Tag Archives: Miqdad Addausy

Review: Ranah 3 Warna (2021)

Sepuluh tahun lalu, Affandi Abdul Rachman mencoba untuk menterjemahkan kesuksesan trilogi buku Negeri 5 Menara karangan A. Fuadi dan memulainya dengan mengadaptasi buku pertama dari trilogi tersebut yang juga berjudul sama, Negeri 5 Menara (2012). Hasilnya sebenarnya tidak mengecewakan. Disokong oleh naskah cerita yang dituliskan oleh Salman Aristo, Negeri 5 Menara tampil dengan kualitas presentasi yang cukup mumpuni. Di tahun dimana layar bioskop nasional diramaikan oleh film-film yang alur ceritanya juga diadaptasi dari buku-buku popular – Habibie & Ainun (Faozan Rizal, 2012), 5 cm (Rizal Mantovani, 2012), Perahu Kertas (Hanung Bramantyo, 2012) – Negeri 5 Menara juga berhasil mengumpulkan lebih dari 700 ribu penonton di sepanjang masa perilisannya. Capaian komersial yang tidak buruk – meskipun terlihat “minimalis” khususnya ketika Negeri 5 Menara kala itu digadang untuk mengikuti jejak besar kesuksesan Laskar Pelangi (Riri Riza, 2008) yang memiliki kedekatan tema cerita. Continue reading Review: Ranah 3 Warna (2021)

Review: Bangun Lagi Dong Lupus (2013)

bangun-lagi-dong-lupus-header

Dengan kisah yang diperkenalkan pertama kali sebagai cerpen sisipan di majalah Hai pada pertengahan tahun 1980an sebelum akhirnya dirilis sebagai sebuah novel dengan judul Tangkaplah Daku Kau Kujitak karangan Hilman Hariwijaya pada tahun 1986, karakter Lupus kemudian tumbuh menjadi salah satu karakter ikonik di kebudayaan pop remaja Indonesia, bersanding dengan karakter-karakter lain seperti Boy dan Olga. Dalam perjalanannya, kisah petualangan Lupus – yang digambarkan sebagai sosok pemuda dengan berbagai tingkah laku yang konyol, tengil, gemar mengkonsumsi permen karet namun tetap merupakan sosok yang taat beragama dan patuh terhadap berbagai aturan sosial – kemudian dilanjutkan dalam deretan seri novel yang masih berlangsung hingga saat ini, lima seri film serta beberapa serial televisi yang tetap mempertahankan popularitas karakter Lupus meskipun telah melampaui beberapa generasi.

Continue reading Review: Bangun Lagi Dong Lupus (2013)