Tag Archives: Muhammad Razi

Festival Film Indonesia 2017 Nominations List

Setelah Fiksi (Mouly Surya, 2008) yang berhasil memenangkan beberapa kategori utama, termasuk kategori Film Bioskop Terbaik dan Sutradara Terbaik di ajang Festival Film Indonesia 2008 dan Belenggu (Upi, 2013) yang berhasil meraih 13 nominasi di pada Festival Film Indonesia 2013, tahun ini panitia penyelenggara Festival Film Indonesia kembali menunjukkan rasa cinta mereka terhadap genre horor dengan memberikan 13 nominasi kepada film Pengabdi Setan arahan Joko Anwar. Pengabdi Setan berhasil mendapatkan nominasi di beberapa kategori utama seperti Penulis Skenario Adaptasi Terbaik dan Sutradara Terbaik untuk Joko Anwar, serta Film Terbaik dimana Pengabdi Setan akan bersaing dengan Cek Toko Sebelah (Ernest Prakasa, 2016), Kartini (Hanung Bramantyo, 2017), Night Bus (Emil Heradi, 2017), dan Posesif (Edwin, 2017). Continue reading Festival Film Indonesia 2017 Nominations List

Advertisements

Review: Surau dan Silek (2017)

Merupakan debut pengarahan dari Arief Malinmudo – yang juga bertugas sebagai penulis naskah cerita bagi film ini, Surau dan Silek berkisah tentang tiga anak laki-laki, Adil (Muhammad Razi), Kurip (Bintang Khairafi), dan Dayat (Bima Jousant), yang baru saja ditinggal pelatih silat mereka, Rustam (Gilang Dirga), beberapa bulan sebelum ketiganya mengikuti sebuah kejuaraan. Tidak menyerah begitu saja, ketiganya lantas memulai usaha mereka untuk mencari seorang guru silat yang baru. Beruntung, melalui perantaraan teman sekelas mereka, Rani (Randu Arini), ketiganya dikenalkan kepada Johar (Yusril Katil), seorang penulis sekaligus dosen yang dahulunya juga merupakan seorang juara silat. Walau awalnya Johar merasa enggan untuk melatih ketiga anak tersebut karena motivasi mereka dalam mempelajari silat hanya untuk memenangkan sebuah kompetisi, Johar secara perlahan berhasil memberikan didikan arti silat sebenarnya sekaligus melatih Adil, Kurip, dan Dayat untuk mampu bersaing dalam pertandingan yang akan mereka ikuti. Continue reading Review: Surau dan Silek (2017)