Tag Archives: O’Shea Jackson Jr.

Review: Godzilla: King of the Monsters (2019)

Lima tahun setelah perilisan Godzilla (Gareth Edwards, 2014) – dengan Kong: Skull Island (Jordan Vogt-Roberts, 2017) berada diantaranya – Legendary Entertainment melanjutkan perjalanan semesta pengisahan MonsterVerse-nya dengan merilis Godzilla: King of the Monsters. Dengan naskah cerita yang ditulis oleh sutradara film ini, Michael Dougherty (Krampus, 2015), bersama dengan Zach Shields, Godzilla: King of the Monsters berkisah mengenai usaha sekelompok peneliti yang dipimpin oleh Dr. Ishirō Serizawa (Ken Watanabe) dan Dr. Vivienne Graham (Sally Hawkins) untuk menyelamatkan istri dan anak dari Dr. Mark Russell (Kyle Chandler), Dr. Emma Russell (Vera Farmiga) dan Madison Russell (Millie Bobby Brown), yang diculik oleh sekelompok aktivis lingkungan hidup pimpinan Colonel Alan Jonah (Charles Dance). Penculikan itu dilakukan oleh Colonel Alan Jonah didorong atas keberhasilan Dr. Emma Russell dalam menemukan sebuah alat yang dapat berkomunikasi dengan para monster kuno yang dahulu pernah menguasai Bumi dan kini kembali muncul dan menyebabkan terancamnya peradaban umat manusia. Colonel Alan Jonah ingin menguasai alat komunikasi tersebut justru untuk mendorong terjadinya penghapusan sebagian peradaban umat manusia agar Bumi dapat kembali menyeimbangkan komposisi para penghuninya. Thanos, is that you? Continue reading Review: Godzilla: King of the Monsters (2019)

Review: Long Shot (2019)

Setelah 50/50 (2011) – yang jelas merupakan film terbaik yang pernah ia arahkan hingga saat ini – dan The Night Before (2015), sutradara Jonathan Levine kembali berkolaborasi dengan aktor sekaligus/dan produser, Seth Rogen dan Evan Goldberg, untuk film terbaru arahannya, Long Shot. Merupakan sebuah drama komedi romansa, Long Shot berkisah tentang pertemuan kembali antara seorang jurnalis, Fred Flarsky (Rogen), dengan mantan pengasuhnya, Charlotte Field (Charlize Theron), yang kini telah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Amerika Serikat dan telah berencana untuk mencalonkan diri sebagai Presiden Amerika Serikat pada pemilihan umum selanjutnya. Berbekal kecerdasannya dalam menulis sekaligus pengalaman personal antara keduanya di masa lampau, Charlotte Field lantas meminta Fred Flarsky untuk ambil bagian menjadi salah satu anggota tim sukses kemenangan kampanye kepresidenannya. Keputusan tersebut ternyata berbuah manis. Secara perlahan, pidato-pidato yang dituliskan Fred Flarsky mampu menambah kepopuleran sekaligus elektabilitas dari Charlotte Field. Tidak berhenti disana, hubungan personal antara Fred Flarsky dan Charlotte Field juga tumbuh semakin dekat – hal yang kemudian dinilai tim sukses Charlotte Field sebagai sesuatu yang akan merusak reputasinya. Continue reading Review: Long Shot (2019)