Tag Archives: Pat Healy

Review: Run (2020)

Wajar jika Diane Sherman (Sarah Paulson) bersikap begitu overprotektif terhadap putri semata wayangnya, Chloe Sherman (Kiera Allen). Diane Sherman melahirkan putrinya dalam kondisi prematur – sebuah kondisi yang hampir saja merenggut nyawa sang anak sekaligus memberikannya penyakit bawaan yang membuat jantung, darah, serta tulangnya tidak dapat berfungsi secara normal. Terlepas dari berbagai kelemahan kondisi fisik tersebut, Diane Sherman mampu membesarkan anaknya layaknya anak-anak kebanyakan. Bahkan, di usia yang kini menginjak 17 tahun, Chloe Sherman tengah bersiap untuk meninggalkan sang ibu guna melanjutkan pendidikannya di bangku kuliah. Namun, kecurigaan muncul pada diri Chloe Sherman setelah ia menemukan sebuah obat yang sebenarnya diresepkan pada sang ibu diberikan kepadanya. Kecurigaan tersebut secara perlahan menimbulkan berbagai pertanyaan pada diri Chloe Sherman tentang berbagai perbuatan yang selama ini dilakukan oleh sang ibu kepada dirinya. Continue reading Review: Run (2020)

Review: The Post (2017)

This review was originally published on December 27, 2017 and being republished as the movie hits Indonesian theaters today.

Di tahun 1971, Amerika Serikat (dan dunia) dihebohkan dengan perilisan dokumen-dokumen rahasia milik negara di halaman depan harian The New York Times yang memuat detil keterlibatan Amerika Serikat dalam Perang Vietnam mulai dari tahun 1945 hingga tahun 1967. Yang membuat banyak warga negara Amerika Serikat lebih murka lagi, dalam dokumen yang kemudian dikenal dengan sebutan Pentagon Papers tersebut, terdapat sebuah analisa yang mengungkapkan fakta dan data bahwa pasukan militer Amerika Serikat sebenarnya tidak memiliki kesempatan untuk memenangkan Perang Vietnam – sebuah kenyataan yang diketahui dan kemudian disembunyikan oleh empat Presiden Amerika Serikat di kala itu: Harry S. Truman, Dwight D. Eisenhower, John F. Kennedy, dan Lyndon B. Johnson. Alasan mengapa pemerintahan Amerika Serikat tetap bertahan di Perang Vietnam? Sederhana: menghindari diri dari rasa malu atas sebuah kekalahan di medan perang. Continue reading Review: The Post (2017)

Review: The Innkeepers (2012)

Sama seperti yang ia tunjukkan lewat The House of the Devil (2009), Ti West menghadirkan The Innkeepers dengan atmosfer film horor di era ‘80an yang sangat kental. Beberapa orang mungkin akan memandang teknik ini sebagai sebuah topeng bagi ketidakmampuan West untuk menghadirkan sebuah cara penceritaan baru dalam film-filmnya. Namun West sepertinya sangat tahu dengan apa yang ia kerjakan. The Innkeepers memang tidak menghadirkan sebuah formula penceritaan horor yang baru – bahkan, bagi beberapa orang, akan terasa berjalan terlalu lama dalam menghantarkan elemen horor utamanya. Pun begitu, West mampu menyajikan momen-momen kuat dalam film ini yang kemudian menjadikan The Innkeepers berhasil bekerja dengan baik kepada para penontonnya.

Continue reading Review: The Innkeepers (2012)