Tag Archives: Michael Cera

Review: Molly’s Game (2017)

Sebagai seorang penulis naskah, nama Aaron Sorkin jelas bukanlah nama yang asing bagi para penikmat film maupun serial televisi buatan Hollywood. Dikenal dengan ciri khas barisan karakter kuat yang hadir dengan dialog-dialog tajam yang disampaikan dengan cepat, Sorkin telah menuliskan beberapa  naskah cerita yang begitu mengesankan dalam beberapa tahun terakhir: mulai dari naskah cerita untuk serial televisi seperti The West Wing (1999 – 2006) dan The Newsroom (2012 – 2014) hingga naskah cerita untuk film-film seperti A Few Good Man (Rob Reiner, 1992), The Social Network (David Fincher, 2010), Moneyball (Bennett Miller, 2011), dan Steve Jobs (Danny Boyle, 2015). Sorkin bahkan telah mengoleksi beberapa penghargaan Primetime Emmy Awards (untuk The West Wing) dan sebuah Academy Awards (untuk The Social Network) untuk naskah-naskah cerita garapannya. Untuk Molly’s Game sendiri, Sorkin melangkah ke sebuah wilayah yang belum pernah ia jalani sebelumnya: selain bertugas sebagai penulis naskah, Sorkin juga bertugas sebagai sutradara bagi film ini. Lalu bagaimana kinerja Sorkin dalam debut pengarahannya? Continue reading Review: Molly’s Game (2017)

Advertisements

Review: The LEGO Batman Movie (2017)

The LEGO Movie arahan Phil Lord dan Christopher Miller muncul menjadi salah satu film animasi terbaik yang dirilis pada tahun 2014 lalu dengan tampilannya yang begitu berwana, naskah cerita yang diisi dialog serta karakter yang jenaka serta sebuah lagu tema yang berhasil menempel di kepala setiap penontonnya – sekaligus membuahkan nominasi Best Original Song pada ajang The 87th Annual Academy Awards. Tahun ini, penonton mendapatkan sebuah subseri dari The LEGO Movie yang dibintangi oleh salah satu karakter pahlawan super yang sempat muncul di film tersebut, Batman. Diarahkan oleh Chris McKay – yang sebelumnya bertugas sebagai salah satu penata gambar pada The LEGO Movie, The LEGO Batman Movie menjanjikan pengalaman yang sama menyenangkannya dengan film pertama seri ini sekaligus kehadiran Batman serta rekan-rekan protagonis dan antagonisnya dalam nada penceritaan yang jauh dari kesan kelam seperti yang sering dibawakan film-film Batman selama ini. BecauseWhy so serious, right? Continue reading Review: The LEGO Batman Movie (2017)

Review: Magic Magic (2013)

Magic Magic (Braven Films/Killer Films/Rip Cord Productions, 2013)
Magic Magic (Braven Films/Killer Films/Rip Cord Productions, 2013)

Setelah sukses lewat La Nana (atau The Maid, 2009) yang berhasil memenangkan beberapa penghargaan di The 25th Annual Sundance Film Festival sekaligus dinominasikan di kategori Best Foreign Language Film pada ajang The 25th Annual Independent Spirit Awards dan The 67th Annual Golden Globe Awards, sutradara asal Chili, Sebastián Silva, kembali hadir dengan film terbarunya, Magic Magic. Berbeda dengan kesan yang diberikan oleh judul film ini, Magic Magic sama sekali tidak akan menghadirkan sebuah kisah yang bernuansa magis kepada para penontonnya. Dengan naskah cerita yang ditulis oleh Silva berdasarkan sebuah urban legend yang berasal dari Brazil, Magic Magic adalah sebuah psychological thriller dengan atmosfer penceritaan yang akan mengingatkan penontonnya pada film-film sejenis arahan Roman Polanski seperti Repulsion (1965) dan Rosemary’s Baby (1968). Sebuah perbandingan yang cukup tegas namun benar-benar mampu ditangani dengan baik oleh Silva.

Continue reading Review: Magic Magic (2013)

Review: Scott Pilgrim vs. the World (2010)

Scott Pilgrim vs. the World memang tidak menawarkan sesuatu yang baru di dalam jalan ceritanya: seorang pria jatuh cinta dengan seorang wanita, sang wanita menolak karena memiliki masa lalu yang kurang menyenangkan, dan sang pria kemudian berjuang dan melakukan apa saja untuk dapat memenangkan hati sang wanita. Tentu saja, sutradara asal Inggris, Edgar Wright, yang sebelumnya sukses dengan Shaun of the Dead (2004) dan Hot Fuzz (2007), tidak akan menceritakan film ini dengan cara yang biasa dan membosankan.  Lewat pilihan grafis yang berwarna dan sangat memukau, Wright menjadikan Scott Pilgrim vs. the World menjadi sebuah tontonan yang cukup dapat dinikmati.

Continue reading Review: Scott Pilgrim vs. the World (2010)