Tag Archives: Max Charles

Review: American Sniper (2014)

Diadaptasi dari buku American Sniper: The Autobiography of the Most Lethal Sniper in U.S. Military History yang ditulis oleh Chris Kyle bersama dengan Scott McEwen dan Jim DeFelice, film teranyar yang diarahkan oleh Clint Eastwood ini mengisahkan mengenai perjalanan hidup dari Chris Kyle, seorang penembak jitu asal Amerika Serikat yang dikenal sebagai penembak jitu paling mematikan dalam sejarah militer negara adidaya tersebut. Naskah cerita yang digarap oleh Jason Hall (Paranoia, 2013) sendiri memberikan ruang yang sangat luas bagi penonton untuk mengenal kepribadian seorang Chris Kyle dan bagaimana perang mampu mempengaruhi stabilitas pemikiran sekaligus emosinya. Sayang, lebih dari itu, American Sniper tidak mampu memberikan sudut pandang lain mengenai dunia peperangan yang akhirnya menjadikan jangkauan penceritaan film ini gagal untuk tampil lebih kuat dan mendalam.

Continue reading Review: American Sniper (2014)

Review: Mr. Peabody & Sherman (2014)

Mr. Peabody & Sherman (DreamWorks Animation/Pacific Data Images/Bullwinkle Studios/Classic Media Productions, 2014)
Mr. Peabody & Sherman (DreamWorks Animation/Pacific Data Images/Bullwinkle Studios/Classic Media Productions, 2014)

Dengan naskah yang ditulis oleh Craig Wright berdasarkan karakter-karakter yang diambil dari segmen Peabody’s Improbable History dalam serial televisi animasi yang popular di tahun 1960an, The Rocky and Bullwinkle Show, Mr. Peabody & Sherman berkisah mengenai seekor anjing tercerdas di dunia yang dikenal dengan nama Mr. Peabody (Ty Burrell). Kecerdasan Mr. Peabody bukan hanya membuatnya mampu berbicara dan mengerti bahasa yang digunakan oleh manusia namun juga berhasil menjadikannya seorang pengusaha sukses, jutawan, penemu, ilmuwan, ahloi masak yang handal, penerima penghargaan Nobel sekaligus peraih medali Olimpiade. Quite an achievement huh? Suatu hari, Mr. Peabody menemukan seorang bayi yang ditelantarkan oleh kedua orangtuanya. Setelah melalui proses hukum untuk melakukan adopsi, Mr. Peabody mengasuh bayi tersebut, menamakannya Sherman (Max Charles) serta berusaha keras mendidiknya agar menjadi seorang sosok manusia yang cerdas.

Continue reading Review: Mr. Peabody & Sherman (2014)

Review: The Amazing Spider-Man (2012)

Apakah dunia benar-benar membutuhkan sebuah reboot dari kisah Spider-Man ketika franchise awal film tersebut masih berusia lima tahun? Memang, harus diakui bahwa Spider-Man 3 (2007) adalah sebuah kekacauan dari segi kualitas. Namun –  tidak seperti Batman & Robin (1997) yang benar-benar hancur baik dari segi kualitas maupun dari pendapatan komersial sehingga mampu menjustifikasi kehadiran Christopher Nolan dengan Batman Begins (2005) beberapa tahun kemudian – Spider-Man 3 masih mampu meraih pendapatan komersial sebesar lebih dari US$800 juta dari peredarannya di seluruh dunia. Jika Columbia Pictures ingin mendapatkan sebuah penyegaran dari franchise-nya – dan jika Sam Raimi, Tobey Maguire dan Kirsten Dunst tidak lagi berminat untuk melanjutkan peran mereka – bukankah lebih baik (dan masuk akal) jika kisah Spider-Man dilanjutkan namun dengan melibatkan nama-nama yang berbeda?

Continue reading Review: The Amazing Spider-Man (2012)

Review: Date Night (2010)

Dengan tiga anak diantara mereka, Phil (Steve Carrell) dan Claire Foster (Tina Fey) memiliki tipe pernikahan yang dipastikan akan menjadi mimpi buruk bagi seorang Carrie Bradshaw: berjalan lambat dan sangat membosankan. Phil dan Claire sendiri telah menyadari hal ini, yang membuat mereka selalu berusaha untuk meluangkan satu malam di setiap minggunya untuk keluar bersama berdua dan melupakan segala rutinitas harian mereka. Namun, tradisi keluar bersama berdua ini sendiri lama-kelamaan mulai menjadi sebuah rutinitas yang membosankan pula bagi pasangan ini. Phil dan Claire membutuhkan sesuatu yang baru dan menyegarkan dalam kehidupan mereka!

Continue reading Review: Date Night (2010)