Tag Archives: Olivia Colman

The 91st Annual Academy Awards Winners List

Berbekal lima nominasi yang diraihnya, Green Book berhasil menyingkirkan film-film favorit lain seperti The Favourite, Roma, A Star is Born, dan Bohemian Rhapsody untuk memenangkan Best Picture di ajang The 91st Annual Academy Awards. Selain memenangkan kategori paling prestisius di ajang penghargaan tersebut, Green Book juga berhasil meraih kemenangan di kategori Best Original Screenplay dan Best Actor in a Supporting Role untuk Mahershala Ali. Kemenangan Green Book, yang hadir tanpa nominasi Best Director, menandai kali kelima sebuah film dapat memenangkan Best Picture tanpa meraih nominasi Best Director mengikuti kemenangan Wings (William A. Wellman, Harry d’Abbadie d’Arrast, 1927), Grand Hotel (Edmund Goulding, 1932), Driving Miss Daisy (Bruce Beresford, 1989), dan Argo (Ben Affleck, 2012). Continue reading The 91st Annual Academy Awards Winners List

The 91st Annual Academy Awards Nominations List

The Favourite is the favourite! Film terbaru arahan sutradara Yorgos Lanthimos sukses menjadi film dengan raihan nominasi terbanyak di ajang The 91st Annual Academy Awards. The Favourite berhasil meraih sepuluh nominasi, termasuk nominasi di kategori Best Picture, Best Director untuk Lanthimos – yang menjadi nominasi Best Director perdana bagi sutradara kelahiran Yunani tersebut, Best Actress untuk Olivia Colman, Best Supporting Actress untuk Rachel Weisz dan Emma Stone, serta untuk Best Original Screenplay. Namun, The Favourite tidak melangkah sendirian. Film arahan Alfonso Cuarón, Roma, juga berhasil meraih jumlah perolehan nominasi yang sama dan bahkan akan turut bersaing dengan The Favourite dalam lima kategori utama yang telah disebutkan sebelumnya. Bergabung bersama The Favourite dan Roma dalam persaingan memperebutkan gelar Best Picture adalah Black Panther (Ryan Coogler, 2018), BlacKkKlansman (Spike Lee, 2018), Bohemian Rhapsody (Bryan Singer, 2018), Green Book (Peter Farrelly, 2018), A Star is Born (Bradley Cooper, 2018), dan Vice (Adam McKay, 2018). Continue reading The 91st Annual Academy Awards Nominations List

The 20 Best Movie Performances of 2018

What makes an acting performance so remarkable and/or memorable? Kemampuan seorang aktor untuk menghidupkan karakternya dan sekaligus menghantarkan sentuhan-sentuhan emosional yang dirasakan sang karakter jelas membuat sebuah penampilan akan mudah melekat di benak para penontonnya. Kadang bahkan jauh seusai penonton menyaksikan penampilan tersebut. Penampilan tersebut, tentu saja, tidak selalu membutuhkan momen-momen emosional megah nan menggugah. Bahkan, pada beberapa kesempatan, tidak membutuhkan durasi penampilan yang terlalu lama.

Berikut adalah dua puluh penampilan akting yang paling berkesan dalam sebuah film yang dirilis di sepanjang tahun 2018, termasuk sebuah penampilan yang At the Movies pilih sebagai Performance of the Year. Disusun secara alfabetis.

Continue reading The 20 Best Movie Performances of 2018

Review: Murder on the Orient Express (2017)

Jika judul Murder on the Orient Express terdengar sangat familiar bagi Anda… then yes… film arahan Kenneth Branagh (Cinderella, 2015) ini merupakan adaptasi terbaru dari novel misteri popular berjudul sama karangan Agatha Christie. Murder on the Orient Express sendiri telah beberapa kali diadaptasi ke media audio visual – termasuk sebuah film layar lebar arahan Sidney Lumet yang berhasil meraih kesuksesan komersial ketika dirilis pada tahun 1974 serta mendapatkan lima nominasi dan memenangkan Ingrid Bergman piala Oscar ketiganya di ajang The 47th Annual Academy Awards. Selain melakukan perubahan pada tatanan nama maupun latar belakang beberapa karakternya, versi terbaru Murder on the Orient Express arahan Branagh tidak menawarkan arah maupun sudut pengisahan yang benar-benar baru. Sebuah pilihan yang membuat versi terbaru dari Murder on the Orient Express memiliki atmosfer pengisahan whodunit tradisional yang kental namun tetap mampu tampil modern berkat pengarahan Branagh yang cukup kuat. Continue reading Review: Murder on the Orient Express (2017)

Review: The Iron Lady (2011)

The Iron Lady adalah sebuah film biopik yang mengisahkan mengenai perjalanan hidup Margaret Thatcher, salah satu tokoh politik wanita paling berpengaruh di dunia yang berhasil mencatatkan sejarah sebagai wanita pertama yang menduduki kursi Perdana Menteri di Inggris dan kemudian menjabat posisi tersebut selama lebih dari satu dekade. Jelas, dalam masa kepemimpinan yang panjang tersebut, Inggris telah melalui begitu banyak gejolak maupun intrik politik, ekonomi dan sosial dalam tatanan pemerintahan dan masyarakatnya. Pun begitu, The Iron Lady, yang diarahkan oleh Phyllida Lloyd (Mamma Mia!, 2008) dengan naskah yang dituliskan oleh Abi Morgan (Shame, 2011), sama sekali tidak memiliki kedalaman apapun dalam penceritaannya yang mampu membuat kehidupan Thatcher – yang dipenuhi banyak drama baik dalam kehidupan politik maupun pribadinya – terlihat menarik untuk disaksikan dalam sebuah film yang berdurasi sepanjang 105 menit.

Continue reading Review: The Iron Lady (2011)