Tag Archives: Liev Schreiber

Review: Spider-Man: Into the Spider-Verse (2018)

Sony Pictures sepertinya semakin percaya diri dengan kolaborasi mereka bersama Marvel Comics. Setelah kesuksesan Spider-Man: Homecoming (Jon Watts, 2017) – yang juga menjadi film Spider-Man pertama yang diikutsertakan dalam linimasa pengisahan Marvel Cinematic Universe – serta Venom (Ruben Fleischer, 2018), Sony Pictures kini memproduksi sebuah seri terbaru Spider-Man yang tidak berhubungan secara langsung dengan seri live-action Spider-Man yang sedang berjalan namun, di saat bersamaan, juga memiliki keterikatan semesta pengisahan dengan seri film tersebut. Digarap dalam bentuk animasi, Spider-Man: Into the Spider-Verse akan mengenalkan penonton pada sosok Spider-Man lain bernama Miles Morales yang berasal dari dimensi kehidupan yang berbeda – dimana, dalam dimensi kehidupan tersebut, karakter Peter Parker/Spider-Man dikisahkan telah meninggal dunia. Dengan pengembangan cerita dan karakter yang dilakukan oleh Phil Lord dan Christopher Miller (The LEGO Movie, 2014), Spider-Man: Into the Spider-Verse mampu dibangun menjadi sebuah presentasi yang cerdas, menyenangkan, bahkan menjadi salah satu adaptasi film Spider-Man terbaik yang pernah dibuat hingga saat ini. Continue reading Review: Spider-Man: Into the Spider-Verse (2018)

Advertisements

Review: Lee Daniels’ The Butler (2013)

??????????

Dwight D. Eisenhower. John F. Kennedy. Lyndon B. Johnson. Richard Nixon. Gerald Ford. Jimmy Carter. Ronald Reagan. Tujuh nama presiden Amerika Serikat yang jelas telah dikenal luas oleh masyarakat dunia. Namun, apakah Anda pernah mengenal nama Cecil Gaines? Film terbaru arahan sutradara Lee Daniels (Precious: Based on the Novel “Push” by Sapphire, 2009) justru sama sekali tidak membahas salah satu ataupun keseluruhan tujuh nama presiden Amerika Serikat tersebut. Lewat Lee Daniels’ The Butler, Daniels mengajak penontonnya untuk mengenal sosok Cecil Gaines, seorang kepala pelayan White House berkulit hitam yang melayani ketujuh nama presiden Amerika Serikat tersebut sekaligus hubungannya dengan setiap presiden, berbagai intrik dalam kehidupan pribadinya sekaligus masa pergerakan sipil warga Afrika-Amerika yang terjadi di tahun-tahun tersebut.

Continue reading Review: Lee Daniels’ The Butler (2013)

Review: Goon (2012)

Walaupun Goon merupakan sebuah film komedi yang mengisahkan mengenai seorang pemain olahraga hoki yang berusaha untuk membuktikan bahwa dirinya adalah sosok yang memiliki arti walau sering dianggap remeh oleh orang lain – seperti kebanyakan tema-tema film olahraga lainnya – Anda mungkin sebaiknya menjauhkan imej film seri The Mighty Ducks (1992 – 1997) dari jalan pemikiran Anda. Tidak seperti The Mighty Ducks – yang mungkin merupakan film bertema olahraga hoki paling populer di dunia – Goon adalah sebuah film yang berisikan begitu banyak guyonan kasar, adegan bernuansa kekerasan dan, tentu saja, jauh dari kesan sebagai sebuah film yang dapat disaksikan oleh seluruh keluarga. Pun begitu, pengarahan Michael Dowse (Take Me Home Tonight, 2011) serta naskah cerita yang ditulis oleh Jay Baruchel dan Evan Goldberg berhasil membuat Goon tampil begitu menarik untuk diikuti.

Continue reading Review: Goon (2012)

Review: Salt (2010)

Walau dikenal sebagai seorang aktris watak yang cukup menjanjikan, dengan tatapan mata yang misterius serta sikapnya yang tegas, Angelina Jolie juga dikenal Hollywood sebagai seorang aktris yang cukup dapat diandalkan ketika diminta untuk memerankan karakter-karakter yang mengharuskannya untuk beradegan keras dalam sebuah film action. Kini, bekerjasama dengan sutradara Phillip Noyce — yang sebelumnya sempat mengarahkan Jolie dan Denzel Washington di The Bone Collector — Angelina Jolie berkesempatan untuk semakin mempertegas statusnya sebagai salah satu bintang action terbaik yang dimiliki Hollywood saat ini.

Continue reading Review: Salt (2010)