Tag Archives: P. J. Byrne

Review: Green Book (2018)

Berlatar belakang di tahun 1960an ketika perlakuan diskriminasi dan segregasi terhadap orang-orang kulit berwarna di Amerika Serikat masih berlangsung, film terbaru arahan Peter Farrelly (The Three Stooges, 2012), Green Book, memulai pengisahannya ketika mantan penjaga klub malam yang merupakan seorang Italia-Amerika, Frank “Tony Lip” Vallelonga (Viggo Mortensen), dipekerjakan oleh seorang musisi jazz berdarah Afrika-Amerika, Don Shirley (Mahershala Ali), untuk menjadi supir sekaligus penjaga keamanannya ketika sedang melakukan tur keliling Amerika Serikat yang akan berjalan selama delapan minggu. Jelas bukan sebuah pekerjaan yang mudah. Selain keduanya harus bersiap menghadapi berbagai kendala yang akan muncul akibat identitas ras yang dimiliki Don Shirley, Frank “Tony Lip” Vallelonga dan Don Shirley sendiri seringkali merasa bahwa mereka bukanlah rekan kerja yang tepat akibat berbagai perbedaan yang ada dalam kepribadian mereka. Namun, menghabiskan masa selama delapan minggu bersama, keduanya mulai saling mengenal, membuka diri, dan bahkan melindungi satu sama lain. Continue reading Review: Green Book (2018)

Review: Rampage (2018)

Merupakan kali ketiga sutradara Brad Peyton mengarahkan aktor Dwayne Johnson – setelah Journey 2: The Mysterious Island (2012) dan San Andreas (2015) yang sama-sama mendapatkan tinjauan buruk dari mayoritas kritikus film dunia namun berhasil meraih kesuksesan komersial yang cukup besar sepanjang masa rilisnya, Rampage merupakan sebuah film yang deretan karakter dan konfliknya diadaptasi dari permainan video popular berjudul sama yang diproduksi oleh Midway Games. Well… mereka yang tidak begitu menggemari dua film hasil kerjasama Peyton dan Johnson sebelumnya seharusnya tidak berharap banyak pada Rampage. Seperti halnya Journey 2: The Mysterious Island dan San Andreas, Rampage menitikberatkan presentasi ceritanya pada tampilan visual yang megah dengan seringkali mengenyampingkan fungsi kehadiran cerita dan karakter. Terdengar menyenangkan? Continue reading Review: Rampage (2018)

Review: The Campaign (2012)

Tentu saja Hollywood tidak akan melewatkan pelaksanaan pemilihan umum di Amerika Serikat begitu saja! D’oh! Dan, tentu saja, tidak ada cara yang lebih baik untuk merayakan pesta demokrasi tersebut dengan merilis sebuah film komedi yang menyindir secara kuat bagaimana tingkah laku para politisi di negara Paman Sam (dan dunia?) ketika mereka sedang berusaha untuk menarik perhatian rakyat: mulai dari memanfaatkan pengaruh agama, melakukan berbagai tindakan sosial, membuka dan menyebarkan aib dari lawan politik hingga melakukan kecurangan teknis ketika berlangsungnya pemilu. Hey… all is fair in love and war… and politics, of course. Dan The Campaign yang diarahkan oleh Jay Roach (Meet the Parents: Little Fockers, 2010) harus diakui mampu menghadirkan guyonan-guyonan politik tersebut dengan cukup menghibur… meskipun naskah ceritanya terasa berjalan monoton dan cenderung datar di beberapa bagian.

Continue reading Review: The Campaign (2012)

Review: Final Destination 5 (2011)

Dengan premis mengenai para karakter yang berusaha untuk menghindari (baca: mencurangi) datangnya kematian yang menghantui mereka – yang awalnya merupakan sebuah naskah cerita karya Jeffrey Reddick untuk serial televisi popular, The X-Files (1993 – 2002), yang belum pernah diproduksi sebelumnya –  Final Destination (2000) kemudian berkembang menjadi sebuah franchise horor remaja yang mampu menarik perhatian begitu banyak penggemar film dunia. Sayangnya, penggunaan premis yang sama secara berulangkali dalam setiap seri franchise Final Destination, justru yang akhirnya membuat franchise ini lama-kelamaan terasa begitu monoton, walau sepertinya setiap orang tetap penasaran untuk menonton lanjutan seri ini demi melihat jenis kematian apalagi yang akan ditawarkan para produser franchise Final Destination kepada mereka.

Continue reading Review: Final Destination 5 (2011)