Tag Archives: Mackenzie Crook

Review: Christopher Robin (2018)

Jika Goodbye Christopher Robin (Simon Curtis, 2017) memiliki cerita yang berlatar kisah nyata mengenai sekelumit kisah kehidupan sang penulis seri buku Winnie-the-Pooh, Alan Alexander Milne, dan bagaimana sang putera, Christopher Robin Milne, menginspirasi dirinya untuk menuliskan berbagai cerita dalam seri buku tersebut, maka film terbaru arahan Marc Forster (World War Z, 2013), Christopher Robin, adalah sebuah kisah fiksi yang mengadaptasi deretan karakter yang telah dituliskan oleh Milne. Dengan naskah cerita yang ditulis oleh Alex Ross Perry (Queen of Earth, 2015), Tom McCarthy (Spotlight, 2015), dan Allison Schroeder (Hidden Figures, 2016), Christopher Robin hadir selayaknya film drama keluarga klasik garapan Walt Disney Pictures yang tampil dengan esensi kehangatan pengisahan yang begitu familiar dan, tentu saja, akan mudah untuk disukai oleh berbagai kalangan. Manis dan emosional meskipun dengan pengisahan Forster yang sering hadir terbata-bata dalam perjalanannya. Continue reading Review: Christopher Robin (2018)

Advertisements

Review: The Adventures of Tintin (2011)

Sebuah penantian akhirnya terbayar sudah! Steven Spielberg semenjak lama merupakan seorang penggemar seri komik The Adventures of Tintin. Sementara itu, penulis komik tersebut, Hergé, juga merupakan seorang penggemar dari karya-karya Spielberg dan menganggap bahwa hanya sutradara pemenang Academy Awards itulah yang dapat dengan benar-benar membawa jiwa deretan karakter dan kisah yang terdapat dalam seri The Adventures of Tintin. Walau pada awalnya proses adaptasi seri komik The Adventures of Tintin menuju sebuah film layar lebar banyak menemui hambatan, namun ketika Spielberg bertemu dengan Peter Jackson – seorang sutradara pemenang Academy Awards lainnya yang juga menggemari seri komik tersebut – perlahan-lahan proyek tersebut mulai menemukan titik terangnya. Dengan menggunakan teknologi motion capture – yang dinilai akan lebih mampu untuk menangkap jiwa dari jalan cerita seri komik tersebut daripada jika dihadirkan sebagai sebuah tayangan live action – proses produksi The Adventures of Tintin pun akhirnya dimulai pada tahun 2009.

Continue reading Review: The Adventures of Tintin (2011)

Review: Ironclad (2011)

Sama seperti Centurion (2010) dan Black Death (2010) yang berhasil memadukan rangkaian kisah sejarah dengan deretan adegan peperangan yang dipenuhi dengan darah, Jonathan English (Minotaur, 2006) juga mencoba melakukan hal yang sama terhadap Ironclad. Berkisah mengenai sejarah perlawanan yang dilakukan oleh sekelompok kecil pasukan pemberontak terhadap ratusan pasukan King John II sebagai wujud rasa ketidaksenangan mereka atas kepemimpinan sang raja yang brutal di Inggris pada abad ke-13, English memberikan sebuah dedikasi penuh pada Ironclad dengan menghadirkan deretan pemeran serta tata produksi terbaik yang akan membawa setiap penontonnya kembali ke masa tersebut… walaupun sesekali harus menahan sedikit rasa bosan akibat beberapa detil yang tidak begitu berguna yang ia hadirkan dalam naskah cerita film ini.

Continue reading Review: Ironclad (2011)