Tag Archives: Kenan Thompson

Review: Dr. Seuss’ The Grinch (2018)

Merupakan adaptasi layar lebar dalam bentuk animasi pertama dari buku anak-anak popular How the Grinch Stole Christmas! yang ditulis oleh Dr. Seuss – namun merupakan kali kedua buku yang sama diadaptasi menjadi sebuah film layar lebar setelah sebelumnya Ron Howard mengarahkan Dr. Seuss’ How the Grinch Stole Christmas (2000) dalam bentuk live-action dengan Jim Carrey sebagai bintangnya – Dr. Seuss’ The Grinch arahan Scott Mosier dan Yarrow Cheney (The Secret Life of Pets, 2016) harus diakui tidak memberikan dimensi pengisahan baru dari alur pengisahan yang sebelumnya telah diterapkan oleh Dr. Seuss dalam bukunya. Film ini masih setia dengan fokus yang kuat pada karakter The Grinch dan sikap ketidaksukaannya pada suasana Natal. Meskipun begitu, cukup sulit untuk mempertahankan diri dari daya tarik Dr. Seuss’ The Grinch ketika Mosier dan Cheney mampu mengemas filmnya dengan tampilan animasi yang menyenangkan dan penuh warna sekaligus nada pengisahan yang begitu hangat untuk dinikmati untuk seluruh kalangan penonton. Continue reading Review: Dr. Seuss’ The Grinch (2018)

Advertisements

Review: The Smurfs 2 (2013)

the-smurfs-2-header

Well… terlepas dari banyak kritikan yang menyudutkan kualitas penceritaan The Smurfs (2011), film animasi produksi Columbia Pictures tersebut berhasil memperoleh pendapatan komersial sebesar lebih dari US$563 juta dari masa peredarannya di seluruh dunia. Dan tentu saja, seperti layaknya yang terjadi pada hampir seluruh film sukses yang diproduksi oleh Hollywood, The Smurfs lantas mendapatkan imbalannya: sebuah sekuel! Kembali diarahkan oleh Raja Gosnell, The Smurfs 2 sebenarnya masih menawarkan sebuah formula cerita keluarga yang sepertinya benar-benar ditujukan agar dapat dengan mudah dikonsumsi oleh para penonton muda. Untungnya, tidak seperti The Smurfs yang terlihat bermalas-malasan dalam membangun ceritanya, The Smurfs 2 mampu tampil dengan ikatan cerita tentang ayah dan anak yang cukup kuat. Bukan sebuah perubahan yang drastis, namun jelas berhasil menunjukkan adanya sedikit peningkatan dalam kualitas performa penceritaannya.

Continue reading Review: The Smurfs 2 (2013)

Review: The Smurfs (2011)

Well… penonton seharusnya tahu kualitas seperti apa yang akan mereka dapatkan ketika memilih untuk menyaksikan sebuah film yang disutradarai oleh seorang sutradara yang sebelumnya menghasilkan film-film semacam Scooby-Doo 2: Monsters Unleased (2004) dan Beverly Hills Chihuahua (2008). Bukan berarti bahwa film-film yang diarahkan oleh Raja Gosnell adalah film-film berkualitas buruk. Namun ketika Gosnell mengarahkan sebuah film yang bertendensi kuat untuk dipasarkan kepada para penonton muda dan mereka yang memang menggemari film-film keluarga sederhana, Gosnell memang kemudian mengarahkan filmnya secara keseluruhan hanya untuk dapat dinikmati oleh para target penonton film tersebut: dengan jalan cerita yang aman bahan cenderung klise, guyonan-guyonan khas film keluarga, karakter-karakter yang mengalahkan keluguan dari karakter-karakter protagonis di film-film animasi Walt Disney serta kemungkinan besar menutup adanya kemungkinan bagi para penonton dewasa untuk dapat menikmati film tersebut.

Continue reading Review: The Smurfs (2011)