Tag Archives: Oliver Phelps

Review: Last Night in Soho (2021)

Film teranyar arahan Edgar Wright (Baby Driver, 2017), Last Night in Soho, akan membawa penontonnya ke kehidupan malam di kota London, Inggris pada tahun 1960an – lengkap dengan iringan sejumlah lagu popular dari era tersebut seperti yang telah menjadi ciri khas film-film garapan Wright selama ini. Namun, perjalanan ke tahun 1960an tersebut dilalui melalui linimasa berlatar belakang waktu pengisahan di era dimana Kylie Jenner lebih dikenal daripada Kylie Minogue ketika seorang gadis muda yang bercita-cita untuk menjadi seorang perancang busana, Eloise Turner (Thomasin McKenzie), dibawa oleh alam mimpinya ke tahun 1960an dan menjalani kehidupan sebagai seorang gadis muda bernama Sandie (Anya Taylor-Joy) yang bercita-cita untuk menjadi seorang penyanyi terkenal. Awalnya, mimpi tersebut terasa bagaikan perjalanan indah. Dengan talentanya, Sandie berhasil direkrut untuk menjadi seorang penyanyi di sebuah klub malam terkenal di kota London. Kecantikan dan gaya busana Sandie juga memberikan inspirasi kepada Eloise Turner dalam deretan busana yang dirancangnya. Sial, ketika mimpi tersebut bercerita tentang karir Sandie yang berujung pada sebuah pengkhianatan, hidup yang dijalani oleh Eloise Turner juga perlahan menemui banyak permasalahan. Continue reading Review: Last Night in Soho (2021)

Review: Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 2 (2011)

This is it! Setelah sebuah usaha untuk sedikit memperpanjang usia franchise film Harry Potter dengan membagi dua bagian akhir dari kisah Harry Potter and the Deathly Hallows, dunia kini tampaknya harus benar-benar mengucapkan salam perpisahan mereka pada franchise yang telah berusia satu dekade dan memberikan tujuh seri perjalanan yang mengagumkan ini. Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 2 memiliki nada penceritaan yang menyerupai bagian awal kisahnya – yang sekaligus membuktikan bahwa Harry Potter and the Deathly Hallows adalah sebuah kesatuan penceritaan yang unik sekaligus akan memberikan efek emosional yang lebih mendalam jika diceritakan dalam satu bagian utuh. Pun begitu, dengan apa yang ia hantarkan di …The Deathly Hallows – Part 2, David Yates akan mampu memenuhi ekspektasi setiap orang tentang bagaimana final dari salah satu kisah yang paling dicintai di muka Bumi akan berakhir: EPIK!

Continue reading Review: Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 2 (2011)

Review: Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 1 (2010)

Sejujurnya, ide untuk membagi bagian akhir dari adaptasi dari kisah petualangan Harry Potter, Harry Potter and the Deathly Hallows, menjadi dua bagian adalah murni alasan komersial belaka daripada untuk menangkap seluruh esensi cerita dari novelnya. Hal ini, sayangnya, sangat terbukti dengan apa yang diberikan oleh sutradara David Yates lewat Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 1. Filmnya sendiri berjalan cukup baik, namun dengan durasi sepanjang 146 menit, Yates terlalu banyak mengisi bagian pertama kisah ini dengan berbagai detil yang sebenarnya tidak diperlukan di dalam cerita, yang membuat …The Deathly Hallows – Part 1 terasa sebagai sebuah film dengan kisah yang sebenarnya singkat namun diulur sedemikian panjang untuk memenuhi kuota waktu penayangan.

Continue reading Review: Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 1 (2010)