Tag Archives: Mark Lewis Jones

Review: Rebecca (2020)

Proses adaptasi dari buku ke film jelas bukanlah suatu proses yang mudah. Tingkat kesukaran tersebut akan lebih meningkat jika buku yang akan diadaptasi adalah sebuah buku yang telah melegenda seperti Rebecca karangan Daphne du Maurier yang telah dicetak berulang kali semenjak perilisannya pada tahun 1938 hingga saat ini, diterjemahkan ke lebih dari 15 bahasa dari seluruh penjuru dunia, dan sebelumnya telah diadaptasi ke berbagai bentuk media lainnya seperti serial televisi, film, drama panggung, hingga ke dalam bentuk opera. Oh, tidak lupa, tantangan untuk menghasilkan adaptasi film dari buku sekaliber Rebecca akan menjadi jauh lebih besar ketika salah satu adaptasi film tersebut sebelumnya diarahkan oleh sutradara dengan nama sebesar Alfred Hitchock yang versi filmnya tidak hanya mampu untuk meraih kesuksesan secara komersial namun juga berhasil meraih pujian luas dari kalangan kritikus film dunia serta memenangkan penghargaan tertinggi Best Picture dari ajang Academy Awards. Sudah dapat membayangkan beban yang harus ditanggung oleh Ben Wheatley (Free Fire, 2016) ketika ia setuju untuk menghasilkan narasi teranyar bagi Rebecca? Continue reading Review: Rebecca (2020)

Review: The Good Liar (2019)

Setelah Mr. Holmes (2015), sutradara Bill Condon kembali bekerjasama dengan penulis naskah Jeffrey Hatcher dan aktor Ian McKellen dalam film The Good Liar. Diadaptasi dari novel berjudul sama karya Nicholas Searle, The Good Liar bercerita mengenai pertemuan antara Roy Courtnay (McKellen) dan Betty McLeish (Helen Mirren) yang terjadi setelah keduanya sama-sama berkenalan di sebuah situs kencan daring. Sama-sama merupakan dua orang yang telah lama kesepian akibat ditinggal oleh sosok pasangan yang begitu mereka sayangi, Roy Courtnay dengan mudah dapat mencuri hati Betty McLeish. Bahkan, begitu jatuh hatinya Betty McLeish terhadap sosok Roy Courtney, wanita yang juga merupakan mantan profesor di Oxford University tersebut tidak segan untuk mengajak Roy Courtnay untuk tinggal bersamanya setelah melihat kondisi apartemennya – sebuah tindakan yang lantas mendapatkan tentangan dari cucu Betty McLeish, Steven (Russell Tovey). Seandainya Betty McLeish mau mendengarkan apa yang dikatakan oleh cucu kesayangannya tersebut. Continue reading Review: The Good Liar (2019)

Review: Star Wars: The Last Jedi (2017)

Meskipun mendapatkan banyak tanggapan positif ketika masa perilisannya, Star Wars: The Force Awakens (J. J. Abrams, 2015) juga mendapatkan banyak kritikan ketika plot pengisahannya terasa terlalu banyak bergantung pada berbagai elemen nostalgia dari berbagai seri Star Wars terdahulu daripada berusaha untuk membawanya dalam sebuah alur pengisahan yang lebih segar. Well… seri terbaru Star Wars, Star Wars: The Last Jedi, yang kini berada di bawah arahan Rian Johnson (Looper, 2012) sepertinya tampil untuk menjawab tantangan tersebut. Dengan naskah cerita yang juga digarapnya sendiri, Johnson membawa Star Wars ke arah sekaligus warna pengisahan yang mungkin tidak dapat diduga beberapa penggemar seri film ini sebelumnya. Namun, di saat yang bersamaan, usaha Johnson untuk menyajikan Star Wars dengan lapisan pengisahan yang lebih rumit dihadirkan dengan naratif dan ritme penceritaan yang cenderung lemah. Hasilnya, dengan durasi presentasi sepanjang 152 menit – merupakan film Star Wars dengan durasi terpanjang hingga saat ini, Star Wars: The Last Jedi tampil cukup melelahkan. Continue reading Review: Star Wars: The Last Jedi (2017)