Tag Archives: Kurtwood Smith

Review: Amityville: The Awakening (2017)

Ditulis dan diarahkan oleh Franck Khalfoun (Maniac, 2012), Amityville: The Awakening adalah film horor kesembilan belas – keenam yang diproduksi dan kemudian tayang di layar lebar – yang mendasarkan kisahnya pada legenda mengenai sebuah rumah berhantu yang berada di Amityville, New York, Amerika Serikat, dan pernah menjadi lokasi terjadinya sebuah tragedi pembunuhan massal di tahun 1974. Amityville: The Awakening sendiri menghadirkan sebuah penceritaan (fiksi) baru yang berbeda dengan pengisahan yang dihadirkan dalam The Amityville Horror (Stuart Rosenberg, 1979) maupun versi remake (Andrew Douglas, 2005) yang dibintangi oleh Ryan Reynolds – yang sama-sama popular dan sempat direferensikan dalam salah satu adegan film ini. Premis mengenai kisah horor di sebuah rumah berhantu legendaris mungkin terdengar menjanjikan. Namun, sayangnya, Khalfoun adalah seorang pencerita yang buruk dan kemudian gagal untuk menghadirkan presentasi horor yang menarik maupun menakutkan. Continue reading Review: Amityville: The Awakening (2017)

Advertisements

Review: Turbo (2013)

Turbo-header

Film teranyar rilisan DreamWorks Animation, Turbo, yang juga menjadi debut penyutradaraan bagi David Soren, berkisah mengenai seekor siput kebun bernama Theo (Ryan Reynolds) – atau yang lebih memilih untuk dipanggil dengan sebutan Turbo, yang bermimpi untuk menjadi pembalap terbaik di dunia, seperti halnya sang idola, Guy Gagne (Bill Hader) – seorang manusia. Masalahnya… well… Turbo adalah seekor siput yang semenjak lama memiliki takdir sebagai salah satu hewan dengan pergerakan tubuh paling lambat di dunia. Obsesinya tersebut kerap membuat Turbo menjadi bahan cemoohan bagi komunitas siput yang berada di sekitarnya, termasuk dari sang kakak, Chet (Paul Giamatti). Hal itulah yang kemudian mendorong Turbo untuk meninggalkan lokasi tempat tinggalnya dan memilih untuk mencari jalan hidupnya sendiri.

Continue reading Review: Turbo (2013)

Review: Hitchcock (2012)

hitchcock-header

Walaupun menggunakan nama Hitchcock sebagai judul film, Hitchcock sayangnya bukanlah sebuah sarana yang tepat untuk mereka yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai kehidupan pribadi sutradara yang dijuluki sebagai The Master of Suspense tersebut. Diangkat dari buku berjudul Alfred Hitchcock and the Making of Psycho (1990) karya Stephen Robello, Hitchcock adalah sebuah film drama komedi yang menggali mengenai kehidupan sutradara Alfred Hitchcock selama proses pembuatan film tersukses di sepanjang karirnya, Psycho (1960). Pun begitu, lewat penyutradaraan Sacha Gervasi (Anvil!: The Story of Anvil, 2008) yang apik, Hitchcock akan menjadi sebuah undangan yang sangat menarik untuk melihat langsung bagaimana proses pembuatan Psycho dan bagaimana film tersebut mempengaruhi kehidupan pernikahan Hitchcock dan istrinya, Alma Reville.

Continue reading Review: Hitchcock (2012)

Review: Cedar Rapids (2011)

Kisah mengenai seorang karakter yang lugu dan naif dalam menatap dunia untuk kemudian dipermainkan beberapa karakter lainnya hingga akhirnya masing-masing karakter mampu memperoleh pelajaran hidup dari satu sama lain mungkin adalah sebuah kisah yang telah terlalu familiar di Hollywood. Di tangan seorang sutradara yang tidak memiliki kemampuan khusus, kisah tersebut bisa saja berakhir dengan berjalan terlalu predictable dan monoton. Untungnya, Miguel Arterta (Youth in Revolt, 2009) bukanlah salah satu sutradara yang berada di golongan tersebut. Dengan bantuan naskah karya Phil Johnston dan akting prima dari Ed Helms (The Hangover, 2009), ia mampu menghasilkan Cedar Rapids yang memiliki jalan kisah familiar namun mampu tampil begitu segar, kocak sekaligus menyentuh di beberapa bagian kisahnya.

Continue reading Review: Cedar Rapids (2011)