Tag Archives: Michael McElhatton

Review: The Autopsy of Jane Doe (2016)

The Autopsy of Jane Doe berkisah mengenai pasangan ayah dan anak, Tommy (Brian Cox) dan Austin Tilden (Emile Hirsch), yang bekerja sebagai petugas koroner pada sebuah rumah mati yang mereka miliki. Suatu malam, Sheriff Sheldon Burke (Michael McElhatton) menghantarkan sesosok mayat wanita yang tak dikenal (Olwen Kelly) dan meminta Tommy dan Austin untuk menyiapkan informasi mengenai penyebab kematian wanita tersebut keesokan harinya. Proses forensik yang dilaksanakan Tommy dan Austin kepada Jane Doe – sebutan yang mereka berikan bagi wanita tersebut – awalnya berjalan layaknya proses forensik biasa. Namun, secara perlahan, kedua petugas koroner tersebut mulai menemukan keanehan-keanehan pada berbagai bagian tubuh mayat wanita tersebut. Di saat yang bersamaan, Tommy dan Austin mulai merasakan bahwa teror supranatural mulai mengintai dan mengincar nyawa keduanya. Continue reading Review: The Autopsy of Jane Doe (2016)

Advertisements

Review: King Arthur: Legend of the Sword (2017)

Kisah King Arthur dan pedang legendarisnya, Excalibur, jelas merupakan salah satu kisah yang familiar bagi kebanyakan umat manusia yang ada di permukaan Bumi. Tidak hanya popular, kisah tersebut bahkan telah berulangkali diadaptasi dalam berbagai bentuk media, mulai dari buku, serial televisi, animasi, drama panggung, video permainan hingga, tentu saja, film – yang bahkan tercatat pernah menampilkan cerita tentang King Arthur semenjak era film bisu di tahun 1904. Yang teranyar, sutradara asal Inggris, Guy Ritchie (The Man from U.N.C.L.E., 2015), berusaha memberikan interpretasinya sendiri atas kisah mitologi Britania Raya tersebut lewat King Arthur: Legend of the Sword. Lantas, apa yang dapat ditawarkan oleh Ritchie pada pengisahan King Arthur miliknya? Cukup banyak, ternyata. Continue reading Review: King Arthur: Legend of the Sword (2017)

Review: Albert Nobbs (2011)

Albert Nobbs bukanlah sebuah naskah cerita yang asing. Setidaknya, naskah cerita Albert Nobbs telah begitu familiar terhadap Glenn Close yang pertama kali memerankan karakter tersebut di sebuah pertunjukan teater pada tahun 1982 dan kemudian menghabiskan masa waktu selama lima belas tahun untuk mencoba membawa kisah tersebut menjadi sebuah film cerita layar lebar. Close sendiri sempat hampir berhasil mewujudkan impiannya tersebut di awal tahun 2000-an dengan sutradara asal Hungaria, István Szabó, duduk di kursi sutradara. Sayangnya, rencana tersebut buyar setelah proses pendanaan mengalami hambatan yang kemudian memaksa Szabó untuk mundur dari proyek tersebut. Barulah pada akhir 2010, dengan Rodrigo García (Mother and Child, 2010) duduk di kursi sutradara, proses pembuatan versi layar lebar dari Albert Nobbs mulai menemukan titik cerah.

Continue reading Review: Albert Nobbs (2011)