Tag Archives: Luke Kirby

Review: Percy (2020)

Pernah mengarahkan sejumlah episode dari beberapa serial televisi popular seperti Law & Order: Special Victims Unit, The West Wing, Homeland, hingga The Walking Dead serta film-film seperti S.W.A.T. (2003), The Sentinel (2006), dan Juanita (2019), aktor sekaligus sutradara asal Amerika Serikat, Clark Johnson, kembali duduk di kursi penyutradaraan lewat Percy. Dengan naskah cerita yang ditulis oleh Garfield Lindsay Miller (The Last New Year, 2009) dan Hilary Pryor, Percy mencoba menceritakan ulang akan kisah nyata perjuangan seorang petani asal Kanada bernama Percy Schmeiser untuk melawan sebuah perusahaan bioteknologi yang mencoba untuk mengambil alih seluruh hasil pertaniannya. Percy memang tidak menawarkan sebuah pola pengisahan yang benar-benar baru dalam linimasa ceritanya. Namun, lewat pengarahan lugas dari Johnson serta penampilan yang maksimal dari para pangisi departemen akting film ini, Percy cukup mampu bertutur dengan baik dalam menghantarkan pengisahannya yang inspiratif. Continue reading Review: Percy (2020)

Review: Glass (2019)

Selalu ada kejutan yang berhasil diterapkan sutradara M. Night Shyamalan dalam setiap film yang diarahkannya. Kejutan tersebut bukan hanya datang dari pelintiran plot penceritaan dalam filmnya namun, seperti yang diketahui oleh para penikmat film-filmnya, juga hampir selalu datang dari kualitas presentasi keseluruhan film-film tersebut. Setelah meraih sukses besar sekaligus mendapatkan kredibilitas tinggi sebagai sosok sutradara yang cerdas lewat film-filmnya seperti The Sixth Sense (1999) – yang memberikannya nominasi Best Director di ajang The 72nd Annual Academy Awards, Unbreakable (2000), Signs (2002), dan The Village (2004), siapa yang dapat menyangka jika karir Shyamalan akan mendapatkan hantaman beruntun ketika film-filmnya Lady in the Water (2006), The Happening (2008), The Last Airbender (2010), dan After Earth (2013) tidak hanya mendapatkan reaksi negatif dari para kritikus film dunia namun juga gagal untuk mendapatkan kesuksesan komersial yang maksimal. Namun, tentu saja, karir Shyamalan tidak lantas mati dan berhenti pada deretan kegagalan tersebut. Bekerjasama dengan produser Jason Blum, Shyamalan merilis The Visit (2015) dan Split (2017) yang sekali lagi – kejutan! – membangkitkan ketertarikan dunia pada kemampuan sutradara berkewarganegaraan Amerika Serikat tersebut dalam merangkai kisah-kisah tak biasanya. Continue reading Review: Glass (2019)