi produser dan sutradara paling berpengaruh di industri film Indonesia – kembali hadir dengan film terbaru mereka, Kulari ke Pantai. Berdasarkan naskah cerita yang ditulis Lesmana dan Riza bersama dengan Gina S. Noer (Posesif, 2017) dan Arie Kriting (5 Cowok Jagoan: Rise of the Zombies, 2017), Kulari ke Pantai berkisah mengenai rencana roadtrip yang akan dilakukan oleh pasangan ibu dan anak, Uci (Marsha Timothy) dan Sam (Maisha Kanna), menuju Pantai G-Land di Banyuwangi, Jawa Timur, sepulangnya mereka dari menghadiri acara ulang tahun ibu Uci di Jakarta. Rencana tersebut mengalami sedikit perubahan setelah kakak ipar Uci, Kirana (Karina Suwandi), kemudian menitipkan puterinya, Happy (Lil’li Latisha), untuk turut serta dalam roadtrip yang akan dilakukan Uci dan Sam dengan harapan agar Happy dapat memperbaiki kembali hubungannya yang telah renggang dengan Sam. Jelas saja, perjalanan darat Uci dan Sam dimulai dengan canggung akibat Happy yang lebih memilih untuk terus bercengkerama dengan telepon genggamnya daripada berusaha untuk berkomunikasi dengan Uci maupun Sam. Namun, seiring dengan persinggahan demi persinggahan yang dilakukan Uci dan Sam pada setiap kota yang mereka lalui dalam perjalanan tersebut, hubungan Sam dan Happy secara perlahan mulai mencair dan diwarnai dengan berbagai kejutan manis. Continue reading Review: Kulari ke Pantai (2018)

Advertisements

Review: Surau dan Silek (2017)

Merupakan debut pengarahan dari Arief Malinmudo – yang juga bertugas sebagai penulis naskah cerita bagi film ini, Surau dan Silek berkisah tentang tiga anak laki-laki, Adil (Muhammad Razi), Kurip (Bintang Khairafi), dan Dayat (Bima Jousant), yang baru saja ditinggal pelatih silat mereka, Rustam (Gilang Dirga), beberapa bulan sebelum ketiganya mengikuti sebuah kejuaraan. Tidak menyerah begitu saja, ketiganya lantas memulai usaha mereka untuk mencari seorang guru silat yang baru. Beruntung, melalui perantaraan teman sekelas mereka, Rani (Randu Arini), ketiganya dikenalkan kepada Johar (Yusril Katil), seorang penulis sekaligus dosen yang dahulunya juga merupakan seorang juara silat. Walau awalnya Johar merasa enggan untuk melatih ketiga anak tersebut karena motivasi mereka dalam mempelajari silat hanya untuk memenangkan sebuah kompetisi, Johar secara perlahan berhasil memberikan didikan arti silat sebenarnya sekaligus melatih Adil, Kurip, dan Dayat untuk mampu bersaing dalam pertandingan yang akan mereka ikuti. Continue reading Review: Surau dan Silek (2017)