Tag Archives: Pedro Pascal

Review: Wonder Woman 1984 (2020)

Jika Wonder Woman (Patty Jenkins, 2017) bercerita tentang asal-usul serta latar belakang kehidupan dari karakter Diana Prince/Wonder Woman (Gal Gadot) maka Wonder Woman 1984 membawa pengisahan sang karakter utama ke satu periode dalam kehidupannya pada tahun 1984. Dikisahkan, Diana Prince bekerja sebagai seorang antropolog di kota Washington, D.C. sembari, tentu saja, meneruskan tugasnya untuk memerangi tindak kejahatan dengan menggunakan identitasnya sebagai Wonder Woman. Satu hari, ketika ia sedang mengobrol dengan rekan kerjanya yang merupakan seorang arkeolog, Barbara Minerva (Kristen Wiig), keduanya membahas tentang penemuan sebuah batu kuno misterius yang dikenal dengan nama Dreamstone karena disebut-sebut dapat mewujudkan tiap keinginan dari orang yang memegangnya. Tanpa disengaja, Diana Prince dan Barbara Minerva lantas mengungkapkan harapannya – yang nantinya akan terwujud dan memberikan konflik tersendiri bagi keduanya. Kehadiran Dreamstone ternyata juga memikat perhatian seorang pengusaha bernama Maxwell Lord (Pedro Pascal) yang berusaha untuk mendapatkan batu tersebut untuk mewujudkan berbagai ambisinya. Continue reading Review: Wonder Woman 1984 (2020)

Review: The Equalizer 2 (2018)

Dirilis pada tahun 2014, The Equalizer berhasil memberikan kejutan ketika film yang kembali mempertemukan sutradara Antoine Fuqua dengan aktor Denzel Washington setelah kerjasama mereka lewat Training Day (2001) tersebut berhasil meraih kesuksesan komersial yang cukup besar – meskipun harus menghadapi reaksi medioker dari para kritikus film dunia. Dengan biaya produksi yang “hanya” mencapai US$73 juta, The Equalizer mampu membukukan pendapatan sebesar lebih dari US$192 juta dari masa perilisannya di seluruh dunia. Tidak mengherankan jika kemudian Columbia Pictures kembali menugaskan Fuqua untuk memimpin proses produksi sekuel The Equalizer dan, tentu saja, dengan tetap menghadirkan Washington sebagai bintang utamanya. Juga menghadirkan naskah cerita yang kembali digarap oleh Richard Wenk (Jack Reacher: Never Go Back, 2016), mampukah film yang diadaptasi dari serial televisi berjudul sama ini kembali mengulang kesuksesannya? Continue reading Review: The Equalizer 2 (2018)

Review: The Great Wall (2016)

Setelah tampil intim dan personal dalam film terakhirnya, Coming Home (2014), sutradara Zhang Yimou kembali menyajikan sebuah drama aksi epik bernuansa sejarah lewat The Great Wall. Dengan biaya produksi yang mencapai US$150 juta – yang sekaligus menempatkan film ini menjadi film dengan biaya produksi termahal di sepanjang sejarah industri perfilman China – Zhang jelas dapat dengan cukup mudah meracik barisan visual bernuansa megah nan memukau yang seringkali menjadi ciri khas film-film buatannya. Dan benar saja. The Great Wall hadir dengan tampilan visual yang begitu memikat – mulai dari desain kostum yang digunakan oleh para karakternya, tata artistik yang meyakinkan sekaligus adegan peperangan yang mampu dikemas apik dan sekilas dapat mengingatkan penontonnya pada adegan peperangan yang dihadirkan Peter Jackson dalam trilogi The Lord of the Rings (2001 – 2003). Namun bagaimana dengan cerita yang ditawarkan? Continue reading Review: The Great Wall (2016)