Tag Archives: Laura Vandervoort

Review: Jigsaw (2017)

Sebelum film-film horor supranatural seperti Paranormal Activity (Oren Peli, 2009) atau Insidious (James Wan, 2010) atau The Conjuring (Wan, 2013) mengambil alih Hollywood, para penikmat horor dunia terlebih dahulu telah merasakan teror dari film-film bertema torture porn – sebutan untuk film-film yang mengedepankan adegan kekerasan dan penyiksaan fisik maupun mental para karakternya – yang dipopulerkan oleh film Saw yang juga dikreasikan oleh Wan bersama aktor Leigh Whannell. Begitu popularnya Saw ketika dirilis pertama kali pada tahun 2004, enam sekuel film tersebut kemudian secara regular mengisi minggu perayaan Halloween di Amerika Serikat hingga tahun 2010. Dan, tentu saja, kesuksesan seri film Saw menginspirasi deretan rumah produksi Hollywood (dan dunia) untuk memproduksi film-film bertema sama. Continue reading Review: Jigsaw (2017)

Advertisements

Review: Ted (2012)

Sebagai salah satu pria terlucu di Hollywood yang paling sukses – ia adalah salah satu otak dibalik kesuksesan serial televisi bernuansa komedi Family Guy, American Dad! dan The Cleveland Show yang ketiganya masih tayang hingga saat ini – cukup mengherankan bila Seth McFarlane baru melakukan debut penyutradaraannya di tahun 2012 melalui film komedi Ted. Dengan naskah cerita yang ia tulis bersama kolaboratornya di Family Guy dan The Cleveland Show, Alec Sulkin dan Wellesley Wild, McFarlane mampu menggarap Ted menjadi sebuah film yang berhasil menghantarkan setiap elemen komedi yang dibutuhkan untuk menghasilkan tawa penonton, terlepas dari jalan cerita yang sederhana (dan cenderung klise).

Continue reading Review: Ted (2012)

Review: This Means War (2012)

Untuk seseorang dengan talenta seperti Reese Witherspoon – talenta yang telah memenangkannya sebuah Academy Award (Walk the Line, 2005) – adalah cukup mengherankan untuk melihat Witherspoon terus menerus memilih berbagai material cerita film yang sepertinya kurang mampu untuk mengeksplorasi talenta aktingnya tersebut. Tentu, pasca kemenangannya di ajang Academy Awards, Witherspoon pernah membintangi beberapa film-film dengan fondasi jalan cerita yang cukup kuat seperti Rendition (2007), How Do You Know (2010) dan Water for Elephants (2011). Namun pada kebanyakan bagian, karir Witherspoon pasca kemenangannya di ajang Academy Awards diisi dengan film-film seperti Just Like Heaven (2005), Penelope (2006) dan Four Christmases (2007) yang lebih menekankan cute factor dalam diri Reese daripada talenta akting yang ia miliki.

Continue reading Review: This Means War (2012)