Tag Archives: Millicent Simmonds

Review: A Quiet Place (2018)

Karir John Krasinski sebagai seorang sutradara memang tidak sepopular (maupun secerah) karirnya sebagai seorang aktor. Dua film arahannya yang sama-sama bernada komedi, Brief Interviews with Hideous Men (2009) dan The Hollars (2016), gagal untuk mendapatkan reaksi positif baik dari kalangan kritikus film maupun dari para penikmat film – meskipun Krasinski mampu menunjukkan bakatnya sebagai seorang sutradara yang menjanjikan. Kali ketiga dirinya duduk di kursi penyutradaraan, Krasinski memilih untuk mengarahkan A Quiet Place – sebuah film horor yang ia kembangkan bersama duo sutradara sekaligus penulis naskah, Bryan Woods dan Scott Beck (Nightlight, 2015). Dibintangi Emily Blunt dan dua aktor muda, Noah Jupe – yang baru saja mencuri perhatian dalam Wonder (Stephen Chbosky, 2017) – serta Millicent Simmonds – yang menjadi bintang dari Wonderstruck (2017) arahan Todd Haynes, A Quiet Place tampil dengan premis sederhana namun mampu mendapatkan pengarahan kuat sekaligus cerdas dari Krasinski yang membuatnya menjadi sebuah horor yang sukses tampil begitu mencekam. Continue reading Review: A Quiet Place (2018)

Advertisements

Review: Wonderstruck (2017)

Dengan filmografi yang diisi oleh film-film seperti Safe (1995), Velvet Goldmine (1998), Far from Heaven (2002), I’m Not There (2007), dan Carol (2015) – yang seringkali mendapatkan pujian luas dari para kritikus film sekaligus dicintai oleh para penikmatnya, jelas cukup sulit untuk tidak merasakan antusiasme yang tinggi pada film terbaru arahan Todd Haynes. Namun, berbeda dengan film-film yang telah disebutkan tadi, Wonderstruck menyajikan sebuah warna penceritaan yang cukup berbeda bagi kemampuan pengarahan Haynes. Menjauh dari new queer cinema yang biasa menjadi identitas bagi film-filmnya, Wonderstruck tampil sebagai sebuah film drama misteri keluarga dengan karakter anak-anak memegang penuh kontrol penceritaan. Menyegarkan, meskipun kali ini Haynes harus terhambat oleh kualitas penulisan naskah cerita yang terasa hadir dengan pengembangan yang kurang matang. Continue reading Review: Wonderstruck (2017)