Tag Archives: Michael Kelly

Review: Chronicle (2012)

With great power comes great responsibility. Mungkin pesan tersebut adalah satu hal yang ingin disampaikan oleh Chronicle, sebuah film yang menandai debut penyutradaraan sekaligus penulisan naskah sebuah film layar lebar dari Josh Trank dan Max Landis. Jalan cerita Chronicle sangat sederhana. Tiga orang sahabat secara tidak sengaja mendapatkan sebuah kekuatan telekinesis setelah mereka memasuki sebuah lubang besar di tanah yang berisikan potongan-potongan kristal misterius. Ketiganya kemudian menyadari bahwa kekuatan yang mereka miliki akan semakin bertambah kuat jika mereka semakin sering menggunakannya. Dan mereka menggunakannya untuk bersenang-senang… hingga akhirnya sebuah tragedi terjadi dan mengancam persahabatan dan nyawa ketiganya. Sederhana. Namun cara Trank mengeksekusi deretan kisah Chronicle yang membuat film yang juga menggunakan teknik penceritaan found footage ini menjadi sangat mengesankan untuk diikuti.

Continue reading Review: Chronicle (2012)

Review: The Adjustment Bureau (2011)

Menterjemahkan karya seorang penulis dengan jalinan cerita visioner seperti Philip K. Dick menjadi sebuah rangkaian adegan yang mampu bercerita dalam sebuah film tentu bukanlah suatu hal yang mudah. Beberapa orang dapat melakukannya dengan baik – Ridley Scott menerjemahkan Do Androids Dream of Electric Sleep (1968) menjadi Bladerunner (1982), Paul Veerhoeven menggubah cerita pendek We Can Remember it for Your Wholesale (1966) menjadi Total Recall (1990) dan Steven Spielberg menggarap cerita pendek Dick lainnya, The Minority Report (1956), menjadi Minority Report pada 2002 – sementara beberapa lainnya — seperti John Woo yang mengadaptasi Paycheck (1953) menjadi sebuah film berjudul sama pada tahun 2003 dan Lee Tamahori yang mengadaptasi The Golden Man (1954) menjadi Next (2007) – sedikit lost in translation dengan gagal menghantarkan jalan cerita science fiction visioner Dick menjadi tampil menarik bagi penontonnya.

Continue reading Review: The Adjustment Bureau (2011)

Review: Fair Game (2010)

Masih ingat dengan Nothing but the Truth (2008)? Film thriller politik arahan sutradara Rod Lurie yang terinspirasi dari kisah nyata mengenai seorang jurnalis The New York Post, Judith Miller, yang terpaksa harus mendekam di penjara setelah ia menolak permintaan pemerintahan Amerika Serikat untuk membuka rahasia siapa narasumber yang ia gunakan dalam sebuah berita yang ia tulis? Fair Game adalah film yang masih berputar di pembahasan masalah yang sama, namun kali ini menggunakan sudut pandang yang berbeda. Jika Nothing but the Truth mengupas masalah tersebut – dengan jalan cerita fiktif — dari sudut pandang sang jurnalis, maka Fair Game mengambil ceritanya dari sudut pandang Valerie Plame, seorang agen Central Intelligence Agency yang ditulis beritanya oleh Judith Miller dan menyebabkan Miller dijebloskan ke penjara.

Continue reading Review: Fair Game (2010)

Review: Defendor (2010)

Jika Hollywood menguasai Twitter, dan trending topic merupakan daftar tema-tema film yang paling banyak difavoritkan saat ini, maka tema “manusia biasa yang berusaha menjadi seorang pahlawan super” mungkin berada di lima besar daftar tersebut. Sebuah film berjudul Special pernah dirilis dengan tema tersebut pada tahun 2006. Jangan lupa, Kick-Ass yang sepertinya dinanti-nanti semua orang itu. Beberapa waktu mendatang, Anda juga akan melihat komedian Rainn Wilson berusaha menjadi seorang pahlawan super didampingi Ellen Page dan Liv Tyler dalam Super.

Continue reading Review: Defendor (2010)

Review: Did You Hear About the Morgans? (2009)

Did You Hear About the Morgans? adalah sebuah film drama komedi yang dibintangi oleh Hugh Grant dan Sarah Jessica Parker. Film ini disutradarai, dan ditulis naskah ceritanya, oleh Marc Lawrence, yang sebelumnya telah bekerjasama dengan Grant dalam dua film sebelumnya, Two Weeks Notice (2002) dan Music and Lyrics (2007).

Continue reading Review: Did You Hear About the Morgans? (2009)