Tag Archives: Opie Kumis

Review: Ghibah (2021)

Setelah sebelumnya mengembangkan film pendek Makmum menjadi film cerita panjang (Hadrah Daeng Ratu, 2019), Riza Pahlevi kembali bekerjasama dengan Vidya Talisa Ariestya untuk menggarap naskah cerita Ghibah. Juga melibatkan bantuan penulis naskah Aviv Elham (Jaga Pocong, 2018) dan sutradara Monty Tiwa (Pocong the Origin, 2019), naskah cerita Ghibah berkisah tentang sekelompok mahasiswa, Firly (Anggika Bolsterli), Arga (Verrell Bramasta), Reno (Jerry Likumahuwa), Ulfa (Arafah Rianti), Yola (Josephine Firmstone), dan Okta (Adila Fitri), yang saat ini juga bertugas untuk mengelola majalah kampus mereka. Tugas peliputan berita untuk majalah kampus yang mereka kelola menemui halangan setelah Okta secara mendadak tidak lagi dapat dihubungi atau ditemui oleh rekan-rekannya. Tidak sampai disitu, Firly dan Yola juga merasakan berbagai gangguan bernuansa mistis mulai menyelimuti keseharian mereka. Oleh pemilik kos yang mereka tempati, Mang Oppie (Opie Kumis) dan Umi Asri (Asri Welas), Firly, Ulfa, dan Okta diingatkan bahwa kejadian-kejadian buruk yang belakang menghantui mereka disebabkan oleh kegemaran mereka untuk bergunjing atau membicarakan aib orang lain. Continue reading Review: Ghibah (2021)

Review: Laundry Show (2019)

Diadaptasi dari novel The Laundry Show karangan Uki Lukas, film terbaru arahan Rizki Balki (A: Aku, Benci & Cinta, 2017), Laundry Show, berkisah mengenai Uki (Boy William) yang karena telah merasa jenuh dengan perjalanan karirnya kemudian memilih untuk berhenti dari pekerjaannya. Dengan modal semangat yang diberikan oleh seorang motivator terkenal dan inspirasi dari sang ibu yang sempat bekerja sebagai seorang tukang cuci, Uki lantas mendirikan usaha layanan binatu. Membangun dan memulai usaha sendiri jelas bukanlah pekerjaan yang gampang. Bahkan setelah Uki berhasil menemukan lokasi usaha yang tepat, berbagai perlengkapan kerja, hingga para karyawan yang dapat mendukung usaha layanan binatunya tersebut, Uki masih harus memutar otak untuk dapat mencari cara agar usaha layanan binatunya mampu menarik perhatian banyak konsumen. Namun, tantangan terbesar bagi usaha layanan binatu milik Uki datang ketika sebuah usaha layanan binatu lain yang lebih besar, didukung teknologi yang lebih modern, serta mampu menawarkan banyak potongan harga kemudian dibuka tepat di hadapan lokasi usaha layanan binatu milik Uki. Perseteruan antara Uki dengan pemilik usaha layanan binatu baru tersebut, Agustina (Giselle Anastasia), kemudian mulai memanas. Continue reading Review: Laundry Show (2019)

Review: Suzzanna: Bernapas dalam Kubur (2018)

Jelas tidak mudah untuk tidak memandang sebelah mata terhadap Suzzanna: Bernapas dalam Kubur dan menganggapnya hanya sebagai sebuah usaha murahan para produsernya untuk meraup kesuksesan komersial dengan cara memanfaatkan elemen nostalgia terhadap salah satu aktris film Indonesia paling ikonik tersebut. Dan jelas bukanlah sebuah prasangka yang salah pula – setidaknya kualitas yang ditampilkan dua seri Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! (Anggy Umbara, 2016 – 2017) serta Benyamin Biang Kerok (Hanung Bramantyo, 2018) layak mendapatkan prasangka tersebut. Seperti halnya dua film yang telah disebutkan sebelumnya, Suzzanna: Bernapas dalam Kubur juga bukanlah sebuah film yang jalan ceritanya mendaur ulang pengisahan yang dahulu pernah ditampilkan dalam film-film horor yang dibintangi Suzzanna. Film ini memilih untuk “mengekploitasi” berbagai karakteristik peran yang membuat Suzzanna menjadi aktris horor Indonesia yang ikonik dan membingkainya dengan struktur pengisahan yang baru – meskipun bukanlah bangunan pengisahan yang benar-benar terasa segar. And strangelyit works pretty well! Continue reading Review: Suzzanna: Bernapas dalam Kubur (2018)