Tag Archives: Navid Negahban

Review: Aladdin (2019)

Selang beberapa bulan semenjak perilisan Dumbo arahan Tim Burton, Walt Disney Pictures melanjutkan petualangannya dalam mengadaptasi film-film animasi klasiknya menjadi sajian live-action melalui Aladdin. Meskipun mendapat kritikan tajam atas beberapa elemen ceritanya yang dinilai kurang sensitif dalam penggambaran ras maupun kultur, versi animasi dari Aladdin (Ron Clements, John Musker, 1992) berhasil mengikuti jejak kesuksesan The Little Mermaid (Clements, Musker, 1989) dan Beauty and the Beast (Gary Trousdale, Kirk Wise, 1991) dalam mendapatkan reaksi positif baik dari para penonton – yang menghasilkan pendapatan komersial sebesar lebih dari US$500 juta – maupun dari para kritikus film – yang mampu mendorong Aladdin untuk meraih lima nominasi di ajang The 65th Annual Academy Awards termasuk memenangkan dua diantaranya. Ekspektasi yang cukup tinggi jelas telah terbeban pada Guy Ritchie (King Arthur: Legend of the Sword, 2017) dan versi live-action dari Aladdin arahannya untuk, setidaknya, meraih kesuksesan yang setara. Continue reading Review: Aladdin (2019)

Review: 12 Strong (2018)

12 Strong jelas bukanlah film produksi Hollywood perdana yang membawakan tema mengenai serangan teroris ke Amerika Serikat pada 11 September 2001. Namun, berbeda dengan film-film seperti Flight 93 (Paul Greengrass, 2006), World Trade Center (Oliver Stone, 2006), Remember Me (Allen Coulter, 2010), atau Extremely Loud and Incredibly Closer (Stephen Daldry, 2011) yang membawa penontonnya ke detik-detik terjadinya tragedi tersebut, 12 Strong menghadirkan sebuah kisah nyata yang tidak banyak diketahui publik tentang pengiriman tim militer Amerika Serikat ke Afghanistan untuk menemukan sosok yang berada di balik serangan teror tersebut. Merupakan debut pengarahan dari Nicolai Fuglsig, 12 Strong mendapatkan dukungan solid dari deretan pengisi departemen aktingnya yang mampu menciptakan deretan karakter yang tampil begitu meyakinkan. Sayangnya, dengan durasi pengisahan yang mencapai 129 menit dan tema pengisahan yang sebenarnya memiliki susunan intrik yang kuat, 12 Strong justru gagal hadir dengan jalinan cerita yang lebih mengikat. Continue reading Review: 12 Strong (2018)

Review: American Sniper (2014)

Diadaptasi dari buku American Sniper: The Autobiography of the Most Lethal Sniper in U.S. Military History yang ditulis oleh Chris Kyle bersama dengan Scott McEwen dan Jim DeFelice, film teranyar yang diarahkan oleh Clint Eastwood ini mengisahkan mengenai perjalanan hidup dari Chris Kyle, seorang penembak jitu asal Amerika Serikat yang dikenal sebagai penembak jitu paling mematikan dalam sejarah militer negara adidaya tersebut. Naskah cerita yang digarap oleh Jason Hall (Paranoia, 2013) sendiri memberikan ruang yang sangat luas bagi penonton untuk mengenal kepribadian seorang Chris Kyle dan bagaimana perang mampu mempengaruhi stabilitas pemikiran sekaligus emosinya. Sayang, lebih dari itu, American Sniper tidak mampu memberikan sudut pandang lain mengenai dunia peperangan yang akhirnya menjadikan jangkauan penceritaan film ini gagal untuk tampil lebih kuat dan mendalam.

Continue reading Review: American Sniper (2014)