Tag Archives: Kristin Scott Thomas

Review: Tomb Raider (2018)

Walau pemilihan Angelina Jolie untuk memerankan karakter ikonik dari permainan video Tomb Raider, Lara Croft, menghasilkan begitu banyak keluhan dari barisan penggemar permainan video tersebut – yang menilai Jolie tidak memiliki karakteristik fisik yang sesuai untuk memerankan Lara Croft, namun penampilan Jolie yang begitu meyakinkan-lah yang kemudian menjadi satu-satunya energi kuat bagi pengisahan Lara Croft: Tomb Raider (Simon West, 2001). Dengan garapan cerita yang tidak begitu mengesankan – dan menambah panjang daftar adaptasi permainan video yang berkualitas buruk – Jolie menjadi faktor utama kesuksesan komersial film tersebut sekaligus menjadikan karakter Lara Croft menjadi begitu melekat pada dirinya. Sayang, sekuel Lara Croft: Tomb Raider, Lara Croft: Tomb Raider – The Cradle of Life (Jan de Bont, 2003), sekali lagi mendapatkan tanggapan negatif dari mayoritas kritikus film dunia dan, sialnya, kemudian gagal untuk meraih kesuksesan komersial yang setara dengan film pendahulunya. Harapan untuk menyaksikan Jolie kembali beraksi sebagai sosok Lara Croft secara perlahan menghilang dan tenggelam begitu saja. Continue reading Review: Tomb Raider (2018)

Advertisements

Review: Darkest Hour (2017)

Jika Dunkirk (Christopher Nolan, 2017) membawa penontonnya melaju ke medan perang ketika pasukan sekutu yang berisikan tentara-tentara dari negara Inggris, Perancis, Belgia, dan Kanada terjebak dan dikepung pasukan Jerman di wilayah pantai dan pelabuhan Dunkirk, Perancis pada 26 Mei hingga 4 Juni 1940 semasa Perang Dunia II berlangsung, maka Darkest Hour berkisah mengenai bagaimana pasukan Inggris dapat terlibat dalam situasi tersebut. Jalan ceritanya sendiri dimulai ketika Winston Churchill (Gary Oldman) dipilih untuk menggantikan posisi Neville Chamberlain (Ronald Pickup) sebagai Perdana Menteri Inggris yang dinilai kurang mampu untuk menangani permasalahan keamanan negara. Dengan Perang Dunia II yang sedang berkecamuk, posisi sebagai seorang Perdana Menteri memberikan tekanan kuat bagi Winston Churchill dalam melaksanakan tugas kesehariannya. Namun, tekanan terbesar datang ketika pasukan Inggris yang sedang berperang bersama pasukan sekutu untuk melawan pasukan Jerman mulai menderita kekalahan. Demi menyelamatkan nyawa ribuan tentaranya, anggota parlemen Inggris lantas meminta Winston Churchill untuk berunding dan melakukan perdamaian dengan Jerman. Suatu permintaan yang jelas tidak dapat diterima Winston Churchill begitu saja. Continue reading Review: Darkest Hour (2017)

Review: Bel Ami (2012)

Duo sutradara asal Inggris, Declan Donnellan dan Nick Ormerod, melakukan debut penyutradaraan film layar lebarnya dengan mengarahkan sebuah adaptasi novel klasik karya Guy de Maupassant, Bel Ami, yang, sejujurnya, telah berulangkali diadaptasi ke dalam bentuk penceritaan audio visual, baik dalam presentasi film layar lebar, serial televisi bahkan… ehmmm… film dengan nuansa pornografi yang kental. Dengan naskah cerita yang ditulis oleh Rachel Bennette, Bel Ami tidak mengalami perubahan jalan cerita yang radikal. Jalan ceritanya masih mengisahkan mengenai seorang mantan tentara yang kemudian berusaha untuk meraih kekayaan dan status sosial yang ia impikan dengan memperdaya sejumlah wanita berpengaruh di kota Paris, Perancis. Oh… dalam film ini, karakter tersebut diperankan oleh Robert Pattinson. Dengan ketampanan dan daya tariknya, Pattinson mungkin adalah sosok yang pas untuk memerankan karakter womanizer seperti yang dibutuhkan oleh jalan cerita film ini. Namun, apakah kehadiran Pattinson cukup untuk membuat Bel Ami menjadi sebuah film yang menarik?

Continue reading Review: Bel Ami (2012)