Tag Archives: Lee Jung-hyun

Review: Decision to Leave (2022)

Menjadi film cerita panjang pertama yang ditulis dan diarahkan oleh Park Chan-wook setelah The Handmaiden (2016), Decision to Leave adalah presentasi yang memadukan unsur misteri dengan romansa dalam balutan intrik serta konflik berlapis yang, tentu saja, selalu dapat diharapkan hadir dalam setiap film garapan Park. Alur pengisahannya berfokus pada sosok karakter Hae-jun (Park Hae-il), seorang detektif kepolisian yang begitu menikmati pekerjaannya, khususnya ketika ia harus menguntit seorang terduga tersangka dalam kasus yang sedang ditanganinya. Tugasnya tersebut lantas membawa Hae-jun untuk mendalami gerak-gerik Seo-rae (Tang Wei), seorang imigran asal Tiongkok yang suaminya baru ditemukan meninggal dunia. Hasil forensik serta penyelidikan pihak kepolisian sebenarnya menunjukkan bahwa kematian suami dari Seo-rae disebabkan oleh bunuh diri. Namun, insting Hae-jun merasakan ada sesuatu yang janggal dari Seo-rae. Insting yang juga membuat sang detektif secara perlahan tidak dapat melepaskan perhatiannya dari sosok perempuan misterius tersebut. Continue reading Review: Decision to Leave (2022)

Review: Train to Busan Presents: Peninsula (2020)

Jika film animasi Seoul Station (Yeon Sang-ho, 2016) memiliki peran untuk mengisahkan berbagai hal yang terjadi sebelum deretan konflik yang diceritakan dalam Train to Busan (2016), Peninsula – atau yang dirilis di sejumlah negara, termasuk Indonesia, dengan judul Train to Busan Presents: Peninsula – memiliki latar belakang waktu pengisahan empat tahun setelahnya. Meskipun berada dalam semesta pengisahan yang sama, namun, seperti halnya Seoul Station, film yang naskah ceritanya ditulis oleh Yeon bersama dengan Park Joo-suk ini tampil sebagai kisah yang berdiri sendiri dan tidak memiliki keterikatan konflik maupun karakter dengan Train to Busan. Yeon dan Park juga sepertinya merancang Train to Busan Presents: Peninsula untuk memberikan sebuah pengalaman penceritaan yang berbeda. Masih berfokus pada deretan ketegangan akan usaha melarikan diri dari kejaran kumpulan mayat hidup, tentu saja, namun Train to Busan Presents: Peninsula disajikan dengan tatanan aksi yang lebih intens dan maksimal. Continue reading Review: Train to Busan Presents: Peninsula (2020)

Review: The Battleship Island (2017)

Terinspirasi dari kisah nyata yang terjadi di masa penjajahan Jepang atas Korea pada tahun 1910 – 1945, The Battleship Island berkisah mengenai 400 orang warga Korea yang dibawa – sebagian besar dengan cara paksa – oleh pasukan Jepang untuk bekerja di sebuah tambang batubara yang terletak di Hashima Island, Jepang. Di sana, para warga Korea tersebut diharuskan untuk bekerja secara terus menerus dengan upah yang sangat rendah – kaum pria bertugas untuk menggali lapisan batubara sementara kaum wanita dijadikan sebagai penghibur bagi para tentara Jepang. Tidak tahan dengan perlakuan kasar dan semena-mena dari pihak Jepang, beberapa orang pekerja mulai menyusun rencana dan strategi untuk dapat melawan para tentara Jepang dan keluar dari pulau tersebut. Dan ketika mereka mendengar kabar bahwa pihak militer Jepang mulai mengalami kesulitan dan kekalahan dari perang mereka terhadap tentara sekutu – yang berasal dari Amerika Serikat, Britania Raya, Uni Soviet dan Republik Tiongkok, pada saat itu pula mereka tahu kalau mereka harus segera bersatu untuk dapat meraih momen kemerdekaan hidup mereka. Continue reading Review: The Battleship Island (2017)