Tag Archives: Paul Dooley

Review: Cars 3 (2017)

Do we need another Cars movie? No, really. Do we need another one? Walaupun dilahirkan dari keluarga besar Pixar Animated Studios, seri film Cars (2006 – 2011) seringkali dipandang sebagai produk terlemah (kurang difavoritkan?) dalam barisan film-film yang dihasilkan oleh rumah produksi film animasi milik Walt Disney Pictures tersebut. Meskipun begitu, tidak dapat disangkal, dua film Cars – serta dua film sempalannya, Planes (Klay Hall, 2013) dan Planes: Fires and Rescue (Roberts Gannaway, 2014) – berhasil memberikan kesuksesan komersial yang cukup besar. Tercatat, dari empat film yang berada dalam seri film Cars dan dibuat dengan total biaya produksi “hanya” sebesar US$420 juta, Pixar Animated Studios dan Walt Disney Pictures berhasil meraup raihan komersial sebesar lebih dari US$1,3 milyar dari perilisannya di seluruh dunia – dan pendapatan tersebut masih belum termasuk dari penjualan merchandise dari seri film ini yang dilaporkan bahkan telah mencapai lebih dari US$10 milyar. So do we need another Cars movie? Bagaimanapun pendapat Anda, Pixar Animated Studios dan Walt Disney Pictures adalah sebuah usaha bisnis yang jelas tidak akan melepaskan sebuah kesempatan untuk mendapatkan keuntungan begitu saja. Continue reading Review: Cars 3 (2017)

Advertisements

Review: Cars 2 (2011)

Seandainya Pixar bukanlah sebuah rumah produksi animasi yang menghasilkan film-film seperti The Incredibles (2007), WALL•E (2008), Up (2009) dan Toy Story 3 (2010), mungkin tidak akan ada seorangpun yang memandang sebelah mata terhadap Cars 2. Namun, seperti yang telah diketahui setiap penggemar film di dunia, semenjak merilis Toy Story di tahun 1995, Pixar telah tumbuh menjadi sebuah trademark akan sebuah kualitas film animasi bercitarasa tinggi yang sulit untuk disaingi rumah produksi lainnya. Di empat tahun terakhir, Pixar secara perlahan lebih meningkatkan kualitas penulisan naskah cerita film-filmnya, dengan menjadikan film-film seperti WALL•E, Up dan Toy Story 3 terkadang bahkan lebih mampu menguras emosi penontonnya jika dibandingkan dengan film-film non-animasi yang dirilis pada tahun bersamaan.

Continue reading Review: Cars 2 (2011)